Eratani dan Tokio Marine Indonesia Bersinergi melalui Program Asuransi Usaha Tani Padi dan Jaminan Kecelakaan Kerja untuk Perlindungan Petani - Koran Mandalika

Eratani dan Tokio Marine Indonesia Bersinergi melalui Program Asuransi Usaha Tani Padi dan Jaminan Kecelakaan Kerja untuk Perlindungan Petani

Rabu, 7 Mei 2025 - 13:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Eratani Teknologi Nusantara, perusahaan agritech yang menyediakan solusi pertanian komprehensif dari hulu hingga hilir, memperkuat komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui kerja sama strategis dengan PT Asuransi Tokio Marine Indonesia (TMI). Kolaborasi ini bertujuan untuk menghadirkan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) guna memberikan perlindungan finansial bagi para petani dari risiko gagal panen sekaligus menyediakan jaminan kecelakaan kerja bagi petani Eratani. Penyerahan fasilitas asuransi dilakukan secara simbolis oleh Andrew Soeherman, Founder and CEO Eratani, bersama Sancoyo Setiabudi, President Director TMI, pada Selasa, 6 Mei 2025, sebagai wujud komitmen kedua belah pihak dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian Indonesia.

Perubahan iklim yang ditandai dengan meningkatnya suhu global menjadi tantangan nyata bagi sektor pertanian, terutama di negara agraris seperti Indonesia. Berdasarkan data dari 117 stasiun pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu rata-rata nasional pada tahun 2024 tercatat sebesar 27,5°C, merupakan angka tertinggi sejak pencatatan dimulai pada tahun 1981. Kenaikan suhu ini berdampak serius terhadap produktivitas pertanian, karena meningkatkan risiko gagal panen akibat kekeringan, ledakan hama, serta meluasnya penyakit tanaman. Tanpa upaya adaptasi, kondisi ini dapat memperburuk krisis pangan nasional dan mengganggu ketahanan pangan jangka panjang.

Baca Juga :  Cara Dapat Bonus Trading Forex dari Program Deposit Reward Dupoin

Lebih lanjut, data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 menunjukkan bahwa 87,31% dari tenaga kerja di sektor pertanian Indonesia tergolong sebagai pekerja informal. Realitas di lapangan memperlihatkan bahwa proses budidaya padi memiliki berbagai tantangan bagi para petani, seperti kerja keras yang menguras fisik, ancaman cuaca ekstrem, dan risiko tak terduga lainnya. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seremoni penandatanganan kesepakatan kerja sama antara Eratani dan TMI

Merespons kedua tantangan tersebut, Eratani menggandeng TMI untuk menghadirkan solusi perlindungan menyeluruh yang mencakup asuransi usaha tani padi serta jaminan kecelakaan kerja. Kolaborasi ini menjadi bentuk kerja sama yang lebih unggul karena tidak hanya melindungi hasil panen, tetapi juga terhadap keselamatan dan kesejahteraan petani. Lebih lanjut, kerja sama ini turut memberikan nilai tambah bagi lembaga pembiayaan yang menjadi mitra Eratani, termasuk perbankan dan platform peer-to-peer lending, dengan menyediakan additional comfort dalam memitigasi risiko dan menjaga kelancaran pembayaran dari petani.

“Kami memahami bahwa petani menghadapi ketidakpastian setiap musim, dengan risiko gagal panen yang selalu hadir setiap saat. Melalui program AUTP ini, kami ingin memberikan rasa aman agar mereka dapat berbudidaya secara optimal tanpa khawatir terhadap kerugian akibat perubahan iklim. Selain itu, aktivitas pertanian yang penuh risiko juga perlu perlindungan lebih agar petani dan keluarga mereka merasa lebih tenang,” ujar Andrew Soeherman.

Baca Juga :  BINUS University Inisiasi Proyek Motion Graphics untuk Mahasiswa dengan Autistic Spectrum Disorder

Sementara itu, Sancoyo Setiabudi, President Director TMI, menambahkan, “Kami bangga dapat menjadi bagian dari inisiatif strategis ini bersama Eratani. Dengan pengalaman dan keahlian TMI di bidang asuransi, kami berharap dapat memperluas akses perlindungan bagi petani Indonesia, sehingga mereka lebih siap dalam menghadapi berbagai risiko di lapangan.”

Melalui program asuransi ini, petani binaan Eratani akan mendapatkan perlindungan terhadap kerusakan tanaman akibat bencana alam seperti kekeringan, serangan hama, dan risiko lain yang tercantum dalam polis. Selain itu, mereka juga memperoleh jaminan kecelakaan kerja yang mencakup risiko kecelakaan, kecacatan permanen, hingga kematian saat menjalankan aktivitas pertanian. Program ini akan dilaksanakan secara bertahap di berbagai wilayah operasional Eratani dan diharapkan skema ini tidak hanya memberikan manfaat dalam proses budidaya lahan, tetapi juga turut memastikan keselamatan serta meningkatkan kesejahteraan para petani.

Berita Terkait

KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara
Dari Jalanan Kota ke Ruang Edukasi Keuangan, BRI Finance Berbagi Kepedulian dengan Lady Ojol
Tak Perlu Pusing Siapkan THR, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Lewat BRI Flash
Analisis Bor Ledak dan Stabilitas Lereng Tambang Berbasis AI Strayos
Survei Stockpile dan Pemantauan Lereng Tambang Otomatis dengan DJI Dock 3
Hari Ke-8 Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Catat Pelayanan Tertinggi Pada Arus Mudik
KAI Tetapkan Tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1–H2 Lebaran 2026
KAI Daop 2 Bandung Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi Hari Ini, 18 Maret 2026

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:37

Pemerintah Kota Mataram Harapkan Jumlah Ogoh-ogoh Tahun Depan Sesuai Banjar

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:17

Pemkab Loteng Seleksi Calon Paskibraka, 3 Pencapaian Sempurna pada Tes Wawasan Kebangsaan

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:59

Jaga Stabilitas Harga, Babinsa Kodim 1620/Loteng Kawal Penyerapan Gabah Bulog

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:45

BIZAM Buka Posko Angkutan Udara, Pergerakan Pesawat Diproyeksikan Meningkat

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:25

‎Perkuat Solidaritas saat Ramadan, PKK Loteng Salurkan Sembako

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:31

PDAM Loteng Berlakukan Penghapusan Denda

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:03

Kades Ubung: Perdes jadi Acuan Pelaksanaan PTSL

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:19

BIZAM Salurkan Paket Pendidikan Melalui InJourney Airports Cerdaskan Bangsa

Berita Terbaru