Bitcoin Tertekan, Support Krusial di $105.000 Jadi Penentu Arah Harga - Koran Mandalika

Bitcoin Tertekan, Support Krusial di $105.000 Jadi Penentu Arah Harga

Rabu, 27 Agustus 2025 - 22:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Bitcoin sempat menguat setelah munculnya pernyataan bernada dovish dari pertemuan Jackson Hole, yang mendorong kenaikan hampir 4% hingga menyentuh level sekitar $117.300. Namun, sentimen positif tersebut tidak bertahan lama. Memasuki akhir pekan, harga kembali tergelincir ke kisaran $110.600, membentuk pola bearish engulfing pada grafik mingguan—sebuah sinyal teknikal yang menandakan potensi pelemahan lebih lanjut.

Tekanan jual semakin terlihat jelas ketika data on-chain dari Glassnode menunjukkan tren distribusi yang meluas. Hampir seluruh kategori pemegang Bitcoin melakukan aksi jual, terutama dompet dengan kepemilikan antara 10–100 BTC. Aktivitas distribusi ini memberikan tekanan tambahan pada pasar, memperbesar risiko koreksi harga dalam waktu dekat.

Di sisi lain, dompet besar dengan saldo 100–1.000 BTC memperlihatkan perilaku yang lebih bervariasi. Meskipun sebagian dari kelompok ini masih melakukan akumulasi, mereka secara kolektif menandai area sekitar $105.000 sebagai zona support krusial. Level ini dianggap sebagai “garis pertahanan terakhir” sebelum harga Bitcoin berpotensi jatuh lebih dalam ke area yang lebih rendah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data realized price juga memberikan gambaran menarik terkait risiko pasar saat ini. Investor jangka pendek, dengan periode kepemilikan 1–3 bulan, tercatat memiliki harga beli rata-rata di sekitar $111.900. Angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar dari mereka saat ini berada di posisi rugi seiring harga bergerak di bawah level tersebut.

Baca Juga :  MLV Teknologi Memperkenalkan AV System Integration untuk Meningkatkan Kolaborasi Korporat

Sementara itu, investor jangka menengah hingga panjang, dengan periode kepemilikan 3–12 bulan, memiliki harga beli rata-rata di kisaran $89.200–$91.630. Perbedaan signifikan ini menunjukkan bahwa jika support di $105.000 gagal dipertahankan, pasar berpotensi menguji kembali area harga beli kelompok investor ini. Dengan kombinasi tekanan distribusi dan level teknikal yang rapuh, Bitcoin kini menghadapi fase krusial yang dapat menentukan arah pergerakan berikutnya.

Apabila support di level $105.000 gagal dipertahankan, pasar Bitcoin berpotensi mengalami penurunan tajam. Hal ini disebabkan oleh minimnya area support signifikan di bawah level tersebut, sehingga harga berpotensi meluncur hingga kisaran $90.000-an. Kondisi ini membuat level $105.000 menjadi titik krusial yang akan menentukan arah pergerakan pasar selanjutnya.

Tekanan jual juga semakin diperkuat oleh faktor momentum musiman. Memasuki periode “ghost month” pada Agustus–September, pasar kripto historisnya cenderung mengalami koreksi yang cukup signifikan. Data tahun-tahun sebelumnya mencatat rata-rata penurunan sekitar 21,7% selama periode ini, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan berlanjutnya tren pelemahan.

Baca Juga :  Enam Sosok Top, Satu Cerita: Kepercayaan Diri yang Dirawat

Selain itu, melemahnya minat investor terhadap spot Bitcoin ETF turut memberikan sentimen negatif bagi pasar. Arus masuk dana yang melambat menandakan berkurangnya optimisme investor institusional, sehingga risiko koreksi lanjutan kian besar. Kombinasi antara rapuhnya level teknikal, faktor musiman, dan rendahnya minat pasar membuat Bitcoin berada di fase yang sangat menentukan.

Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena, Karena cuma di aplikasi ini aset kamu terproteksi dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Berita Terkait

Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara
Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko
KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA
SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:57

Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi

Kamis, 9 April 2026 - 20:55

Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 18:58

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Rabu, 8 April 2026 - 18:53

Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha

Rabu, 8 April 2026 - 08:34

NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik

Selasa, 7 April 2026 - 22:01

Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik

Senin, 6 April 2026 - 07:37

Ubah Stigma Permainan Domino, ORADO NTB Gelar Pelatihan Wasit dan Pelantikan Pengurus

Kamis, 2 April 2026 - 18:12

Kasus Gratifikasi NTB Memanas! Tiga Terdakwa Siap Lapor ke Pejabat Tinggi di Jakarta

Berita Terbaru