Bupati Lombok Tengah Keberatan Namanya Dicatut Bisnis FEC - Koran Mandalika

Bupati Lombok Tengah Keberatan Namanya Dicatut Bisnis FEC

Jumat, 8 September 2023 - 09:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika – Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengklarifikasi soal namanya yang dibawa-bawa dalam bisnis Future E-Commerce.

Pathul mengatakan namanya dicatut dalam kasus tersebut tanpa persetujuannya.

Dia mengaku pernah diundang untuk menghadiri launching kantor FEC di Desa Penujak. Hanya saja, dia tidak hadir dalam acara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPD Gerindra NTB itu juga terkejut saat mengetahui adanya karangan bunga yang dikirim atas namanya. Pasalnya, pihaknya tidak pernah memesan karangan bunga.

Pathul sendiri mendukung penegak hukum mengungkap kasus bisnis FEC yang melibatkan namanya.

Baca Juga :  Dinkes NTB Siapkan Kado HUT Ke-67 NTB

Dia meminta penegak hukum segera menyelesaikan persoalan ini, mengingat banyaknya korban yang terlibat dalam kasus ini.

Di lain sisi, Pathul mengaku pernah memberi izin untuk pengambilan foto dirinya oleh pebisnis FEC di kantornya.

Namun, itu hanyalah permintaan lumrah yang diizinkannya sebagai seorang bupati.

“Namun, itu tidak ada kaitan saya terlibat dalam bisnis FEC,” kata Pathul, Jumat (8/9).

Menurut Bupati, kedatangan sejumlah petinggi FEC menemui dirinya untuk menyampaikan keinginan menyewa Hotel Aerotel sebagai kantor.

Dia pun mempersilakan melalui mekanisme yang telah diatur. Akan tetapi, mereka tidak melanjutkan proses penyewaan tersebut.

Baca Juga :  Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Mulai 1 Januari 2026

Sejak awal, dia ragu terhadap keuntungan yang dijanjikan oleh FEC. Menurut dia, sangat tidak masuk akal.

Namun demikian, dia tidak memiliki kewenangan untuk menuduh bisnis tersebut sebagai penipuan.

Dalam kasus ini, Pathul sangat dirugikan oleh tindakan pihak FEC yang mencatut namanya tanpa izin untuk kepentingan mereka sendiri.

Kasus FEC ini telah menciptakan polemik di Lombok Tengah. Dia berpesan kepada masyarakat agar lebih hati-hati dengan modus penipuan serupa.

“Bisa saja sekarang FEC hilang, nanti muncul lagi hal serupa tapi bungkusnya berbeda,” ungkap Pathul. (Wan)

Berita Terkait

Hotel Penuh, UMKM Ketiban Rezeki! Ini Dampak MotoGP Mandalika bagi NTB
Iqbal dan Dinda Satu Suara: Marquez! Sembeq Sasak Ikut Mengiringi
Bale Kita Hadir di BIZAM, Kerajinan NTB Makin Mendunia
Mandalika Street Food: Dari Keramaian MotoGP Menuju Destinasi Sepanjang Tahun
Bank NTB Syariah Kucurkan Beasiswa Rp111,6 Juta untuk 15 Mahasiswa Unram
Riders MotoGP Diserbu Fans di Mataram, Troy: Lebih Ramai dan Tertib
Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV
Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:14

Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Desa, Pertamina Gelar Panen Raya Nangka di Hutan Wanaboga Gunungkidul

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:53

BRI BO Gading Boulevard Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Senin, 12 Oktober 2026 - 01:02

Dari Pengukuran hingga Optimasi, Avonetiq Hadirkan AVO Lifetime Plan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:48

BRI BO Cut Mutiah Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:02

FLIX Cinema Buka Ruang bagi Sinema Asia melalui Nanyang Film Festival

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:02

Ketika Komunitas Menjadi Mesin Pertumbuhan Esports: EVOS dan GoPay Bawa MPL Lebih Dekat ke Sidoarjo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:02

Smart Futuristic City Diorama Karya BINUS @Semarang Tampil di Sewunara 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:02

Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda

Berita Terbaru