Minat Kendaraan Bekas Meningkat, Pembiayaan BRI Finance Tumbuh 169,34% - Koran Mandalika

Minat Kendaraan Bekas Meningkat, Pembiayaan BRI Finance Tumbuh 169,34%

Senin, 25 Mei 2026 - 13:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 18 Mei 2026 – Di tengah perubahan perilaku konsumen di pasar otomotif nasional, kendaraan bekas masih menjadi pilihan yang diminati masyarakat. Selain menawarkan harga yang lebih terjangkau, mobil bekas dinilai mampu menjadi solusi mobilitas yang tetap relevan bagi masyarakat yang menginginkan efisiensi dalam pengeluaran tanpa mengurangi kebutuhan akan kendaraan pribadi.

Melihat kondisi tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat fokus bisnis pada segmen pembiayaan mobil bekas sebagai salah satu sumber pertumbuhan perusahaan. Perseroan menilai segmen ini masih memiliki potensi yang besar dan mampu berjalan beriringan dengan pembiayaan kendaraan baru dalam mendukung pertumbuhan industri pembiayaan otomotif.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kendaraan bekas kini semakin dipertimbangkan oleh masyarakat karena menawarkan nilai ekonomis yang lebih kompetitif di tengah berbagai pertimbangan finansial konsumen.

“Mobil bekas menjadi salah satu alternatif yang banyak dipilih masyarakat karena lebih fleksibel dari sisi harga, namun tetap mampu memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari. Kami melihat segmen ini masih memiliki prospek yang baik seiring kebutuhan kendaraan yang tetap tinggi,” ujar Dhani.

Ia menambahkan, kondisi pasar kendaraan baru turut memberikan pengaruh terhadap pergerakan pasar kendaraan bekas. Dalam situasi tertentu, sebagian konsumen cenderung memilih kendaraan bekas sebagai opsi yang lebih efisien dan sesuai dengan kemampuan finansial mereka.

Meski demikian, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan. Perseroan secara konsisten menerapkan proses seleksi dan analisis kredit yang prudent guna menjaga kualitas portofolio sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

“Baik kendaraan baru maupun kendaraan bekas memiliki pasar dan karakteristik masing-masing. Keduanya saling melengkapi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari daya beli, kebutuhan mobilitas, hingga kondisi ekonomi masyarakat secara umum. Karena itu, kami terus memantau perkembangan pasar dan menjalankan strategi pembiayaan yang selektif,” jelas Dhani.

Baca Juga :  Ketika Dunia Lindungi Baja Domestik, Penguatan TKDN Indonesia Jadi Keniscayaan

Dari sisi kinerja, hingga Februari 2026 BRI Finance mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan mobil bekas sebesar 169,34% secara year-on-year (y.o.y). Segmen kendaraan bekas sendiri memberikan kontribusi sebesar 9,79% terhadap total portofolio pembiayaan perusahaan.

Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, BRI Finance terus memperluas kerja sama dengan dealer dan mitra penjual kendaraan bekas di berbagai daerah. Selain itu, Perseroan juga mengoptimalkan berbagai kanal pemasaran serta meningkatkan efisiensi proses pembiayaan agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan pembiayaan kendaraan, khususnya pada periode dengan kebutuhan mobilitas yang meningkat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar
CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto
Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik
Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang
Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

Rabu, 16 September 2026 - 18:02

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Instagram dan TikTok Jadi Layanan dengan Permintaan Tertinggi di Katalog SMM Panel Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:02