BINUS University Pendidikan Tinggi yang Adaptif, Kolaboratif, dan Berdampak - Koran Mandalika

BINUS University Pendidikan Tinggi yang Adaptif, Kolaboratif, dan Berdampak

Jumat, 16 Mei 2025 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 15 Mei 2025 — Melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional ke angka 4,87% pada kuartal I 2025 dan dominasi pekerja di sektor informal menjadi sinyal penting bahwa Indonesia memerlukan SDM yang tidak hanya terampil, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkontribusi nyata.

BINUS University merespon kondisi ini melalui penyelenggaraan Media Gathering di Kampus Anggrek BINUS @Kemanggisan sebagai wujud nyata komitmen pendidikan tinggi dalam menjawab tantangan sosial dan ekonomi melalui inovasi, kolaborasi, dan penciptaan dampak.

Acara ini juga sejalan dengan inisiatif Kampus Berdampak dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sebagai bentuk keberlanjutan dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kampus kini dituntut tidak hanya berperan dalam pengajaran, tetapi juga menjadi katalisator transformasi sosial dan ekonomi, baik secara lokal maupun global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Image

Dalam kesempatan ini, Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa BINUS secara konsisten menjalankan transformasi pendidikan yang menyatu dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

Baca Juga :  Lima Stasiun di Daop 2 Bandung Mencatat Masih Tingginya Pelayanan Pelanggan KA Jarak Jauh Pasca Tahun Baru

“Kami membekali mahasiswa dengan pengalaman praktikal sejak kuliah. Dengan pendekatan fleksibel dan multidisipliner, mahasiswa BINUS mampu beradaptasi lebih cepat dan unggul saat memasuki dunia profesional. Kami percaya bahwa keberhasilan pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga dampak nyata yang dapat diberikan oleh lulusannya kepada bangsa,” tegasnya.

BINUS University saat ini menempati peringkat #2 versi Times Higher Education (THE) 2025 sebagai Perguruan Tinggi Indonesia Berkelas Dunia, sebuah pengakuan internasional atas kualitas akademik, inovasi, serta keterlibatan global yang dibangun selama bertahun-tahun—melampaui beberapa perguruan tinggi negeri ternama.

Melalui program 2,5 Tahun Kuliah, Siap Berkarier melalui Enrichment Program Track, BINUS mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap berkontribusi. Keunggulan ini didukung oleh relasi kuat dengan lebih dari 2.200 perusahaan mitra di seluruh dunia, serta jaringan 200.000+ komunitas Binusian yang tersebar di berbagai industri, kota, dan negara. Sinergi antara dunia kampus, industri, dan komunitas alumni menjadi fondasi penting dalam menciptakan Kampus Berdampak.

Baca Juga :  Satu Bulan Menuju Indoindians Diwali Bazaar 2026, Tiket Early Bird Buy 1 Get 1 Free Resmi Dibuka

Hadir pula dalam acara ini salah satu alumni inspiratif, Garry Liwang, yang kini menjabat sebagai Editing, Lighting, Rendering, and Compositing (ELRC) Supervisor dan pernah terlibat dalam produksi film Jumbo. Ia menyampaikan pengalamannya sebagai mahasiswa BINUS yang banyak terpapar dunia industri sejak dini.

Image

“Di BINUS saya belajar bukan hanya teori, tapi langsung terlibat dalam proyek nyata yang mendorong saya untuk berpikir seperti profesional sejak mahasiswa. Itu sangat memudahkan saya ketika akhirnya masuk ke dunia kerja,” ungkap Garry.

Melalui forum ini, BINUS University menegaskan perannya sebagai Kampus Global Berdampak, yang menjawab kebutuhan zaman dengan aksi konkret. BINUS tidak hanya ingin mencetak lulusan unggul, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif dan solutif untuk berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan pembangunan global secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Akulaku Finance Bersama BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT
MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional
CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar
CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto
Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 08:02

Akulaku Finance Bersama BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Kamis, 17 September 2026 - 01:02

MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Berita Terbaru