ASEAN Sparks: Catalyse Mengundang Startup Energi & Iklim yang Siap Tumbuh Pesat di Asia Tenggara - Koran Mandalika

ASEAN Sparks: Catalyse Mengundang Startup Energi & Iklim yang Siap Tumbuh Pesat di Asia Tenggara

Rabu, 16 Juli 2025 - 13:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tahap kedua dari program ASEAN Sparks, yaitu Catalyse, resmi dimulai dengan dibukanya pendaftaran untuk startup di bidang clean energy dan climate tech hingga 20 Juli 2025! Terdiri dari workshop dan sesi mentoring intensif yang berlangsung dari Agustus hingga Oktober 2025, Catalyse bertujuan mendukung pertumbuhan eksponensial startup serta membuka jalan untuk tampil di panggung internasional ASEAN Energy Business Forum (AEBF) 2025.

ASEAN Centre for Energy (ACE), bekerja sama dengan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), dengan dukungan dari Japan-ASEAN Integration Fund (JAIF) dan Ministry of Economy, Trade and Industry (METI) Jepang, secara resmi membuka pendaftaran untuk fase berikutnya dari program akselerator startup mereka, ASEAN Sparks: Catalyse. Program ini ditujukan bagi startup dari seluruh Asia Tenggara yang bergerak di bidang efisiensi energi, energi terbarukan, clean energy, dan climate tech lainnya.

Baca Juga :  Beli USDC di Jaringan Arbitrum: Panduan Eksklusif melalui Beli Finance X Cryptowatch

Melanjutkan kesuksesan fase pertama, Ignite, yang melibatkan 40 startup tahap awal melalui serangkaian workshop dan sesi mentoring, Catalyse menjadi langkah krusial selanjutnya dalam perjalanan program ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak startup di kawasan ASEAN mengalami keterbatasan akses terhadap dukungan yang mereka butuhkan, sehingga sulit bagi mereka untuk berkembang dari tahap awal menuju tahap komersial,” ujar Dr. Zulfikar Yurnaidi, Acting Manager of Energy Efficiency and Conservation (CEE) Department, ASEAN Centre for Energy.

Ia menambahkan, “Catalyse dirancang untuk menjembatani kesenjangan tersebut dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem energi. Selain itu, program ini juga bertujuan memperkuat kapasitas lokal dalam membangun ekosistem inovasi climate tech yang berkelanjutan.”

Berbeda dengan Ignite yang berfokus pada dasar bisnis dan validasi solusi, Catalyse menawarkan pengalaman akselerasi yang lebih mendalam dan terfokus bagi startup yang lebih matang. Selama tiga bulan, startup yang terpilih akan mendapatkan manfaat berupa:

Baca Juga :  Sambut Mid-Autumn Festival, PIK Avenue Hadirkan Moonlit Tales

1. Sesi workshop intensif mencakup strategi bisnis, ekspansi pasar, strategi kekayaan intelektual, dan dampak sosial.

2. Pengembangan mendalam dengan dedicated mentor sesuai kebutuhan masing-masing startup.

3. Kesempatan pitching di ASEAN Energy Business Forum 2025 di hadapan pembuat kebijakan, investor, dan pemimpin industri.

Fase kedua ini memastikan startup tidak hanya membangun dari wawasan fase Ignite, tetapi juga mendapatkan rencana strategis dan sorotan untuk berkembang secara regional dan global.

ASEAN Sparks: Catalyse mengundang startup tahap pre-seed hingga pre-series A untuk bergabung dan turut membentuk masa depan energi ASEAN.

Kunjungi go.aseanenergy.org/ApplySPARKS untuk informasi lebih lanjut dan daftar sekarang.

Berita Terkait

Hadirkan Dampak Sosial Berkelanjutan Di Bulan Suci, IPCC Gelar Program Berbagi Ramadan 2026
Peran Lembaga Rating dalam Stabilitas Pasar Keuangan Global
Ramadan Berkah Jelang Lebaran, KOMBAT Sumut Berbagi Taliasih dan Bingkisan untuk Ribuan Warga
KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Pelanggan Datang Lebih Awal, Khusus Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Keberangkatan
Antisipasi Lalu Lintas Wisata Idulfitri 1447H, JTT Pastikan Kesiapan Layanan di Ruas Tol Surabaya–Gempol
Tembus 523 Ribu Kendaraan Melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Mobilitas ke Timur Trans Jawa Melonjak Signifikan
Cara Mengenali Saham Berisiko Tinggi di Pasar Modal
Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:00

Hadirkan Dampak Sosial Berkelanjutan Di Bulan Suci, IPCC Gelar Program Berbagi Ramadan 2026

Sabtu, 21 Maret 2026 - 06:00

Peran Lembaga Rating dalam Stabilitas Pasar Keuangan Global

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:00

Ramadan Berkah Jelang Lebaran, KOMBAT Sumut Berbagi Taliasih dan Bingkisan untuk Ribuan Warga

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:00

KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Pelanggan Datang Lebih Awal, Khusus Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Keberangkatan

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:00

Antisipasi Lalu Lintas Wisata Idulfitri 1447H, JTT Pastikan Kesiapan Layanan di Ruas Tol Surabaya–Gempol

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:00

Cara Mengenali Saham Berisiko Tinggi di Pasar Modal

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:00

Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:00

Mudik Lebih Ringan, Perjalanan Lebih Tenang Bersama MIND ID

Berita Terbaru