Daop 1 Jakarta Catat Lonjakan Kedatangan Penumpang Selama Awal 2025 - Koran Mandalika

Daop 1 Jakarta Catat Lonjakan Kedatangan Penumpang Selama Awal 2025

Rabu, 9 Juli 2025 - 17:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (Daop 1) mencatat adanya tren meningkat pada arus kedatangan penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) ke Jakarta dan wilayah sekitarnya selama periode 1 hingga 9 Juli 2025. Jumlah penumpang yang tiba tercatat sebanyak 325.960 pelanggan, atau 2,4% lebih tinggi dibandingkan penumpang yang berangkat, yakni 318.196 pelanggan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa peningkatan kedatangan ini merupakan bagian dari arus balik libur sekolah, yang mulai terjadi sejak awal Juli.

“Lonjakan jumlah penumpang yang tiba menandai mulai berakhirnya masa liburan. KAI Daop 1 terus berkomitmen memastikan layanan berjalan optimal di tengah tingginya mobilitas masyarakat,” ujar Ixfan.

Penumpang Tiba (± 325,9 Ribu Pelanggan) dengan sebaran sebagai berikut :

1. Stasiun Gambir: 96.666

2. Stasiun Pasar Senen: 121.017

3. Stasiun Jatinegara: 37.714

4. Stasiun Bekasi: 46.146

5. Stasiun Cikarang: 12.164

6. Stasiun Karawang: 5.594

7. Stasiun Cikampek: 6.660

Penumpang Berangkat (± 318,2 Ribu Pelanggan) dengan sebaran sebagai berikut :

1. Stasiun Gambir: 100.620

2. Stasiun Pasar Senen: 131.249

3. Stasiun Jatinegara: 15.952

4. Stasiun Bekasi: 45.027

5. Stasiun Cikarang: 13.993

6. Stasiun Karawang: 5.479

7. Stasiun Cikampek: 5.876

Pelanggan turun dari KA Madiun Jaya di Stasiun Pasarsenen, pada Rabu (9/7).

Layanan Operasional

Selama periode tersebut, rata-rata 69 perjalanan KAJJ per hari dijalankan dari Daop 1 Jakarta, terdiri dari 35 perjalanan dari Stasiun Gambir dan 34 perjalanan dari Stasiun Pasar Senen.

Baca Juga :  Kementerian PU Percepat Pemasangan Jembatan Bailey di Aceh Akibat Banjir

Imbauan Kepada Penumpang

KAI Daop 1 Jakarta juga mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu memperhatikan dan menjaga barang bawaannya, baik saat berada di dalam kereta maupun di area stasiun, agar tidak tertinggal. Jika menemukan barang tertinggal, pelanggan dapat segera melapor ke petugas atau layanan Lost and Found yang tersedia di stasiun.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada layanan KAI. Seluruh tim di Daop 1 terus siaga untuk memastikan perjalanan pelanggan berlangsung aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” tutup Ixfan.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui aplikasi Access by KAI, sosial media @KAI121, atau Contact Center KAI di 121.

Berita Terkait

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master
Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3
Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro
Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps
Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara

Berita Terbaru