Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang - Koran Mandalika

Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), secara proaktif tengah mengkaji rencana peningkatan kapasitas angkut peti kemas melalui KA Ronggowarsito. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat konektivitas distribusi barang, khususnya dalam mendukung kebutuhan logistik yang terus berkembang pesat di kawasan industri wilayah Semarang dan sekitarnya.

Direktur Pengembangan Usaha, Aniek Dwi Deviyanti, menyampaikan bahwa rencana peningkatan kapasitas ini didorong oleh meningkatnya permintaan dari para pelaku industri yang membutuhkan kepastian distribusi barang secara masif dan terjadwal. “Dengan mengoptimalkan layanan KA Ronggowarsito, KAI Logistik hadir untuk menjawab tantangan logistik di Jawa Tengah, sekaligus memberikan nilai tambah bagi perusahaan manufaktur yang membutuhkan moda transportasi lebih efisien dan andal dibandingkan moda transportasi lainnya.”

Melalui penjajakan ini, diharapkan KA Ronggowarsito dapat menjadi solusi karena menawarkan keunggulan strategis berupa titik transit langsung di Semarang, sebuah nilai layanan yang menjadi diferensiasi utama di pasar logistik saat ini. Melayani rute Jakarta – Semarang PP, layanan ini juga dirancang untuk memperkuat titik logistik di Klari, Karawang. Integrasi ini bertujuan untuk mendukung efisiensi distribusi bagi kawasan industri di Karawang serta memfasilitasi reposisi angkutan shipping line secara lebih efektif.

“Dalam rencana pengembangan yang tengah dijajaki, KA Ronggowarsito diproyeksikan mulai beroperasi dengan frekuensi perjalanan setiap dua hari sekali menggunakan rangkaian 25 Gerbong Datar (GD). Kapasitas ini setara dengan 50 TEUs atau 900 ton dalam sekali perjalanan. Jika diakumulasikan, layanan ini mampu melayani hingga 13.500 ton barang per bulan, yang diharapkan mulai dapat dioperasikan pada Mei 2026,” lanjut Aniek.

Fokus utama dari penguatan layanan ini adalah sektor pabrikan dan Fast-Moving Consumer Goods (FMCG). Karakteristik barang dari kedua sektor ini memerlukan ketepatan waktu serta penanganan yang aman dan stabil. Dengan menghubungkan pusat produksi di Jakarta dan Karawang langsung ke jantung industri Semarang, KAI Logistik berupaya memastikan rantai pasokan pelanggan tetap terjaga dengan performa distribusi yang optimal.

Upaya ini merupakan bagian dari peta jalan strategis KAI Logistik dalam memperkuat peran moda kereta api pada segmen middle mile rantai pasok nasional. Perusahaan menilai bahwa penguatan layanan di koridor utara Jawa sangat krusial untuk mendukung daya saing industri nasional melalui integrasi infrastruktur kereta api dengan pusat-pusat ekonomi strategis.

Baca Juga :  Takut Kehabisan Baterai? Smart Door Lock Ini Punya Fitur Low Battery Reminder!

Aniek menjelaskan bahwa penyesuaian kapasitas ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam menciptakan sistem distribusi yang lebih tangguh serta menekankan bahwa peningkatan layanan ini bukan hanya sekadar menambah volume, melainkan tentang membangun ekosistem logistik yang berkelanjutan.

“Selain meningkatkan efisiensi distribusi, pemanfaatan moda kereta api juga menjadi solusi transportasi yang lebih aman, andal, dan berkelanjutan. Melalui konsep green logistics, angkutan berbasis rel berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon serta beban lalu lintas di jalur darat. Hal ini sejalan dengan komitmen KAI Logistik dalam mendukung sistem logistik nasional yang lebih ramah lingkungan, sekaligus memperkuat konektivitas di kawasan industri strategis seperti Semarang,” tutup Aniek.   

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International
Jajaki Peluang Bisnis Baru Pengiriman Hewan Ternak, KAI Logistik Teken MoU dengan Bogantara
MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan
Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan
Long-Term Villa Rental Bali: How to Plan a Seamless “Year Setup” for Mail, Banking, Drivers, and Recurring Services
Krakatau Steel: Kebijakan Korea Tegaskan Pentingnya Perlindungan Industri Baja
BRI Life Perkuat Kualitas Portofolio di Kuartal I 2026: Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp1,17 Triliun
Perluas Jangkauan Layanan, BRI Mangga Dua Jalin Kolaborasi Strategis dengan DoubleTree by Hilton

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:00

Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00

Jajaki Peluang Bisnis Baru Pengiriman Hewan Ternak, KAI Logistik Teken MoU dengan Bogantara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00

Dukung Konektivitas Distribusi, KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:00

MyRepublic Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Stevie Awards Asia-Pacific 2026, Perkuat Komitmen Inovasi dan Kualitas Layanan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:00

Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:00

Krakatau Steel: Kebijakan Korea Tegaskan Pentingnya Perlindungan Industri Baja

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:00

BRI Life Perkuat Kualitas Portofolio di Kuartal I 2026: Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp1,17 Triliun

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:00

Perluas Jangkauan Layanan, BRI Mangga Dua Jalin Kolaborasi Strategis dengan DoubleTree by Hilton

Berita Terbaru