Sertifikasi IMDG Code: Standar Wajib dalam Pengangkutan Barang Berbahaya di Laut - Koran Mandalika

Sertifikasi IMDG Code: Standar Wajib dalam Pengangkutan Barang Berbahaya di Laut

Minggu, 22 September 2024 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Artikel ini membahas mengapa IMDG Code menjadi standar wajib dalam pengangkutan barang berbahaya di laut. Sertifikasi IMDG Code memastikan bahwa barang berbahaya ditangani dengan aman dan sesuai dengan regulasi internasional. Penekanan juga diberikan pada dasar hukum yang mengatur sertifikasi ini di Indonesia, sehingga memastikan kepatuhan operasional dengan peraturan yang berlaku.

Pengangkutan barang berbahaya melalui laut memiliki tantangan tersendiri. Setiap langkah, mulai dari pemuatan hingga pengangkutan dan pembongkaran, harus mengikuti protokol keselamatan yang ketat untuk mencegah risiko kecelakaan, kerugian ekonomi, dan kerusakan lingkungan. Dalam konteks ini, International Maritime Dangerous Goods Code (IMDG Code) menjadi standar global yang diakui untuk memastikan bahwa penanganan barang berbahaya di laut dilakukan sesuai dengan aturan internasional.

IMDG Code tidak hanya penting bagi keselamatan operasional di pelabuhan dan kapal, tetapi juga diwajibkan oleh berbagai regulasi internasional dan nasional, termasuk di Indonesia. Artikel ini akan membahas pentingnya sertifikasi IMDG Code sebagai standar wajib untuk pengelolaan barang berbahaya di laut, serta bagaimana sertifikasi ini memainkan peran kunci dalam menjaga keselamatan, kepatuhan hukum, dan keberlanjutan lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa Itu IMDG Code?

IMDG Code adalah kode yang diterbitkan oleh International Maritime Organization (IMO) dan digunakan secara global untuk mengatur pengangkutan barang berbahaya melalui laut. Kode ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1965, dan telah mengalami berbagai pembaruan untuk menyesuaikan dengan teknologi dan tantangan keselamatan modern. IMDG Code memberikan pedoman tentang:

Klasifikasi barang berbahaya: Memastikan setiap barang dikategorikan sesuai dengan tingkat risikonya.

Pengemasan: Memberikan standar pengemasan yang aman dan sesuai dengan jenis bahaya yang terkait.

Penandaan dan pelabelan: Mengatur tanda-tanda khusus untuk memastikan barang berbahaya dikenali dan diperlakukan dengan hati-hati.

Prosedur pengangkutan: Menyediakan langkah-langkah keselamatan untuk memastikan barang berbahaya diangkut dengan aman di kapal dan selama perjalanan laut.

Barang-barang yang diklasifikasikan sebagai barang berbahaya dalam IMDG Code meliputi bahan kimia beracun, bahan peledak, zat yang mudah terbakar, gas bertekanan, dan banyak lagi. Kode ini memastikan bahwa setiap aspek penanganan barang berbahaya dilakukan sesuai dengan standar keselamatan yang ditetapkan.

Mengapa Sertifikasi IMDG Code Penting?

Sertifikasi IMDG Code memastikan bahwa tenaga kerja di pelabuhan, operator kapal, dan semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan barang berbahaya memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menangani barang-barang ini sesuai dengan standar keselamatan internasional.

Baca Juga :  Manfaat WhatsApp Business API & Tips Cek WA Disadap

Berikut adalah alasan utama mengapa sertifikasi ini sangat penting:

Menghindari Kecelakaan yang Berbahaya

Kecelakaan yang melibatkan barang berbahaya seperti kebakaran, ledakan, atau tumpahan bahan kimia beracun dapat berakibat fatal. Sertifikasi IMDG Code memastikan bahwa pekerja memahami potensi bahaya dan dilatih untuk menangani barang-barang tersebut dengan cara yang aman dan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.

Menaati Regulasi Internasional dan Nasional

Sertifikasi IMDG Code menjadi kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap pihak yang terlibat dalam pengangkutan barang berbahaya melalui laut. Sertifikasi ini menunjukkan bahwa perusahaan atau pekerja telah memenuhi persyaratan regulasi internasional dan lokal, seperti yang diatur oleh International Maritime Organization (IMO) serta Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 16 Tahun 2021.

Menjaga Lingkungan

Pencemaran laut akibat tumpahan atau kebocoran barang berbahaya dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada ekosistem laut. Sertifikasi IMDG Code memastikan bahwa perusahaan memahami cara terbaik untuk mencegah insiden tersebut, melindungi lingkungan dari bahaya yang mungkin timbul dari penanganan yang tidak tepat.

Meningkatkan Efisiensi Operasional

Proses pengelolaan barang berbahaya yang diatur dengan baik melalui sertifikasi ini dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi kesalahan, dan meminimalisir risiko kerugian yang diakibatkan oleh kecelakaan atau penanganan yang salah.

Dasar Hukum Sertifikasi IMDG Code di Indonesia

Di Indonesia, pemerintah telah mengadopsi IMDG Code sebagai standar wajib dalam pengangkutan barang berbahaya melalui laut. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 16 Tahun 2021 mewajibkan semua pihak yang terlibat dalam penanganan barang berbahaya, baik itu pekerja pelabuhan, operator kapal, maupun perusahaan pengangkutan, untuk memiliki sertifikasi IMDG Code.

