Aspirasi Tetap Terserap, Pemprov NTB Tegaskan Aksi Kritik atau Dukung MBG Diperlakukan Sama - Koran Mandalika

Aspirasi Tetap Terserap, Pemprov NTB Tegaskan Aksi Kritik atau Dukung MBG Diperlakukan Sama

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meluruskan persepsi yang berkembang di masyarakat terkait anggapan bahwa Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, membedakan perlakuan terhadap massa yang mendukung maupun mengkritisi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pada saat aksi berlangsung, Gubernur sedang menjalankan tugas resmi di Jakarta, sementara aspirasi para peserta aksi tetap diterima oleh pejabat yang ditugaskan Pemerintah Provinsi NTB.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik, menjelaskan bahwa pada waktu yang bersamaan Gubernur menghadiri rapat koordinasi di Kementerian Pemuda dan Olahraga sekaligus menerima Surat Keputusan penetapan NTB sebagai Tuan Rumah PON XXII Tahun 2028.

“Agenda tersebut merupakan tugas kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan karena berkaitan langsung dengan kepentingan strategis daerah. Karena itu, ketidakhadiran Bapak Gubernur di lokasi aksi bukan karena menghindari dialog ataupun membedakan kelompok masyarakat,” ujarnya, Rabu (24/6).

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi NTB tetap membuka ruang komunikasi dengan menugaskan Sekretaris Daerah dan Asisten Sekretaris Daerah untuk menerima serta mendengarkan aspirasi yang disampaikan para peserta aksi.

Pria yang biasa disapa Aka ini, mengajak publik melihat secara utuh sikap Gubernur terhadap Program Makan Bergizi Gratis.

Menurutnya, ketika menerima kelompok masyarakat yang mendukung program tersebut, Gubernur tidak sekadar menyambut dukungan, tetapi justru memberikan penegasan agar pelaksanaannya dilakukan secara transparan, tepat sasaran, sesuai aturan, dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan yang menyimpang.

Baca Juga :  Lalu Muhamad Akhyar Diusulkan Sebagai Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah

“Bapak Gubernur menegaskan bahwa yang harus didukung adalah keberhasilan program untuk kepentingan masyarakat. Jika dalam pelaksanaannya ada penyimpangan atau tidak sesuai ketentuan, tentu harus dikoreksi. Jadi, pemerintah tidak berdiri pada posisi pro atau kontra terhadap kelompok tertentu, tetapi berdiri pada kepentingan rakyat dan kepatuhan terhadap aturan,” jelasnya.

Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, lanjut Aka, Pemerintah Provinsi NTB berkewajiban mendukung pelaksanaan program-program strategis nasional sekaligus memastikan implementasinya berjalan dengan baik, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Perbedaan pendapat adalah bagian dari demokrasi. Dukungan kami dengarkan, kritik pun kami dengarkan. Yang terpenting, komunikasi tetap terbuka dan seluruh aspirasi dapat disampaikan dengan baik demi perbaikan kebijakan dan kemajuan Nusa Tenggara Barat,” tutup Aka. (*)

Berita Terkait

Rakor GTRA NTB 2026, Pemprov NTB Dorong Penyelesaian Masalah Agraria dengan Cepat
Fakultas Bisnis LSPR Tingkatkan Nilai Tambah Hasil Perikanan Desa Persiapan Blongas melalui Pelatihan Pembuatan Abon Ikan
Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah
Buruan Cek! Pemprov NTB Lelang 29 Mobil Dinas, Pengumuman Segera Terbit
Kecewa dengan Kinerja Kejaksaan, Sejumlah Mahasiswa Desak Polri Tangani Kasus Korupsi di NTB
Soal Temuan BPK, Pemprov NTB Tegaskan Telah Ditindaklanjuti Seluruhnya
Wellness Tourism Strategi NTB Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Wamenpar Apresiasi Sade Social Space, Mandalika Makin Kaya Atraksi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:02

AKSELERASI INOVASI TEKNOLOGI, SUCOFINDO GELAR IMPACT PERKUAT TRANSFORMASI LAYANAN TIC BERTEKNOLOGI TINGGI

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:02

deGadai Resmikan Cabang Pondok Indah dan Kalibata City, Hadirkan Free Entrupy serta Layanan Gadai dan Jual Beli Tas Branded

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:02

Gandeng Maia Estianty, PT Etos Kreatif Indonesia dan Yayasan Amal Bunda Berdayakan 250 Perempuan UMKM

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:02

Sales Call Tidak Diangkat? Cek 3 Hal Ini Sebelum Tambah Target Call

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:02

Tren Side Hustle Meningkat, Kemitraan Kuliner Mulai Dilirik sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:02

Memulihkan Akun Setelah ‘Lose Streak’: Langkah Taktis Mengembalikan Kepercayaan Diri dalam Trading

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:02

Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:02

Harga Emas Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 3.938

Berita Terbaru