Pasar Konstruksi Tembus Rp 5.200 Triliun, Sistem Pintu Jadi Kunci Efisiensi Proyek - Koran Mandalika

Pasar Konstruksi Tembus Rp 5.200 Triliun, Sistem Pintu Jadi Kunci Efisiensi Proyek

Senin, 25 Mei 2026 - 16:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Konstruksi Tembus Rp 5.200 Triliun, Sistem Pintu Jadi Kunci Efisiensi Proyek

Efisiensi konstruksi kini tidak lagi hanya soal menekan biaya material di awal proyek. Di tengah tekanan ekonomi dan tuntutan bangunan berkelanjutan, industri konstruksi Indonesia mulai berfokus pada efisiensi operasional jangka panjang serta kecepatan instalasi di lapangan.

Riset Mordor Intelligence memproyeksikan pasar konstruksi Indonesia tumbuh 5,4 persen secara riil pada 2026, dengan nilai pasar mencapai 329,40 miliar dollar AS atau sekitar Rp 5.200 triliun.

Di tengah pertumbuhan tersebut, komponen bangunan yang sebelumnya kerap dianggap pelengkap, seperti sistem pintu, mulai diposisikan sebagai bagian penting dalam perencanaan proyek modern. Bangunan saat ini tidak lagi dirancang per komponen, melainkan sebagai sistem terintegrasi yang harus mendukung efisiensi ruang, efisiensi energi, hingga kelancaran mobilitas dan distribusi logistik.

Kebutuhan ini semakin relevan seiring berkembangnya proyek-proyek komersial modern di Indonesia, termasuk pusat data (data center) dan kawasan logistik berskala besar. Tren global juga menunjukkan meningkatnya penggunaan sistem pintu geser berukuran besar (sliding systems) dan teknologi smart lock yang membutuhkan presisi sejak tahap desain agar tidak menghambat proses konstruksi maupun operasional bangunan.

Menanggapi tren tersebut, Bernardus Rizky, COO PT Roda Bangun Mandiri (RBM), menilai pendekatan konvensional dalam pemilihan material bangunan sudah mulai ditinggalkan. Menurutnya, integrasi sistem bangunan sejak tahap perencanaan menjadi faktor penting untuk menjaga efisiensi proyek secara menyeluruh.

“Bangunan modern nggak lagi dibangun komponen demi komponen, melainkan sebagai sistem yang terintegrasi. Pendekatan ini menjadi penting untuk mengatasi berbagai tantangan konstruksi, mulai dari pemborosan ruang, proses instalasi yang lambat di lapangan, hingga membengkaknya biaya perawatan di masa depan,” ujar Bernardus dalam keterangan tertulis yang diterima media, Senin (25/5/2026).

Baca Juga :  Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna

Ia menambahkan, pelaku industri kini mulai melihat investasi pada sistem bangunan yang tepat sejak awal sebagai langkah untuk menekan total biaya operasional properti dalam jangka panjang.

Karena itu, RBM mendorong kolaborasi yang lebih erat antara penyedia teknologi bangunan, arsitek, dan kontraktor sejak tahap awal perencanaan guna menjawab kebutuhan efisiensi, keamanan, dan estetika pada proyek konstruksi modern di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Perkuat Akses Perlindungan Pekerja, BRI BO Wonosari Bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui BRILink Agen
Kapan Harus Membayar Pinjaman? Pahami Jatuh Tempo dan Pilihan Pelunasan Lebih Awal
NEXTGEN MANAGER 2026 – KESEMPATAN UNTUK MENGUJI DAN MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MANAJERIAL
BRI Unit Ciracas Konsisten Dukung Pelaku UMKM Menjadikan Atin Kurniawati Sukses Kembangkan Usaha Siomay dan Batagor Berkat KUR BRI
Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS
Sebelum Gadai Barang Mewah, Konsumen Perlu Memeriksa Legalitas hingga Ketentuan Penebusan
Pasar Kripto Dilanda Extreme Fear, Bitcoin Hadapi Tekanan Baru
Perkuat Penanganan Dampak Karhutla, Elnusa Petrofin Pasok Alat Medis untuk 3 Rumah Oksigen di Kalsel

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 21:02

Perkuat Akses Perlindungan Pekerja, BRI BO Wonosari Bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui BRILink Agen

Minggu, 8 November 2026 - 20:02

Kapan Harus Membayar Pinjaman? Pahami Jatuh Tempo dan Pilihan Pelunasan Lebih Awal

Minggu, 8 November 2026 - 19:02

NEXTGEN MANAGER 2026 – KESEMPATAN UNTUK MENGUJI DAN MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MANAJERIAL

Minggu, 8 November 2026 - 18:02

BRI Unit Ciracas Konsisten Dukung Pelaku UMKM Menjadikan Atin Kurniawati Sukses Kembangkan Usaha Siomay dan Batagor Berkat KUR BRI

Minggu, 8 November 2026 - 15:02

Sebelum Gadai Barang Mewah, Konsumen Perlu Memeriksa Legalitas hingga Ketentuan Penebusan

Minggu, 8 November 2026 - 14:02

Pasar Kripto Dilanda Extreme Fear, Bitcoin Hadapi Tekanan Baru

Minggu, 8 November 2026 - 12:02

Perkuat Penanganan Dampak Karhutla, Elnusa Petrofin Pasok Alat Medis untuk 3 Rumah Oksigen di Kalsel

Minggu, 8 November 2026 - 08:02

Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh

Berita Terbaru