Dipicu KDRT, Pria di Lombok Timur Tebas Kepala Iparnya hingga Tewas - Koran Mandalika

Dipicu KDRT, Pria di Lombok Timur Tebas Kepala Iparnya hingga Tewas

Sabtu, 9 Maret 2024 - 08:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi olah TKP pembunuhan yang dilakukan di Lombok Timur (Humas Polres Lombok Timur)

Polisi olah TKP pembunuhan yang dilakukan di Lombok Timur (Humas Polres Lombok Timur)

Koran Mandalika, Lombok Timur – Seorang pria inisial SP (26) asal Desa Buntuang, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur menebas kepala iparnya hingga tewas berlumur darah.

Kejadian mengerikan itu dipicu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan korban bernama Jepri alias Jep kepada istrinya.

SP yang merupakan kakak dari istri korban tampaknya tak terima begitu mengetahui adiknya mendapat kekerasan dari sang suami.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Humas Polres Lombok Tengah Iptu Nikolas Osman membenarkan adanya dugaan tindak pidana pembunuhan yang terjadi pada Jumat (8/3) itu.

“Kejadiannya sekitar pukul 19.35 WITA,” kata Nikolas, Sabtu (9/3).

Nikolas mengungkapkan kronologis kejadian. Sekitar pukul 18.30 WITA, saksi dalam hal ini istri korban dan suaminya sempat cekcok karena tidak disediakan makan.

Baca Juga :  Paman Cabuli Keponakan di Bawah Umur, Hukuman Apa yang Pantas?

Setelah itu, suami melempar istrinya dengan kayu dan mengancam akan membunuh menggunakan parang.

“Sang istri kemudian lari ke rumah mertuanya, kemudian disusul suaminya dan sempat dipukul pada bagian pipi sebanyak dua kali. Namun, dapat dilerai oleh saksi bernama Abel dan Diki,” ujar Nikolas.

Kemudian, si suami meminta istrinya pulang dengan alasan mau makan.

Namun, saat itu istri korban sempat menghubungi pelaku (kakaknya) via pesan dan panggilan WhatsApp untuk meminta tolong karena dipukul suaminya.

Korban dan saksi pulang ke rumahnya yang berjarak dua rumah dari rumahnya.

Baca Juga :  Tinggalkan Rumah Pas Lebaran, Warga Praya Tengah Kaget, Uang dan Emas Amblas

“Sekitar pukul 19.35 WITA, pelaku tiba di rumah korban menggunakan SPM Honda Scoopy Warna Putih biru dibonceng oleh Jueng,” jelas Nikolas.

Tanpa basa-basi, pelaku langsung masuk ke dalam rumah dan menebas kepala korban menggunakan parang sebanyak tiga kali.

Istri korban yang melihat kejadian tersebut sontak berteriak meminta tolong kemudian datang warga sekitar.

Namun, pelaku kabur dari TKP dan menyerahkan diri ke Polsek Sakra Barat.

Akibat dari kejadian tersebut korban meninggal dunia dengan luka tebas senjata tajam pada bagian kepala.

Adapun tindakan yang dilakukan kepolisian ialah mengamankan TKP, olah TKP, mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, dan membawa korban ke RS Bhayangkara Mataram untuk outopsi. (wan)

Berita Terkait

Operasi Jaran Rinjani 2024, Polres Loteng Gulung 19 Pencuri
Tinggalkan Rumah Pas Lebaran, Warga Praya Tengah Kaget, Uang dan Emas Amblas
Kabel SKTM 20KV Dicuri, ITDC Rugi Rp 62 Juta
Puluhan Motor Terindikasi Balap Liar Diamankan sampai Lebaran Ketupat
Polisi Bongkar Bisnis Lendir di Loteng, Tarif Sekali Main Rp 800 Ribu
Tutup Celah Aksi Kriminal, Kapolres Loteng: Mari Perbanyak Ibadah
Terapkan Ilmu Sanjak, TNI Temukan Sapi Warga yang Digondol Maling
Polisi Ungkap Fakta Soal Penyebab Kematian Wanita di Desa Kawo

Berita Terkait

Sabtu, 22 Juni 2024 - 11:08

VRITIMES Memperkuat Jejaring Informasi dengan Kolaborasi Media Bersama WartaSenayan.online, CyberAktual.online, MediaPakar.online, dan AgaraToday.online

Sabtu, 22 Juni 2024 - 09:00

Penandatanganan MoU antara PT Technogis Indonesia dan BRIN: Langkah Strategis Menuju Inovasi Teknologi di Indonesia

Sabtu, 22 Juni 2024 - 06:00

Nikmati Kemegahan Dubai: Acara Tuan Rumah Global yang Khas di Indonesia

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:22

Tiga Risiko yang Berpotensi Hambat Indonesia Emas 2045?

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:18

Produk Tembakau Alternatif Tekan Penyakit Akibat Kebiasaan Merokok

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:00

Buka Peluang Lebih Dini untuk Kerja, BINUS University Hadirkan Kuliah 2,5 Tahun

Jumat, 21 Juni 2024 - 15:57

Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Beralih dari Kebiasaan Merokok

Jumat, 21 Juni 2024 - 14:00

Hisense: Dari Sponsor hingga Dominasi Teknis dalam Sepak Bola

Berita Terbaru

Teknologi

Tiga Risiko yang Berpotensi Hambat Indonesia Emas 2045?

Jumat, 21 Jun 2024 - 16:22