GPK NTB Desak Polres Bima Tangkap Pelaku Tabrak Lari di Desa Sanolo Bolo - Koran Mandalika

GPK NTB Desak Polres Bima Tangkap Pelaku Tabrak Lari di Desa Sanolo Bolo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Bima – Gerakan Peduli Kebijakan GPK NTB mendesak Kapolres Bima segera menangkap pelaku tabrak lari yang terjadi di Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.

Desakan itu disampaikan menyusul belum adanya kejelasan dan penetapan tersangka hingga saat ini, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Kami dari GPK NTB menuntut Polres Bima bekerja profesional dan cepat. Jangan sampai hukum hanya tajam ke rakyat kecil. Kasus tabrak lari ini korban jelas, TKP jelas, masa pelakunya dibiarkan berkeliaran?,” tegas Koordinator Wilayah GPK NTB Tan Sabiel, Rabu 13/8.

Menurutnya, pelaku tabrak lari tidak hanya melanggar UU LLAJ, tetapi juga menghilangkan unsur kemanusiaan karena meninggalkan korban tanpa pertolongan.

Tan Sabiel menegaskan, GPK NTB menyatakan akan mengawal kasus ini. Jika dalam waktu 7×24 jam tidak ada perkembangan, pihaknya akan menggelar aksi massa di Kapolda NTB.

“Kami hadir untuk mengawal keadilan. Jangan uji kesabaran masyarakat Bolo,” tutupnya.

Sampai berita ini diterbitkan, konfirmasi ke Satlantas Polres Bima masih ditunggu.

Baca Juga :  Penurunan Stunting Menjadi Kado Hari Jadi Lombok Tengah

Berikut 5 Tuntutan GPK NTB kepada Kapolres Bima:

1. Bentuk Tim Khusus Gabungan Satlantas dan Reskrim untuk memburu pelaku 1×24 jam
2. Lakukan olah TKP ulang, mintai keterangan saksi, dan sita rekaman CCTV di jalur Desa Sanolo – Bolo – Woha
3. Publikasikan ciri kendaraan yang diduga terlibat agar masyarakat bisa membantu
4. Berikan update perkembangan kasus kepada keluarga korban dan GPK NTB setiap 3 hari sekali
5. Tindak tegas siapapun oknum yang coba menghalangi proses hukum. (*)

Berita Terkait

Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli
Pertamina Mandalika International Circuit Naik Level! Homologasi Grade A FIM Resmi Dikantongi
Jelang Pilkades, DPMD Loteng Akui Konflik Horizontal Rentan Terjadi
RSUD Praya Naik Kelas, FP4 NTB Sorot ‘Wajah Lama’ di Struktur Baru
Tiket MotoGP Mandalika Diburu, 4 Kategori Sudah di Atas 95 Persen
Kades Kabul Dilaporkan ke Aparat, Warga Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa
Kades Kateng Mangkir dari Panggilan Polisi, Kasus Pemalsuan Surat Masuk Penyidikan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45

MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:18

Pertamina Mandalika International Circuit Naik Level! Homologasi Grade A FIM Resmi Dikantongi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:46

Jelang Pilkades, DPMD Loteng Akui Konflik Horizontal Rentan Terjadi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:28

RSUD Praya Naik Kelas, FP4 NTB Sorot ‘Wajah Lama’ di Struktur Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:08

Tiket MotoGP Mandalika Diburu, 4 Kategori Sudah di Atas 95 Persen

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:41

Kades Kabul Dilaporkan ke Aparat, Warga Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:12

Kades Kateng Mangkir dari Panggilan Polisi, Kasus Pemalsuan Surat Masuk Penyidikan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:35

Jam Pengolahan hingga Bahan Baku Disorot, Ada Apa dengan SPPG MBG di Loteng?

Berita Terbaru