Dorong Status Bencana Nasional Ditetapkan, DPRD NTB: Banyak Korban Jiwa - Koran Mandalika

Dorong Status Bencana Nasional Ditetapkan, DPRD NTB: Banyak Korban Jiwa

Selasa, 16 Desember 2025 - 15:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB, mendorong agar peristiwa bencana alam yang terjadi di Sumatera ditetapkan sebagai bencana nasional.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda, pada Rapat Paripurna dalam rangka HUT ke-67 NTB.

“Dengan begitu bayaknya korban jiwa, kami menyerukan dan mendorong agar bencana Sumatera ditetapkan sebagai bencana nasional,” kata Isvie, Selasa (16/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh BNPB, kata Isvie, tercatat sebanyak 900 lebih orang dilaporkan meninggal akibat peristiwa tersebut.

Baca Juga :  DPRD PKS Ahmad Rifa'i Minta Pemerintah Segera Tangani Serius Anak Sakit di Lekor

“Sekitar 5 ribu orang terluka dan 262 orang masih dinyatakan hilang sampai hari ini. Sedangkan jumlah pengungsi mencapai 800 ribu orang,” bebernya.

Menurutnya, bencana tersebut terjadi akibat keserakahan segelintir orang yang hanya mementingkan keuntungan pribadi.

“Bencana begitu dahsyat terjadi akibat dari serakahnya segelintir orang hingga mengorbankan alam, flora dan fauna,” ucapnya.

Untuk itu, dirinya mengajak seluruh masyarakat NTB, untuk tetap menjaga hutan dan lingkungan sekitar serta mengimbau agar tetap waspada di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat ini.

Baca Juga :  Rachmat PDIP Disebut Bapak Pluralisme NTB, Pemikirannya Mirip Gus Dur

“Dalam kondisi cuaca yang tidak menentu ini kami mengimbau agar seluruh masyarakat tetap waspada terhadap potensi dan ancaman bencana alam yang mengintai wilayah kita,” ujarnya.

Ia menekankan agar perangkat daerah terkait tetap siaga ketika sewaktu-waktu bencana terjadi.

“BPBD dan perangkat daerah terkait agar tetap siaga jika ada bencana terjadi di Nusa Tenggara Barat,” tegasnya. (dik)

Berita Terkait

Satgas MBG NTB Respons Dua Warga Loteng yang Dilaporkan Usai Viralkan Menu MBG
Bizam Layani 167 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran
Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM per 1 April 2026
41 Jemaah Umrah NTB Diduga Terlantar, Kemenhaj Surati Pihak Penyelenggara
Dinas ESDM NTB Sebut LPG 3 Kg Langka Imbas Meningkatnya Kebutuhan saat Lebaran
Seribu KDKMP di NTB Miliki Legalitas Usaha, Penguatan Aktivitas Usaha jadi Fokus Pembinaan
Rakornas HIMBARSI 2026 Dipastikan Berlangsung di Lombok
Tarif Angkutan Antar Kota Masih Sama untuk Arus Balik Mudik

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:34

Bizam Layani 167 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:19

Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM per 1 April 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:09

41 Jemaah Umrah NTB Diduga Terlantar, Kemenhaj Surati Pihak Penyelenggara

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:04

Dinas ESDM NTB Sebut LPG 3 Kg Langka Imbas Meningkatnya Kebutuhan saat Lebaran

Senin, 30 Maret 2026 - 17:22

Seribu KDKMP di NTB Miliki Legalitas Usaha, Penguatan Aktivitas Usaha jadi Fokus Pembinaan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 05:53

Rakornas HIMBARSI 2026 Dipastikan Berlangsung di Lombok

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:15

Tarif Angkutan Antar Kota Masih Sama untuk Arus Balik Mudik

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:18

Jaga Kelancaran Arus Balik Mudik, Dishub NTB Siapkan Tambahan Armada Kapal

Berita Terbaru

Teknologi

MiiTel Meetings Kini Terintegrasi dengan Webex

Rabu, 1 Apr 2026 - 15:00