Dubes Negara Arab Kumpul di Selong Belanak, Aroma Investasi Kian Kencang - Koran Mandalika

Dubes Negara Arab Kumpul di Selong Belanak, Aroma Investasi Kian Kencang

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dubes negara-negara Arab sedang menikmati makan malam di Lantis Beach Club Selong Belanak (Wawan/Koran Mandalika)

Dubes negara-negara Arab sedang menikmati makan malam di Lantis Beach Club Selong Belanak (Wawan/Koran Mandalika)

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Aroma menguatnya minat negara-negara Arab atau Timur Tengah untuk berinvestasi di wilayah Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Indonesia, tampak kian kencang.

Sebanyak 17 Duta Besar (Dubes) negara-negara Timur Tengah berkumpul di Lantis Beach Club, yang berada di Desa Selong Belanak pada Sabtu (9/3).

Owner Lantis Beach Club Nur Laila Latief mengungkapkan tujuan para Duta Besar ke Selong Belanak Lombok ialah untuk berinvestasi.

“Mereka tertarik dengan Selong Belanak karena belum krodit. Potensi di sini juga besar. Pemandangannya bagus dan dekat dengan bandara,” kata Laila, Sabtu (9/3).

Perempuan asal Kalimantan itu juga mengatakan Duta Besar yang hadir menilai pemandangan di Selong Belanak bak surga.

“Dari pernyataan itu dapat kami simpulkan bahwa mereka sangat-sangat tertarik berinvestasi di Lombok,” ungkap owner berparas cantik itu.

Menurut dia, makin banyaknya pembangunan di wilayah Selong Belanak maka perekonomian kian bagus.

Baca Juga :  REFO Sukses Selenggarakan G-Schools Indonesia Summit (GSIS) 2024 dengan Tema “Tren AI dalam Pembelajaran Berbasis Google”

“Masyarakat lokal kian banyak diberdayakan. Ekonomi pun meningkat. Buktinya, kami di Lantis ini memberdayakan 80 persen warga lokal,” ucap Laila.

Sementara itu, Duta Besar Maroko untuk Indonesia Ouadia Benabdellah mengungkapkan ketertarikan berinvestasi di Lombok.

“Hanya saja, infrastruktur perlu dibenahi. Kalau soal izin tidak masalah. Kami juga sudah paham terkait aturan yang ada di Indonesia,” tutur Ouadia.

Selain tertarik dengan pemandangan pantai dan makanan, mereka juga mengagumi keramahan masyarakat Lombok. (wan)

Berita Terkait

Kemendikbudristek Kepincut Olahan Empon-empon UMKM Loteng
REFO Sukses Selenggarakan G-Schools Indonesia Summit (GSIS) 2024 dengan Tema “Tren AI dalam Pembelajaran Berbasis Google”
Habiskan Dana Rp 12 Miliar, Pabrik Tepung Tapioka Diresmikan
DJI Rilis DJI Dock 2, Hadir dengan 2 Varian yang Lebih Canggih!
Jangan Khawatir, Bandara Lombok Siap Hadapi Peningkatan Penumpang
Bahan Baku Tepung Tapioka Tak Ada di Lombok, Bakal Beli di Lampung
Jelang Mudik Lebaran, Lion Air Layani Rute Lombok-Makassar
Tingkatkan Cuan UMKM, Pemkab Loteng dan Indosat Gelar Pasar Ramadan

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 19:11

Maraknya Tren Konsumsi Bertanggung Jawab: Mengungkap Aksi Belanja Etis untuk Produk Berkelanjutan

Selasa, 18 Juni 2024 - 14:00

Kripto Ambruk, Rupiah Melemah: Bagaimana Prospek USDT to IDR?

Selasa, 18 Juni 2024 - 11:14

10 Manfaat Penggunaan AC di Rumah

Selasa, 18 Juni 2024 - 08:50

A Story for Your Readers – Arches Raises $3 Million to Empower MBB, Big 4, and Large-Cap PE Firms in Asia

Selasa, 18 Juni 2024 - 07:38

Pembelian Token PEPE di Blockchain Ethereum di P2P Beli Finance X CryptoWatch

Selasa, 18 Juni 2024 - 06:00

A Taste of Dubai: Edisi Bahasa Indonesia, Hitung Mundur ke Acara Miliki Bagian Dubai.

Senin, 17 Juni 2024 - 09:52

Spesial Garansi 5 Tahun Ledger Nano X Cryptowatch Indonesia, Gratis Tukar Langsung

Senin, 17 Juni 2024 - 06:00

Temukan Dubai di Indonesia: Acara Perpaduan Budaya

Berita Terbaru

Teknologi

10 Manfaat Penggunaan AC di Rumah

Selasa, 18 Jun 2024 - 11:14