‎Gubernur NTB Beberkan Alasan Beralih ke Mobil Listrik - Koran Mandalika

‎Gubernur NTB Beberkan Alasan Beralih ke Mobil Listrik

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menjelaskan alasan penggunaan mobil listrik sebagai operasional pejabat Pemprov NTB.

‎Iqbal mengatakan anggaran pemeliharaan untuk kendaraan lama masih ada. Namun akan terjadi pemborosan besar-besaran.

‎Dikatakannya, hampir tiga ribu unit kendaraan yang ada, lebih dari 60 persen sudah mangkrak.

‎”Tetapi masih ada anggaran pemeliharaannya padahal udah tidak jalan. Jadi, terjadi pemborosan habis-habisan di situ. Nah sekarang kita ganti dengan mobil listrik untuk mengganti mobil yang lama,” kata Iqbal, Sabtu (7/3).

‎Namun, mobil listrik tersebut belum sepenuhnya datang, sehingga di beberapa OPD masih menggunakan mobil lama.

‎Mobil lama itu, akan digunakan untuk operasional sembari menunggu semua mobil listrik datang.

‎”Jadi itu masih jalan dulu (mobil lama) supaya kita bisa beroperasi. Begitu masuk (mobil listrik), yang lama ditarik,” ucap Iqbal.

‎Nantinya, kata Iqbal, mobil-mobil lama tersebut akan dilelang.

‎”Sebagian besar akan dilelang,” ujarnya.

‎Lebih jauh, alasan penggunaan mobil listrik di lingkungan Pemprov NTB ialah untuk mengurangi emisi.

‎Selain itu, lebih hemat pada biaya pemeliharaan.

‎”Karena dia dicas saja. Enggak ada olinya dan sebagainya,” tutur Iqbal.

‎Ia menegaskan, mobil listrik ini merupakan sewaan. Jadi, jelas Iqbal, jika mengalami kerusakan dapat dikembalikan dan diganti dengan yang baru.

‎”Enggak perlu mikir pemeliharaan. Begitu tiga tahun, sudah mulai ketinggalan jaman, ganti lagi yang baru,” tegasnya.

‎Ia menuturkan, penyewaan mobil ini bukan hal yang baru di terapkan. Dia mencontohkan seperti halnya di Jakarta, beberapa kementerian dan perusahaan sudah menggunakan mobil sewa untuk operasional.

‎”Di Jakarta, hampir semua kementerian dan semua perusahaan sudah menggunakan mobil sewa,” tandasnya. (dik)

Baca Juga :  Pemprov NTB Sebut Flyer Penculikan Anak di Lombok Hoax, Masyarakat Diminta Tenang

Berita Terkait

Pertalite Diserbu Usai Pertamax Naik Rp16 Ribu, ESDM NTB: Tak Bisa Dihindari
Banyak Anggota Tak Hadir, DPRD NTB Lakukan Tes Urine Mendadak
222 Kepsek Hasil Mutasi Diduga Cairkan Dana BOS Bermasalah, FP4 NTB Siapkan Laporan Tipikor
Dukung Keberlanjutan Program MBG, Puluhan Ribu Warga Gelar Aksi Damai di Kantor Gubernur NTB
Setelah Delapan Tahun, Bank NTB Syariah Kembali Dipercaya Salurkan KUR untuk Dorong UMKM dan PMI NTB
Menhan Sampaikan Kondisi Tuan Guru Bagu Kian Membaik
Pantau Pendataan di Lombok Tengah, Wakil Kepala BPS Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Mi6: Pemilu Belum Sepenuhnya Inklusif Jika Disabilitas Hanya Jadi Pemilih

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:00

Musim Liburan Sekolah Tiba, Manfaatkan Diskon Tarif Tiket KA 30 Persen dari Daop 2 Bandung

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:00

Drife Menjadi UiPath Platinum Partner untuk Mendorong Adopsi Agentic Automation di Indonesia

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:00

Bank Raya dan Komunitas Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Dorong Akselerasi Transformasi serta Pertumbuhan UMKM melalui GEN TDA Raya

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:00

Sambut Revisi UU PPSK, Bittime Optimistis Industri Kripto Makin Inovatif

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:00

FinFest 2026: Saatnya Generasi Muda Berinovasi, Berwirausaha, dan Menciptakan Peluang Kerja di Era Digital

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:00

Rayakan Demam Piala Dunia, Bittime Hadirkan League of Traders Bagi Investor Indonesia

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:00

BRI Finance Jaga Strategi Pendanaan Tetap Optimal di Tengah Kenaikan BI-Rate

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:00

Kapan Waktu yang Tepat Menaruh Uang di Deposito Online?

Berita Terbaru