Emas Jatuh Empat Hari Beruntun, XAU/USD Tersungkur ke $3.312 - Koran Mandalika

Emas Jatuh Empat Hari Beruntun, XAU/USD Tersungkur ke $3.312

Selasa, 29 Juli 2025 - 09:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas (XAU/USD) kembali tertekan untuk keempat kalinya berturut-turut, melemah lebih dari 0,60% pada pembukaan perdagangan hari ini (29/7) setelah Uni Eropa dan Amerika Serikat menyepakati pemangkasan tarif impor UE dari 30% menjadi 15%. Kesepakatan ini menambah kekuatan Dolar AS, sehingga menurunkan minat terhadap XAU/USD.  

Menurut Andy Nugraha analis dari Dupoin Futures Indonesia, harga emas berada di level $3.312 per troy ounce, turun dari titik tertinggi intraday di $3.345.

Andy juga menjelaskan bahwa rangkaian pola candlestick dipadu dengan sinyal dari Moving Average mengonfirmasi bahwa tekanan jual masih memimpin pasar. “Tren bearish pada XAU/USD terlihat semakin terjal,” ujarnya. Ia menambahkan, jika sentimen pelemahan terus berlanjut, harga berisiko menyentuh level psikologis $3.300. Sebaliknya, jika support ini mampu menahan arus jual, potensi rebound akan mengarah ke area $3.344.

Sentimen pasar sempat mereda pada Selasa lalu ketika kabar kesepakatan dagang AS–UE meredam kekhawatiran eskalasi perang tarif. Indeks Dolar AS (DXY) menguat hampir 1% ke posisi 98,64, meningkatkan daya tarik dolar dan membayangi prospek emas sebagai aset lindung nilai. Hal ini tercermin pada XAU/USD yang sempat bertengger di kisaran $3.320-an sebelum akhirnya melanjutkan penurunan.

Di pasar obligasi, imbal hasil tenor 10 tahun AS naik 2,5 basis poin menjadi 4,41%, sementara imbal hasil riil meningkat mendekati tiga basis poin ke 1,974%. Kenaikan imbal hasil ini meningkatkan biaya peluang memegang logam mulia, sehingga menambah tekanan jual. Meskipun AS telah meraih kemajuan dalam negosiasi dengan sejumlah mitra dagang, kurangnya terobosan dengan Kanada dan Meksiko turut menahan laju pemulihan harga emas.

Baca Juga :  BRI KCP Rawasari Tetap Berikan Layanan Terbaik kepada Nasabah Saat Libur Melalui Weekend Banking

Para pelaku pasar kini menantikan keputusan suku bunga The Fed pada 30 Juli mendatang. Berdasarkan CME FedWatch, peluang The Fed mempertahankan tingkat suku bunga berada di level 96%, sedangkan kemungkinan pemotongan hanya 4%. Keputusan ini, bersama konferensi pers Ketua The Fed Jerome Powell, diyakini akan menjadi katalis utama pergerakan XAU/USD selanjutnya.

Selain itu, rangkaian data makro AS pekan depan—mulai dari laporan GDP, data ketenagakerjaan, survei PMI Manufaktur ISM, hingga Indeks Harga PCE Inti—akan menjadi sorotan untuk menilai kekuatan ekonomi dan arah kebijakan moneter. Andy Nugraha merekomendasikan agar trader menjaga posisi dengan ketat dan memantau rentang $3.300–$3.344 sebagai acuan utama. “Pergerakan harga di luar level tersebut akan menentukan tren jangka pendek XAU/USD,” tutupnya.

Berita Terkait

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Naik 5,8%
BP Tapera dan BTN Perluas Akses Rumah Subsidi bagi Pekerja PT Nikomas Gemilang
Swiss-Belhotel Rainforest Kuta Hadirkan Akomodasi dan Fasilitas Meeting Nyaman di Jantung Wisata Pulau Dewata
Jawaban CS Terpotong-potong? Rapikan agar Biaya WhatsApp Lebih Efisien
Dari Konter HP Menjadi Pengusaha 7 Outlet BRILink, Ohim Abdurrohim Kembangkan Bisnis dan Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga
Ada Cerita Cinta hingga Drama Skripsi di Dinding Sekolah dan Kampus, Cokelat Take-It Bisa Diambil di Tengah Cerita
Usai Raih World Artist of the Year, JessC Perluas Langkah Musik di Indonesia
Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Sebelum 11.11 dan Harbolnas

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:28

Pemkab Loteng Kerahkan Ribuan Tim Pendamping Keluarga untuk Cegah Stunting

Senin, 2 November 2026 - 15:12

Panitia Pastikan Keabsahan Ijazah Kepala Desa Bunut Baok Terpilih, Terverifikasi di PKBM Dianda

Senin, 2 November 2026 - 07:26

DP3AP2KB Dorong Desa Perkuat Aturan Pernikahan Anak

Minggu, 1 November 2026 - 17:13

DP3AP2KB Loteng Petakan Perempuan Rentan, Siapkan Program 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:54

MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:28

Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:14

Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:35

Cegah Pernikahan Anak, Dinas KB Loteng Bidik Kasus yang Tak Terlaporkan

Berita Terbaru