Haji Supli PKS Kritik Absensi Online Guru: Banyak Terbengkalai - Koran Mandalika

Haji Supli PKS Kritik Absensi Online Guru: Banyak Terbengkalai

Senin, 27 November 2023 - 18:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Lombok Haji Ahmad Supli mengkritisi absensi online guru yang diterapkan di wilayah tersebut (Dokumen pribadi untuk Koran Mandalika)

Anggota DPRD Lombok Haji Ahmad Supli mengkritisi absensi online guru yang diterapkan di wilayah tersebut (Dokumen pribadi untuk Koran Mandalika)

Koran Mandalika – Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Haji Ahmad Supli mengkritisi soal absensi online guru.

Haji Supli menilai absensi tersebut tidak ada manfaatnya bagi sistem pendidikan.

Selain itu, tidak ada relevansinya dengan peningkatan kualitas pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Contoh, ada guru yang rumahnya jauh dengan sekolah. Pada Jumat harus absen pukul 11.00 WITA. Guru itu juga menjadi penghulu. Akhirnya, dia tidak bisa jumatan di rumahnya. Itu kondisinya,” kata Haji Supli, Senin (27/11).

Baca Juga :  Ikuti Jejak Abah Uhel, Ferdi Jadi DPRD: Siap Suport Pemuda

Akibat lainnya, kata Ketua Dewan Etik DPD PKS itu, ada guru yang terbengkalai rumah tangganya karena sebagian besar waktunya habis d sekolah.

“Anaknya juga terbengkalai. Absensi online ini harus ditinjau kembali,” ujar DPRD dua periode itu.

Baca Juga :  Permintaan Layanan Kesehatan Mencuat pada Reses Rifai DPRD

“Bila perlu ditiadakan karena tidak ada kaitan dengan kualitas pendidikan,” ungkap DPRD Dapil Praya-Praya Tengah itu.

Pria asal Kelurahan Leneng, Praya, itu juga menyinggung soal guru yang terpaksa harus membeli dua handphone.

“Kita sebenarnya mau absensi tertib saja atau kualitas pendidikan,” tegas dewan yang identik dengan ikat sorban di kepala itu.

Berita Terkait

PDAM Terbuka Hadapi Kritik, 53 Ribu Pelanggan Dilayani
Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Perubahan APBD 2026 Lombok Tengah Naik, Jalan Jadi Prioritas
Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp
Tiga Penambang Tewas di Lantung, PDIP Sumbawa Soroti Pengawasan PETI
Diangkat Kembali, Ini Deretan Prestasi Direksi PDAM Lombok Tengah Selama 2021–2026
Mandalika Naik Level: Nonton MotoGP Sambil Camping, Glamping, sampai Naik Campervan
Lalu Basarudin Janji Bawa Desa Kateng Jadi Lebih Maju

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 00:02

Sanct, Sosial Media yang Pertemanannya Dimulai dari Bertemu Langsung, Rilis Film Pendek tentang Perantau yang Belum Bisa Pulang

Senin, 14 September 2026 - 23:02

68% Pencarian Kini Berakhir Tanpa Klik, Merek yang Tak Disebut AI Otomatis Tersingkir

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Tindak Tegas Pelanggaran Etika di Maros, Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM Tetap Aman

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Spicelab.ai Resmi Hadir: Platform Marketing AI yang Bisa Diatur Sendiri oleh Pemilik Bisnis

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Peringatan Bos AI Guncang Pasar, Investor Mulai Waspadai Saham Teknologi

Senin, 14 September 2026 - 17:02

Hampir 23 Juta Investor Kripto, Indonesia Siap Jadi Pemain Global?

Senin, 14 September 2026 - 16:02

ENSIA 2026 Perkuat Ekonomi Kerthi Bali melalui Inovasi Lingkungan dan Sosial

Senin, 14 September 2026 - 16:02

Cara Memilih Jenis Tanda Tangan Elektronik untuk Kontrak Bernilai Besar

Berita Terbaru