Polisi Bongkar Bisnis Lendir di Loteng, Tarif Sekali Main Rp 800 Ribu - Koran Mandalika

Polisi Bongkar Bisnis Lendir di Loteng, Tarif Sekali Main Rp 800 Ribu

Selasa, 19 Maret 2024 - 16:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Seorang janda inisial HR (31) ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lombok Tengah (Loteng) lantaran diduga terlibat prostitusi atau bisnis lendir.

Tersangka diketahui merupakan muncikari yang menjadi target operasi kepolisian.

Wakapolres Lombok Tengah Kompol Moh Nasrullah mengatakan pelaku ditangkap pada 9 Maret di salah satu hotel kawasan Desa Batujai.

“Tersangkanya satu orang asal Jonggat. Dia janda,” kata Kompol Nasrullah, Selasa (19/3).

Dia mengungkapkan pelaku yang merupakan muncikari ini memang sudah lama menjadi target pihaknya.

Dalam menjalankan bisnisnya itu, lanjut Kompol Nasrullah, pelaku komunikasi dengan pelanggan lewat chat WhatsApp.

“Kalau korban dari muncikari ini, baru satu orang. Kami masih lakukan pengembangan,” ujar Kompol Nasrullah.

Baca Juga :  Kisruh Pajak Bakso, Bappenda Lombok Tengah Ungkap Fakta Baru

Kompol Nasrullah menyebut tarif sekali main yang ditawarkan si muncikari berkisar di angka Rp 800 ribu.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan Pasal 296 KUHP dan atau 506 dengan ancaman satu tahun empat bulan atau denda paling banyak lima belas ribu rupiah. (wan)

Berita Terkait

Operasi Jaran Rinjani 2024, Polres Loteng Gulung 19 Pencuri
Tinggalkan Rumah Pas Lebaran, Warga Praya Tengah Kaget, Uang dan Emas Amblas
Kabel SKTM 20KV Dicuri, ITDC Rugi Rp 62 Juta
Puluhan Motor Terindikasi Balap Liar Diamankan sampai Lebaran Ketupat
Tutup Celah Aksi Kriminal, Kapolres Loteng: Mari Perbanyak Ibadah
Dipicu KDRT, Pria di Lombok Timur Tebas Kepala Iparnya hingga Tewas
Terapkan Ilmu Sanjak, TNI Temukan Sapi Warga yang Digondol Maling
Polisi Ungkap Fakta Soal Penyebab Kematian Wanita di Desa Kawo

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:22

Tiga Risiko yang Berpotensi Hambat Indonesia Emas 2045?

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:18

Produk Tembakau Alternatif Tekan Penyakit Akibat Kebiasaan Merokok

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:13

Memahami Kejahatan Siber di Era Serba Digital

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:00

Buka Peluang Lebih Dini untuk Kerja, BINUS University Hadirkan Kuliah 2,5 Tahun

Jumat, 21 Juni 2024 - 15:57

Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Beralih dari Kebiasaan Merokok

Jumat, 21 Juni 2024 - 13:19

VRITIMES Memperkuat Kerjasama Media dengan NasionalDetik.com, Wartaperubahan.online, Kriminal24.com, dan Bara-News.com

Jumat, 21 Juni 2024 - 13:00

Golden Rama Hadirkan Deal of the Month Sebagai Salah Satu Strategi Penjualan Unggulan

Jumat, 21 Juni 2024 - 12:26

PERTAMA HADIR DI INDONESIA LIBURAN BERSAMA FINN DAN BORA DI BEBEFINN PLAYTIME – MALL OF INDONESIA

Berita Terbaru

Teknologi

Tiga Risiko yang Berpotensi Hambat Indonesia Emas 2045?

Jumat, 21 Jun 2024 - 16:22

Teknologi

Memahami Kejahatan Siber di Era Serba Digital

Jumat, 21 Jun 2024 - 16:13