Abrasi Ancam Pesisir Tangerang, BRI Danareksa Sekuritas Tanam 1000 Pohon Mangrove untuk Perkuat Ketahanan Pantai - Koran Mandalika

Abrasi Ancam Pesisir Tangerang, BRI Danareksa Sekuritas Tanam 1000 Pohon Mangrove untuk Perkuat Ketahanan Pantai

Senin, 1 Desember 2025 - 15:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, 26 November 2025 – Indonesia menghadapi tantangan abrasi pesisir yang serius. Menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dikutip dalam berbagai studi, sebanyak 100 lokasi di 17 provinsi di wilayah pesisir telah mengalami kehilangan garis pantai, dengan estimasi mencapai ribuan hektare per tahun. Pada 2015, KKP mencatat bahwa 400 kilometer garis pantai telah tergerus abrasi, setara dengan 44 persen dari total 745 kilometer garis pantai yang terdampak. Fenomena ini menjadi ancaman bagi keberlanjutan ekosistem pesisir serta keamanan pemukiman dan aktivitas masyarakat di sepanjang pantai.

Pesisir Tangerang dan Banten khususnya menghadapi abrasi yang kian mengkhawatirkan. Berdasarkan Tinjauan Mangrove di Provinsi Banten yang dirilis Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Banten pada Maret 2020, ekosistem mangrove di kawasan ini mengalami pengurangan luasan serta pergeseran garis pantai akibat abrasi. Di Kabupaten Tangerang, dari total 222,90 hektare ekosistem mangrove, seluas 145,6 hektare berstatus rusak berat, 61,7 hektare rusak sedang, dan hanya 15,6 hektare yang masih tergolong baik. Penelitian IPB (Haryanti dkk., 2021) turut mencatat penyusutan mangrove lebih dari 180 hektare.  Kondisi ini menunjukkan semakin menurunnya kemampuan pesisir dalam menahan abrasi serta meningkatnya risiko kehilangan lahan pesisir.

Mangrove terbukti efektif dalam memperkuat ketahanan pesisir dan mitigasi risiko abrasi jangka panjang dan berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan karbon. Berdasarkan panduan perhitungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), satu pohon mangrove jenis Rhizophora mampu menyerap sekitar 8 kg CO₂e per tahun. Selain itu, mangrove juga membawa dampak ekonomi dan sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat, seperti perlindungan terhadap pemukiman, penyediaan sumber daya laut, dan peluang ekowisata.

Menyadari urgensi tersebut, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (IDX: BBRI), melalui program CSR BRIDS Peduli, melakukan penanaman 1.000 bibit mangrove di Pantai KSS, Desa Sukawali, Kabupaten Tangerang. Inisiatif ini melibatkan kolaborasi dengan LindungiHutan dan Kelompok Tani Hutan Kampung Bahari Nusantara, mulai dari  tahap penanaman hingga pemantauan pertumbuhan untuk memastikan keberlanjutan program.

Plt. Direktur Utama BRIDS Fifi Virgantria, menegaskan pentingnya aksi kolektif dan berkelanjutan dalam menjaga ekosistem pesisir. “Mangrove adalah aset ekologis yang sangat penting bagi masyarakat pesisir. Melalui penanaman ini, kami berharap dapat memberikan dampak nyata dalam menjaga kawasan pesisir Tangerang dari ancaman abrasi, sekaligus berkontribusi kepada pengurangan emisi karbon hingga 8000 kg CO₂e per tahun. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim di Indonesia,” ujarnya.

Perwakilan komunitas pesisir yang terlibat juga memberikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. “Mangrove sangat membantu menahan abrasi dan melindungi pemukiman warga dari gelombang pasang. Dukungan dari BRIDS mempercepat upaya rehabilitasi di kawasan kami. Semoga kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut,” ungkapnya.

Baca Juga :  VRITIMES Jalin Kemitraan Strategis dengan Ciayumajakuning.id untuk Perluas Jangkauan Informasi Lokal

Inisiatif ini menjadi langkah strategis dan wujud komitmen BRIDS dalam mendukung pelestarian lingkungan, terutama di berbagai area yang terdampak di Indonesia, sekaligus berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) No. 13 (Climate Action), No. 14 (Life Below Water) dan No.15 (Life on Land).

Tentang BRI Danareksa Sekuritas
Tentang PT BRI Danareksa Sekuritas (www. bridanareksasekuritas. co. id) PT BRI Danareksa Sekuritas didirikan pada tahun 1992, bergerak sebagai perantara perdagangan efek, penjamin emisi efek dan penasihat keuangan, yang merupakan entitas anak dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI atau Bank BRI) serta entitas asosiasi dari Holding BUMN Danareksa. Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun sebagai one stop financial solution provider, perusahaan telah melayani nasabah baik individual maupun institusi; domestik maupun internasional; lembaga Pemerintah maupun swasta. BRI Danareksa Sekuritas memiliki pengalaman terbanyak dalam menangani pasar modal, baik sebagai underwriter, broker dan financial advisor. Khusus untuk nasabah individu, perusahaan menyediakan digital multi-investment platform yang terintegrasi dan memudahkan nasabah dalam bertransaksi beragam produk pasar modal.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara
Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko
KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA
SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:57

Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi

Kamis, 9 April 2026 - 20:55

Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 18:58

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Rabu, 8 April 2026 - 18:53

Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha

Rabu, 8 April 2026 - 08:34

NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik

Selasa, 7 April 2026 - 22:01

Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik

Senin, 6 April 2026 - 07:37

Ubah Stigma Permainan Domino, ORADO NTB Gelar Pelatihan Wasit dan Pelantikan Pengurus

Kamis, 2 April 2026 - 18:12

Kasus Gratifikasi NTB Memanas! Tiga Terdakwa Siap Lapor ke Pejabat Tinggi di Jakarta

Berita Terbaru