Heboh! Pria 40 Tahun Ditemukan Tewas Dalam Posisi Tergantung di Kuripan - Koran Mandalika

Heboh! Pria 40 Tahun Ditemukan Tewas Dalam Posisi Tergantung di Kuripan

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Barat – Baru – baru ini, seorang pria berinisial R (40) ditemukan meninggal dalam posisi tergantung di rumah orang tuanya di Desa Kuripan Induk, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat, Kamis (16/10/2025).

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Kuripan, Iptu Wayan Eka Ariyana.

Dia mengatakan tim Polsek Kuripan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapat laporan warga sekitar pukul 07.45 Wita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi, almarhum pertama kali ditemukan oleh keluarga, sekitar jam tujuh, dalam keadaan tergantung di rumah orang tua korban,” kata Ariyana kepada awak media, Kamis (16/10).

Baca Juga :  Begini Upaya Pemkab Lombok Tengah Tekan Harga Bapok

Setelah tiba di lokasi, polisi melakukan sterilisasi area dan menghubungi tim identifikasi untuk melakukan olah TKP. Sekitar pukul 09.00 Wita, petugas dari Puskesmas Kuripan datang untuk membantu proses evakuasi.

“Korban ditemukan tergantung dengan tali yang terikat di kayu langit-langit rumah. Setelah dikonfirmasi ke keluarga, mereka meminta dilakukan otopsi, sehingga jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara,” ujar Ariyana.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum pasti terkait kejadian tersebut.

Baca Juga :  Amrullah: Pemkab Lombok Timur Lalai, Pembahasan KUA-PPAS APBD 2026 Molor

“Saya menghimbau masyarakat untuk menahan diri, jangan sampai melakukan hal-hal yang menimbulkan masalah baru. Mari sama-sama menjaga kondusifitas wilayah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kuripan Induk, Hasbi, mengatakan bahwa sebelum ditemukan meninggal, korban bahkan sempat menghadiri kegiatan dzikiran di salah satu rumah warga.

“Almarhum sempat ikut dzikiran di salah satu rumah warga tadi habis subuh, sebelum akhirnya ditemukan gantung diri di rumahnya dengan tali,” ujarnya.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Mataram untuk menjalani otopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian almarhum. (*)

Berita Terkait

Kasus DBD Loteng Belum Naik, Dinkes Tekankan Pencegahan
Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan
Kades Kateng Penuhi Panggilan Polisi, Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Berlanjut
Job Fair Masmirah Lombok Tengah 2026 Hadirkan 57 Perusahaan dan 1.282 Lowongan Kerja
Pemkab Loteng Adakan Cek TBC Gratis, Kadinkes: Cek Kesehatan Sebelum Sakit
Hari Jadi ke-81, Lombok Tengah Siapkan APBD 2027 untuk Pembangunan Berkelanjutan
Kirab Budaya HUT Ke-81 Lombok Tengah Semarak, Barongsai hingga Peresean Jadi Simbol Persatuan dalam Keberagaman
Menpar Buka Suara! MotoGP Mandalika Jadi Mesin Baru Pariwisata Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:02

Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:02

FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Spesifikasi Besi di Gambar Kosong di Pasaran, Apa yang Harus Dilakukan?

Berita Terbaru

NTB Terkini

Ironi di Jalur Rinjani, Fasilitas untuk Pendaki Malah Raib

Sabtu, 17 Okt 2026 - 19:01