DLH Lombok Tengah Tunggu Koordinasi Satgas Terkait Pengurusan IPAL Dapur MBG - Koran Mandalika

DLH Lombok Tengah Tunggu Koordinasi Satgas Terkait Pengurusan IPAL Dapur MBG

Senin, 6 April 2026 - 09:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah- Pengurusan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk dapur program MBG di Lombok Tengah hingga kini masih menunggu koordinasi lintas pihak melalui Satuan Tugas (Satgas). Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah, Lalu Sarkin Junaidi.

Sarkin menegaskan bahwa secara kelembagaan, sektor lingkungan hidup memang menjadi leading sector dalam pengelolaan IPAL. Namun, dalam konteks dapur MBG, pengurusan tersebut seharusnya dilakukan secara terintegrasi melalui Satgas, bukan secara parsial oleh masing-masing pihak.

“Kalau secara pribadi mungkin sudah ada yang mengurus IPAL, tapi seharusnya ini menjadi satu kesatuan melalui Satgas,” kata Sarkin, Senin (6/4).

Sarkin mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum melakukan koordinasi langsung dengan Satgas terkait pengelolaan IPAL dapur MBG. DLH Lombok Tengah masih menunggu pemanggilan dari Ketua Satgas, yakni Sekretaris Daerah Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya.

Terkait data dapur MBG yang belum mengurus IPAL, Sarkin mengaku pihaknya belum mengetahuinya. Hal ini karena dokumen lingkungan yang digunakan berupa SPPL (Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan), yang disusun secara mandiri oleh masing-masing pelaku usaha.

“Kita tidak tahu apakah semuanya sudah memiliki dokumen lingkungan atau belum, karena SPPL itu dibuat sendiri,” jelasnya.

Disinggung mengenai sekitar 80 dapur MBG yang sempat dihentikan sementara operasionalnya, Sarkin enggan berspekulasi apakah hal tersebut disebabkan karena tidak memiliki IPAL.

Baca Juga :  Harga Sembako Meroket, Rachmat PDIP Tekankan Pemerintah Segera Intervensi

“Bukan berarti mereka tidak punya IPAL. Dari hasil tim MBG yang turun, ditemukan beberapa kelemahan. Kalau soal tidak punya IPAL, kami tidak bisa memastikan karena kami belum pernah turun langsung,” ujar Sarkin.

Dia berharap Satgas segera melakukan koordinasi dengan DLH agar penanganan persoalan ini dapat dilakukan secara terpadu. Saat ini, pihak DLH Lombok Tengah juga tengah menggelar rapat internal guna menyamakan persepsi dan sikap dalam menyikapi persoalan tersebut, termasuk terkait persyaratan pembangunan IPAL.

Sarkin menambahkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup telah mengeluarkan sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi oleh pengelola MBG. (wan)

Berita Terkait

Pemkab Loteng Adakan Cek TBC Gratis, Kadinkes: Cek Kesehatan Sebelum Sakit
Hari Jadi ke-81, Lombok Tengah Siapkan APBD 2027 untuk Pembangunan Berkelanjutan
Kirab Budaya HUT Ke-81 Lombok Tengah Semarak, Barongsai hingga Peresean Jadi Simbol Persatuan dalam Keberagaman
Menpar Buka Suara! MotoGP Mandalika Jadi Mesin Baru Pariwisata Indonesia
Rekor Baru MotoGP Mandalika! Antusiasme Penonton Melonjak, Ekonomi Lokal Ikut Dibidik
Bezzecchi Juara Race MotoGP di Mandalika, R. Fernandez dan J. Martin Lengkapi Podium
Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Mandalika, Indonesia Bangga!
ITDC Gandeng BSI, Mandalika Perkuat Identitas Wisata Halal

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:02

Kedutaan Besar India di Jakarta Luncurkan AI Avatar DEWI untuk Perluas Akses Informasi bagi Masyarakat Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:02

Purana Mempersembahkan “Regal Bloom” di IN2MOTIONFEST x JMFW 2026: Dialog Elegan Antara Timur dan Barat dalam Modest Fashion

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:02

Konsumen Kripto di Indonesia Capai 23,21 Juta, Bittime: Pilihan Aset Digital Semakin Beragam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:02

Restoran Halal di Bali Nikmati Hidangan Autentik Timur Tengah di Arabian Knight

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:02

Siaran Media – 10 Tahun Astra Property, Perkuat Portofolio Komersial dan Industrial untuk Menjawab Peluang Baru di Pasar Properti Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02

KAI Logistik Catat Volume Pra-Purna Angkutan CPO Sekitar 62 Ribu Ton, Perkuat Integrasi Rantai Pasok Komoditas Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02

Gudang Mau Ditambah Lantai Mezanin, Rangkanya Jangan Asal Pilih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:02

Dukung Akselerasi Keuangan Digital Indonesia, Sanggabiz Rumuskan Peta Jalan Pasca-Lulus Sandbox di Buletin OJK #BeyondInfinity

Berita Terbaru