Peraturan ini tidak hanya melindungi keselamatan pekerja dan publik, tetapi juga menjamin bahwa pengangkutan barang berbahaya di Indonesia dilakukan sesuai dengan standar internasional yang diakui. Program sertifikasi ini bisa diikuti melalui lembaga pelatihan yang terakreditasi, seperti Port Academy, yang menyediakan program Diklat IMDG Code untuk memastikan bahwa semua pekerja memenuhi persyaratan ini.

Proses Sertifikasi IMDG Code

Sertifikasi IMDG Code melibatkan pelatihan yang komprehensif tentang penanganan barang berbahaya dan evaluasi keterampilan peserta dalam mematuhi standar keselamatan.

Diklat IMDG Code dari Port Academy

Berikut adalah tahapan utama dalam proses sertifikasi ini:

Pelatihan Teoritis

Peserta akan mempelajari teori tentang klasifikasi barang berbahaya, pengemasan yang benar, pelabelan, serta prosedur dokumentasi yang dibutuhkan dalam pengangkutan barang-barang tersebut. Selain itu, peserta akan diajarkan tentang risiko yang terkait dengan setiap kategori barang berbahaya dan cara menanganinya dengan aman.

Baca Juga :  8 Pelabuhan di Indonesia Kini Punya Tenaga Kerja Bongkar Muat Bersertifikasi BNSP: Ini Peran Penting Port Academy

Ujian Sertifikasi

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mengikuti ujian sertifikasi yang mencakup tes tertulis dan praktik. Ujian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemahaman dan keterampilan peserta dalam penanganan barang berbahaya sesuai dengan IMDG Code.

Pemberian Sertifikasi

Setelah lulus ujian, peserta akan diberikan sertifikasi IMDG Code yang diakui secara internasional. Sertifikasi ini biasanya berlaku selama beberapa tahun dan harus diperbarui secara berkala untuk memastikan bahwa keterampilan peserta tetap up-to-date dengan perubahan regulasi dan teknologi baru dalam pengelolaan barang berbahaya.

Manfaat Sertifikasi IMDG Code bagi Perusahaan

Sertifikasi IMDG Code memberikan berbagai manfaat bagi perusahaan yang terlibat dalam pengangkutan barang berbahaya melalui laut, antara lain:

Peningkatan Keselamatan Kerja: Sertifikasi ini memastikan bahwa pekerja yang terlibat dalam penanganan barang berbahaya memiliki keterampilan yang memadai untuk mencegah kecelakaan, menjaga keselamatan di pelabuhan dan kapal.

Kepatuhan terhadap Regulasi: Memastikan perusahaan memenuhi semua persyaratan regulasi, menghindari sanksi hukum, denda, dan pelanggaran yang dapat merusak reputasi perusahaan.

Pengelolaan Risiko yang Lebih Baik: Dengan tenaga kerja yang terlatih dan bersertifikasi, perusahaan dapat mengelola risiko dengan lebih baik, termasuk risiko kerugian ekonomi yang diakibatkan oleh kecelakaan atau insiden.

Keunggulan Kompetitif: Perusahaan yang bersertifikasi akan lebih dipercaya oleh mitra bisnis dan klien, meningkatkan reputasi mereka di industri logistik dan maritim.

Kesimpulan

Diklat IMDG Code dari Port Academy

Sertifikasi IMDG Code adalah standar wajib dalam pengangkutan barang berbahaya melalui laut, yang dirancang untuk melindungi keselamatan manusia, lingkungan, dan operasional maritim. Sertifikasi ini memastikan bahwa setiap pihak yang terlibat dalam rantai pasokan barang berbahaya memiliki keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menangani barang tersebut dengan aman dan sesuai dengan standar internasional.

Di Indonesia, sertifikasi IMDG Code diwajibkan oleh Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 16 Tahun 2021, dan tenaga kerja di pelabuhan serta perusahaan pengangkutan dapat memperoleh sertifikasi ini melalui program Diklat IMDG Code yang diselenggarakan oleh lembaga pelatihan terakreditasi seperti Port Academy.

Dengan memiliki sertifikasi ini, perusahaan tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga melindungi diri dari risiko kecelakaan, meningkatkan efisiensi operasional, dan menjaga reputasi di pasar global.

Berita Terkait

Antusiasme Mudik Mulai Meningkat, KAI Daop 9 Jember Catat Puluhan Ribu Tiket Terjual dan Hadirkan Fitur Connecting Train
Pasar Aset Bitcoin Tetap Kokoh, Mengapa Penurunan Pasar Dapat jadi Sinyal Positif bagi Investor?
Telkom AI Center Makassar Bekali Mahasiswa Bangun Web Portfolio AI untuk Hadapi Gig Economy
Blossom Symphony: Perayaan Imlek Penuh Harmoni di Hublife
PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi
Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026
FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:45

IEF 2026: Inovasi Teknologi untuk Integrasi Jaringan Digital Nasional

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:29

Mall of Indonesia Hadirkan “Beyond the Bloom”, Perayaan Imlek 2026 Penuh Kehangatan

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:22

MyRepublic Indonesia Resmi Buka Pra-Registrasi Internet FWA: MyRepublic Air

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:49

Bersiap Menghadapi Masa Angleb, KAI Services Terus Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kebersihan

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:07

Antara by Sleeping Lion: Hunian Mewah di Dataran Tinggi

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:49

Dukung Infrastruktur Pendidikan Tinggi, PTPP Rampungkan Gedung FISIP UPN Veteran Jawa Timur

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:37

SUCOFINDO Perkuat Tata Kelola Transportasi Publik melalui Sertifikasi ISO 37001 dan ISO/IEC 27001 untuk LRT Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:06

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan dan Pelayanan Penumpang Terjamin dengan Baik

Berita Terbaru