Ananda Mikola Tegaskan MGPA Terus Dukung MRS sebagai Ajang Pembinaan Pembalap Nasional - Koran Mandalika

Ananda Mikola Tegaskan MGPA Terus Dukung MRS sebagai Ajang Pembinaan Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Direktur MGPA, Ananda Mikola, menegaskan komitmen penuh pihaknya untuk terus mendukung penyelenggaraan Mandalika Racing Series (MRS) sebagai salah satu ajang pembinaan pembalap nasional menuju level internasional.

Menurut Ananda, MRS merupakan event unggulan yang digelar di Sirkuit Mandalika bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Dia menilai kejuaraan ini memiliki peran penting sebagai jenjang pembinaan bagi para pembalap muda Indonesia sebelum berkompetisi di ajang yang lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“MRS adalah event unggulan Mandalika dan IMI karena ini merupakan event penjenjangan untuk para pembalap nasional menuju tingkat dunia. Sebagai MGPA dan juga regulator, kami akan terus mendukung 100 persen event MRS,” ujar Ananda, Minggu (21/6).

Ananda juga menilai penyelenggaraan MRS sejauh ini sangat sukses. Salah satu indikatornya adalah meningkatnya jumlah peserta dari tahun ke tahun, khususnya di kelas pembinaan usia muda atau U15.

“Menurut saya ini event yang sangat sukses karena pesertanya, khususnya di kelas U15, terus bertambah setiap tahunnya,” katanya.

Selain peningkatan jumlah peserta, Ananda juga menyoroti perkembangan positif dari sisi keselamatan balap. Ia melihat para pembalap muda kini memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai aspek safety dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga :  Wakil Deputi Kementerian Tinjau Perkembangan dan Potensi Usaha BUMDes Amanah Batujai

“Yang paling saya perhatikan adalah masalah keselamatan. Tahun ini para pembalap sudah jauh lebih baik dalam memahami safety dan keamanan saat balapan,” ungkapnya.

Ananda menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan kejuaraan balap. Karena itu, dukungan terhadap MRS harus tetap berjalan tanpa mengesampingkan standar keamanan yang tinggi.

Ia berharap kejuaraan ini dapat terus melahirkan pembalap-pembalap berbakat yang mampu bersaing di pentas dunia, mulai dari Moto3, Moto2 hingga MotoGP.

“Dari balap motor ini kita bisa melahirkan juara-juara yang mampu berkiprah di kejuaraan dunia. Karena itu Mandalika dan IMI harus terus mendukung event ini,” ujarnya.

Ananda juga mengajak pabrikan besar seperti Honda dan Yamaha untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan pembalap melalui MRS.

Menurutnya, keberlangsungan kompetisi yang sehat akan memperkuat ekosistem balap nasional.

Bagi para pembalap muda, Ananda berpesan agar tidak hanya mengandalkan keberanian di lintasan, tetapi juga memperhatikan kebugaran fisik dan asupan gizi.

“Nomor satu adalah menjaga kebugaran dan gizi yang baik. Soal keberanian, semua pembalap pasti berani, tetapi kondisi fisik dan gizi harus menjadi perhatian utama,” ucapnya.

Baca Juga :  1.607 PPPK di Lombok Tengah Terima SK, Gaji Pertama Cair Juli

Terkait kemungkinan pengembangan MRS ke level Asia, Ananda menilai fokus utama saat ini tetap pada penguatan kompetisi nasional. Pihaknya menegaskan bahwa MRS dirancang sebagai kejuaraan nasional yang memiliki roadmap pembinaan yang jelas.

“Kita harus pahami bahwa Mandalika Racing Series adalah balapan penjenjangan dan balapan motor sport nasional. Untuk saat ini kita fokus membesarkan event ini di tingkat nasional terlebih dahulu,” jelasnya.

Menurut Ananda, MRS tidak hanya menjadi wadah pengembangan kemampuan balap, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda melalui kegiatan yang positif.

Dia memastikan dukungan terhadap MRS akan terus berlanjut mengingat kualitas kompetisi dan pembalap yang terus meningkat.

“Saya akan sekuat tenaga terus mendukung event ini,” tegas Ananda.

Secara khusus, Ananda menaruh perhatian besar terhadap kelas U15 yang dianggap sebagai fondasi lahirnya pembalap masa depan Indonesia. Ia mencontohkan berbagai ajang internasional seperti Asian Talent Cup dan Red Bull Rookies Cup yang mulai menjaring pembalap sejak usia muda.

“Kalau kita tidak memulai pembinaan dari usia dini, kita tidak akan memiliki pembalap-pembalap seperti Veda, Ramadhipa, atau Mario Aji di masa depan. Karena itu kelas U15 harus mendapat dukungan penuh,” pungkasnya. (wan)

Berita Terkait

Raih Emas Porprov NTB 2026, Tim Voli Putri Loteng Berjuang di Tengah Minimnya Fasilitas Latihan
Matrik Data Consulting: Survei Kepuasan Pelanggan PERUMDAM Murni untuk Evaluasi Pelayanan, Bukan Kepentingan Politik
Indonesia Punya Jagoan! Mario Aji dan Veda Ega Siap Menggebrak Mandalika
LSPR, Poltekpar Lombok, dan STEC Latih Bahasa Inggris Digital Warga Desa Blongas
Wabup Nursiah Dorong Penguatan PPID di 88 SMP Negeri
MoU PT Narmada–ITDC Resmi Ditandatangani, Air Minum Lokal Kembali Hadir di MotoGP Mandalika
Sade Social Space Resmi Dibuka, ITDC Siapkan Mandalika Jadi Magnet Wisata Olahraga
Paving Block Berbahan Sampah Plastik Produksi TPST Sandubaya Masih Menunggu Lampu Hijau

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:02

Satu Tahun Perjalanan Eatsy Meal: Grouu Hadirkan Real Food untuk Anak Indonesia, Dari Rumah Hingga Lokasi Bencana

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:02

Petugas LRT Jabodebek Dibekali Manajemen Kelelahan agar Keselamatan dan Pelayanan Tetap Optimal

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:02

Layanan Pinjaman Gadai BPKB Mobil: Aman, Syarat Mudah, dan Proses Cair Cepat di Tunai.co.id

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:37

Bitcoin Turun: Buy the Dip atau DCA, Strategi Mana yang Lebih Sesuai?

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:33

BPBD Jakarta Selatan Dukung Penguatan Kesiapsiagaan Bencana melalui Simulasi Business Continuity Management BRI Region 6

Senin, 20 Juli 2026 - 22:02

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kompetensi Petani melalui Kelas Budidaya Teh

Senin, 20 Juli 2026 - 20:02

Bingung Pilih Warna Motor? Ini Tips Menyesuaikannya dengan Personal Style dan Daily Lifestyle

Senin, 20 Juli 2026 - 19:02

Investasi Bauksit Naik 193%, Jadi Penopang Realisasi Investasi Kuartal II 2026

Berita Terbaru