Data Ekonomi yang Paling Mempengaruhi Pergerakan Forex: Dari PMI hingga NFP - Koran Mandalika

Data Ekonomi yang Paling Mempengaruhi Pergerakan Forex: Dari PMI hingga NFP

Kamis, 7 Agustus 2025 - 09:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NFP, PMI, CPI, suku bunga, dan GDP adalah lima data ekonomi yang paling memengaruhi pasar forex. Pemahaman terhadap data ini membantu trader memprediksi arah pasar dengan lebih akurat. Platform KVB Indonesia menyediakan semua tools yang dibutuhkan untuk menghadapi rilis data ekonomi dengan strategi yang tepat.

Dalam dunia trading forex, pergerakan harga tidak hanya ditentukan oleh grafik dan indikator teknikal, tetapi juga oleh berbagai data ekonomi yang dirilis secara berkala oleh pemerintah atau lembaga independen. Trader yang paham cara membaca dan mengantisipasi rilis data ini akan memiliki keunggulan dibandingkan yang hanya mengandalkan teknikal semata. Berikut ini beberapa indikator ekonomi utama yang sangat memengaruhi pasar forex.

1. Non-Farm Payrolls (NFP)

NFP adalah salah satu data ekonomi paling berdampak dalam kalender ekonomi global. Dirilis setiap bulan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS, data ini mencerminkan jumlah pekerjaan baru (di luar sektor pertanian) yang tercipta. Jika data aktual jauh dari ekspektasi pasar, volatilitas bisa meningkat drastis terutama pada pasangan mata uang yang melibatkan USD seperti EUR/USD, GBP/USD, atau USD/JPY.

Baca Juga: Mengenal Rilis Non-Farm Payroll dan Dampaknya terhadap Forex

2. PMI (Purchasing Managers’ Index)

PMI mencerminkan kondisi sektor manufaktur dan jasa berdasarkan survei terhadap para manajer pembelian. PMI di atas 50 menunjukkan ekspansi ekonomi, sedangkan di bawah 50 menandakan kontraksi. Indeks ini menjadi indikator awal kesehatan ekonomi dan sangat memengaruhi mata uang negara bersangkutan, terutama jika rilisnya mengejutkan pasar.

3. CPI dan Inflasi

Consumer Price Index (CPI) mengukur perubahan harga barang dan jasa konsumsi. Angka inflasi yang tinggi biasanya memicu spekulasi kenaikan suku bunga oleh bank sentral, yang bisa memperkuat mata uang negara tersebut. Sebaliknya, inflasi yang melambat bisa menekan ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter ketat.

4. Suku Bunga dan Pernyataan Bank Sentral

Keputusan suku bunga dan pernyataan dari bank sentral seperti Federal Reserve, ECB, atau BoE bisa mengguncang pasar secara signifikan. Bukan hanya angka suku bunganya, tapi juga outlook dan nada dari pidato atau konferensi pers pejabat bank sentral sangat diperhatikan trader.

Baca Juga :  PTPP Raih Kontrak Baru Rp3,35 Triliun di Sektor Energi, Bangun PLTGU Batam 120 MW untuk Perkuat Ketahanan Listrik Nasional

Baca Juga: Efek Keputusan Suku Bunga Terhadap Volatilitas Pasar

5. Data PDB (Produk Domestik Bruto)

Sebagai indikator utama pertumbuhan ekonomi suatu negara, rilis GDP sering menjadi acuan utama investor jangka panjang. Pertumbuhan GDP yang solid cenderung memperkuat nilai mata uang nasional karena mencerminkan kesehatan ekonomi yang positif.

Trading Forex Lebih Terarah dengan Data Ekonomi

Memahami dampak data ekonomi terhadap forex memungkinkan trader untuk bersiap sebelum rilis penting terjadi. Banyak strategi news trading yang dikembangkan berdasarkan data-data seperti NFP, CPI, dan keputusan suku bunga.

Untuk menerapkan strategi ini secara efisien, kamu membutuhkan platform yang real-time, stabil, dan teregulasi. KVB Indonesia menyediakan akses lengkap ke kalender ekonomi, chart interaktif, dan berbagai instrumen global, termasuk forex, saham US, dan komoditas.

Daftar Sekarang di KVB dan manfaatkan peluang dari rilis data ekonomi secara langsung melalui platform trading profesional dan aman.

Berita Terkait

Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220
Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall
Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol
Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra
Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman
5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka
Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA
Kunjungan Kapal Pesiar Meningkat, Pelindo Multi Terminal Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:15

Mahasiswa Universitas Perjuangan Tasikmalaya Melakukan Kunjungan Kuliah Kerja ke PLTA Jatigede

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:36

Tokocrypto Tebar THR Rp250 Juta di Ramadan 2026, Ajak Masyarakat Bijak Investasi Kripto

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:36

Memasuki Ramadhan 2026, KAI Logistik Catat Peningkatan 16% Pengiriman Retail

Kamis, 26 Februari 2026 - 03:46

MiiTel RecPod Kini Dilengkapi Copilot, Temukan Insight Instan dari Rekaman Meeting di Smartphone

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:38

KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen Pencegahan Pelecehan Seksual dan Penerapan Sanksi Tegas Sesuai Hukum

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:23

Sinergi PAM JAYA PALJAYA Revitalisasi MCK Komunal di Manggarai, Wujudkan Lingkungan Lebih Sehat untuk Warga

Rabu, 25 Februari 2026 - 05:02

PTPP Sinergikan K3, ESG, dan Transportasi Hijau melalui Penanaman Pohon

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:11

Perkuat Ketahanan Ekosistem Muara Beting, SUCOFINDO Tanam 5.000 Bibit Mangrove

Berita Terbaru