Bikin Susah Masyarakat, Disdag NTB Bakal Telusuri Penyebab Langkanya Gas LPG 3 Kg - Koran Mandalika

Bikin Susah Masyarakat, Disdag NTB Bakal Telusuri Penyebab Langkanya Gas LPG 3 Kg

Selasa, 16 September 2025 - 16:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Dinas Perdagangan (Disdag) NTB, menanggapi soal terjadinya kelangkaan gas LPG 3 kilogram atau gas melon yang dirasakan oleh masyarakat akhir-akhir ini.

Kepala Dinas Perdagangan NTB, Jamaluddin Malady mengatakan pihaknya akan terjun langsung untuk memastikan penyebab kelangkaan gas tersebut.

“Mungkin dalam hal ini ya tim terpadu terkait dengan yang mengontrol harga di Kabupaten/Kota se-NTB bersama pemprov ya mesti harus turun ke lapangan lagi. Kita turun ya bersama dengan polres, polda, termasuk juga dengan Pertamina LPG,” kata Jamaluddin, Senin (15/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjelaskan sejauh ini, sudah ada satuan tugas yang dibentuk sebagai pengontrol harga.

“Kan sudah ada dibentuk satgas di kota untuk memantau harga kan, bukan sembako saja, termasuk gas,” jelasnya.

Baca Juga :  Jumlah Keaktifan Peserta JKN Lombok Tengah dan Lombok Timur Masih Rendah

Ia menyarankan agar pihak Pertamina LPG melakukan penambahan jumlah kuota pada saat hari-hari besar.

“Karena gini, saya dapat informasi dari Pertamina LPG dia kan sudah ada kuotanya tiap hari gitu loh, kuota normal. Seharusnya Pertamina LPG ini begitu dia hari-hari besar kayak gini kan pada saat maulid, idul adha kan mungkin ditingkatkan gitu loh, ditambah jumlahnya (kuota),” sarannya.

Tentunya ini menjadi bahan evaluasi bagi Pertamina LPG. Sebab, kata Jamaluddin, pada saat hari-hari besar kebutuhan gas masyarakat bertambah.

“Ini yang perlu mungkin kedepannya. Kan ini ranahnya Pertamina LPG, ditambah jumlahnya gitu loh, karena kondisinya sekarang pada saat ini maulid, masyarakat membutuhkan. Apalagi maulid di Lombok ini lebih rame daripada idul fitri loh,” ucapnya.

Baca Juga :  ‎Adik Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung Berharap Kakaknya Hadiri Pemakaman

Menurutnya, jikalau ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan, maka tidak ada toleransi bagi oknum nakal tersebut.

“Kalau yang selama ini kita lihat susah sekarang, kalau kedapatan langsung penjara, kan sudah perintah presiden juga. Kalau terkait dengan beras kemarin kan sudah banyak yang ditangkap beras oplosan macam-macam kan,” tegasnya.

Dia menambahkan kelangkaan gas melon ini karena peningkatan kebutuhan saja dan tidak ada faktor lain.

“Saya yakin pengusaha-pengusaha kita ya, distributor segala macam itu ndak akan berani. Tapi karena kebutuhannya saja meningkat sekarang gitu,” imbuhnya. (dik)

Berita Terkait

Ketua Komisi II DPRD Loteng Ferdian Elmansyah: Soal Ritel Modern, Aturan Harus Ditegakkan
BPS Terapkan Mekanisme Rekrutmen Terbuka untuk Mitra Sensus Ekonomi 2026
Bima Jadi Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa
Pocari Sweat Run 2026 Digelar di Mandalika, NTB Siap Tunjukkan Semangat Sehat
Bahas Persiapan Porprov 2026, KONI NTB Butuh Anggaran Rp 15 Miliar
Desa Berdaya Tematik Diyakini Mampu Dorong Ekonomi Desa
Marak Kasus Penipuan Jual Beli Lokasi SPPG, BGN Buka Suara
Muzihir Layangkan Surat Pemecatan ke Pimpinan DPRD NTB, Akri: Kami Juga Berhak

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00

PT Nica Globalmarin Indonesia Dukung Backbone Digital Regional Lewat Proyek Kabel Laut RISING 8

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00

S.id Luncurkan Program Referral: “Dapat Cuan” Sambil Berbagi Link

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00

Duta Besar India Nilai Open Network Berpotensi Besar Dorong Ekosistem Digital Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00

Antusiasme Tinggi, Pekerja BRI Region 6 dan Unit Kerja Supervisi Ikuti Kegiatan Donor Darah

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:00

Squeeze Sundown Vol. 7: Tropical State of Mind, Ciptakan Koneksi & Kolaborasi F&B

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:00

Harga Emas Hari Ini: Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan XAUUSD Minggu Ini

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:00

WSBP bersama Mitra dan Pelanggan Kembali Tanam 1.217 Pohon pada Kuartal I 2026 melalui Program WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:00

Harga Emas Masih Tertekan, Peluang Turun ke Area 4.306 Masih Terbuka

Berita Terbaru