BINUS @Bandung Kukuhkan Guru Besar, Wujud Komitmen dalam Mendukung dan Membangun Industri Kreatif yang Kompetitif - Koran Mandalika

BINUS @Bandung Kukuhkan Guru Besar, Wujud Komitmen dalam Mendukung dan Membangun Industri Kreatif yang Kompetitif

Kamis, 17 April 2025 - 12:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, 16 April 2025 – BINUS @Bandung dengan bangga mengukuhkan Prof. Nugroho Juli Setiadi, S.E., M.M., Ph.D. sebagai Guru Besar di bidang keahlian Manajemen Umum. Momen ini menjadi pencapaian penting bagi BINUS University yang terus memperkuat perannya dalam membangun industri kreatif nasional melalui riset di bidang Organizational Behavior dan Creativity in Work Context.

Acara pengukuhan yang berlangsung di Atrium BINUS @Bandung ini menjadi bukti komitmen BINUS University dalam menjawab tantangan zaman melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan kontribusi nyata terhadap masyarakat. Dalam pidatonya, Prof. Nugroho menegaskan bahwa kreativitas dan inovasi merupakan kunci utama pertumbuhan ekonomi di era digital. “Sebagai Binusian, saya bersama rekan-rekan dari BINUS maupun SATU University akan terus mendukung UMKM dan industri kreatif dalam mendorong perkembangan ekonomi kreatif Indonesia,” tuturnya.

Sebagai bagian dari visi Fostering and Empowering the Society, BINUS University terus mendukung pengembangan ekonomi kreatif Indonesia. Ke depan, roadmap penelitian Prof. Nugroho akan diarahkan pada pengembangan model-model yang mampu meningkatkan kompetensi dan daya saing pekerja kreatif, dengan cakupan riset yang mencakup berbagai subsektor industri seperti desain produk, film dan animasi, aplikasi digital, musik, serta seni pertunjukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemanfaatan teknologi seperti artificial intelligence (AI) dan machine learning (ML) juga menjadi strategi penting untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengembangan sumber daya manusia. Teknologi ini dapat digunakan untuk menganalisis pola kerja, memberikan insight pengembangan personal, dan menciptakan sistem pelatihan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan individu serta industri.

Baca Juga :  Ekonomi AS Menguat, Token AI Pimpin Rebound di Pasar Aset Kripto

Pengembangan riset juga mencakup kolaborasi strategis dengan pemerintah, akademisi, dan pelaku industri. Pemerintah, seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dapat menggunakan hasil riset untuk menyusun kebijakan berbasis data, misalnya pemberian insentif bagi pelaku usaha kreatif atau fasilitas inkubasi. Di sisi lain, fasilitas seperti Bandung Creative Hub menjadi sarana penting untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kreatif di tingkat kota.

Dari sisi korporasi, riset mendatang dapat difokuskan pada sistem manajemen kreativitas yang mendukung budaya inovatif, seperti pengembangan program mentoring berbasis digital dan platform kolaborasi yang mendorong pertukaran ide di lingkungan kerja. Penelitian juga akan mengeksplorasi pengaruh lingkungan kerja yang inklusif terhadap kepuasan dan produktivitas pekerja kreatif.

Potensi riset lainnya adalah menjajaki hubungan antara kreativitas dan keberlanjutan (sustainability), misalnya melalui studi pemanfaatan bahan ramah lingkungan, produksi efisien, serta strategi pemasaran berbasis etika dan nilai keberlanjutan. Hal ini akan menjadi keunggulan kompetitif Indonesia dalam pasar ekonomi kreatif global.

Baca Juga :  Acne Patch Jadi Trend Baru Gen Z: Lucu, Fungsional, dan Bikin Percaya Diri!

Lebih lanjut, Prof. Nugroho juga mendorong pengembangan indikator baru dalam mengukur keberhasilan industri kreatif. Tidak hanya fokus pada aspek finansial, tetapi juga dampak sosial, budaya, dan tingkat partisipasi komunitas. Indikator seperti itu akan memperkuat peran ekonomi kreatif sebagai pilar penting dalam memperluas identitas budaya Indonesia ke panggung dunia.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., CSCA, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pencapaian ini. “Pengukuhan Prof. Nugroho sebagai Guru Besar bukan hanya pengakuan atas dedikasi akademiknya, tapi juga bentuk nyata kontribusi BINUS University dalam memperkuat ekosistem riset yang relevan dengan kebutuhan zaman. Keahliannya dalam bidang manajemen dan kreativitas akan semakin mendorong sinergi antara dunia pendidikan dan industri kreatif Indonesia,” ungkap Dr. Nelly.

Dengan pengukuhan ini, Prof. Nugroho Juli Setiadi diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi muda dan komunitas akademik untuk terus menggali potensi riset yang berdampak luas. BINUS University pun berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan demi kemajuan bangsa.

Image

Selamat kepada Prof. Nugroho Juli Setiadi, S.E., M.M., Ph.D. atas pengukuhan sebagai Guru Besar Tetap di bidang Manajemen Umum. Semoga pencapaian ini menjadi penyemangat dalam mencetak generasi kreatif yang siap bersaing di era global.

Berita Terkait

MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional
CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar
CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto
Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik
Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 01:02

MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

Rabu, 16 September 2026 - 18:02

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Berita Terbaru

Teknologi

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:02