DESA EKONOMI MAJU DAN SEJAHTERA Sandiaga Uno Mendorong Pertumbuhan Ekononomi Desa Mandiri Melalui Implementasi One Village One Product Berbasis Potensi Lokal Indonesia - Koran Mandalika

DESA EKONOMI MAJU DAN SEJAHTERA Sandiaga Uno Mendorong Pertumbuhan Ekononomi Desa Mandiri Melalui Implementasi One Village One Product Berbasis Potensi Lokal Indonesia

Jumat, 18 Juli 2025 - 17:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK), bekerja sama dengan Yayasan Indonesia Setara dengan didukung oleh Pemerintah Daerah menginisiasi sebuah program bertajuk Desa Emas (Desa Ekonomi Maju dan Sejahtera) yang merupakan upaya untuk mendorong peningkatan nilai tambah dan perluasan pasar bagi berbagai produk unggulan desa untuk menghadirkan kemandirian ekonomi di tingkat lokal atau yang dikenal dengan konsep OVOP (One Village One Product).

Sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal agar tangguh dan berkelanjutan, Program Desa EMAS yang diinisiasi oleh Yayasan INOTEK berkolaborasi dengan Yayasan Indonesia Setara, menghadirkan berbagai kegiatan pelatihan dan pendampingan bagi kelompok usaha desa dengan tujuan utamanya adalah hilirisasi produk.
Program Desa Emas yang saat ini telah memasuki batch ke-2 di tahun 2025 berlangsung di Kabupaten Karawang dan Magelang. Mengapa di kedua wilayah tersebut?
Tahun 2024, Kabupaten Karawang memiliki Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 8,04% atau sekitar 100.000 orang dan tingkat kemiskinan 7,86%, sedangkan Kabupaten Magelang memiliki persentase penduduk miskin sebesar 10,83% atau 143.800 orang. Hal ini menjadikan penerapan konsep OVOP berpotensi menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan melalui pengembangan UMKM dan kelompok-kelompok usaha di desa.
Kabupaten Karawang memiliki potensi alam berupa beras dan tanaman hortikultura berupa buah dan sayur-sayuran. Beda Karawang, beda pula Magelang yang tanahnya sangat subur. Tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan menjadi sektor alam yang berlimpah disana. Maka tak heran bawang, tomat, kopi, singkong, kentang dan kesemek menjadi produk-produk unggulan lokal. Namun sayangnya produk-produk tersebut baru hanya dijual sebatas komoditas saja, sehingga memiliki nilai ekonomi yang rendah, terlebih jika tiba saatnya panen raya, maka harganyapun bisa anjlok.
Program Desa Emas hadir untuk memberikan alternatif solusi yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha. Lewat program ini dihadirkan berbagai bentuk pelatihan dan pendampingan untuk manajemen usaha seperti strategi pemasaran, branding, penyusunan rencana bisnis, literasi keuangan, promosi dan perluasan pasar lewat digital dan yang utama adalah menghadirkan teknologi hilirisasi melalui Kerjasama dengan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN).
Melalui praktik bersama para periset BRIN, 20 kelompok usaha diajarkan cara membuat produk-produk turunan dari hasil-hasil perkebunan yang ada, seperti teh dari daun kopi, selai dan permen jelly dari buah kesemek, kurma tomat, sirup tomat, pasta bawang, nori dari daun singkong hingga pengolahan limbah/ampas kopi menjadi pupuk dan kosmetik.
Mengutip pernyataannya, Sandiaga Uno selaku pendiri Yayasan Indonesia Setara menyampaikan “Kita harus terus mendorong peningkatan kapasitas SDM di desa-desa, karena dari sanalah akar kekuatan ekonomi bangsa berawal. Melalui hilirisasi produk berbasis potensi lokal, saya yakin desa-desa kita bisa menjadi pusat kemandirian ekonomi yang tangguh, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Mari kita majukan desa dengan inovasi, semangat kewirausahaan, dan kolaborasi nyata”, ujar Sandi dalam siaran tertulis pada Kamis (17/7/2025).

Baca Juga :  Pelindo Gresik Integrasikan Sistem Tiket, Perkuat Akurasi Manifest Penumpang

Sementara Direktur Eksekutif Yayasan INOTEK, Ivi Anggraeni berharap teman-teman kelompok usaha yang mengikuti program ini dapat membagikan ilmu yang diperoleh kepada para anggota kelompoknya secara berkesinambungan sehingga terbentuk komunitas-komunitas wirausaha yang mumpuni dan siap bersaing di kancah yang lebih luas.

Baca Juga :  Sampoerna Perkuat Kemandirian Ekonomi Rakyat Lewat Peningkatan Daya Saing Nasional dan Sinergi Lintas Sektor dalam Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Image

Berita Terkait

Prodia Hadirkan ‘Advanced Lipid Profile’, Pemeriksaan Risiko Kardiovaskular yang Lebih Komprehensif dan Personal
5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan
FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya
Penyebab Dokumen Bertanda Tangan Elektronik Ditolak Mitra atau Bank
Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli
Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu
SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN
OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 01:02

Prodia Hadirkan ‘Advanced Lipid Profile’, Pemeriksaan Risiko Kardiovaskular yang Lebih Komprehensif dan Personal

Senin, 21 September 2026 - 18:02

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 September 2026 - 16:02

Penyebab Dokumen Bertanda Tangan Elektronik Ditolak Mitra atau Bank

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu

Senin, 21 September 2026 - 12:06

SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN

Senin, 21 September 2026 - 12:06

OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Berita Terbaru

Teknologi

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 Sep 2026 - 18:02

NTB Terkini

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Senin, 21 Sep 2026 - 17:47