Hingga Februari 2026, Pembiayaan Mobil Bekas BRI Finance Tumbuh 169,34% y.o.y - Koran Mandalika

Hingga Februari 2026, Pembiayaan Mobil Bekas BRI Finance Tumbuh 169,34% y.o.y

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 6 Maret 2026 – Di tengah dinamika pasar otomotif nasional, segmen kendaraan bekas masih menunjukkan peluang pertumbuhan yang menarik. Ketika sebagian masyarakat semakin selektif dalam mengatur pengeluaran, kendaraan bekas kerap menjadi pilihan yang lebih rasional untuk tetap memenuhi kebutuhan mobilitas.

Sejalan dengan tren tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menilai pembiayaan kendaraan bekas masih memiliki prospek yang positif serta dapat berperan sebagai pelengkap bagi pembiayaan kendaraan baru dalam menjaga aktivitas pembiayaan otomotif secara keseluruhan.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, mengatakan bahwa kendaraan bekas sering menjadi alternatif bagi masyarakat karena harganya yang relatif lebih terjangkau dibandingkan kendaraan baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa kebutuhan mobilitas masyarakat yang relatif stabil turut menjaga permintaan kendaraan, baik baru maupun bekas. Dengan pasar kendaraan bekas yang cukup luas, segmen ini dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan dan dapat berkontribusi terhadap kinerja pembiayaan perusahaan.

Baca Juga :  Telkom Indonesia Dorong UMKM Labuan Bajo Terapkan Bisnis Berkelanjutan Lewat Pelatihan Komunitas, dan Kemasan Ramah Lingkungan

Dalam menjalankan bisnisnya, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan. Perusahaan menerapkan proses seleksi yang ketat guna menjaga kualitas portofolio sekaligus memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

Wahyudi menyampaikan, “Dinamika di pasar kendaraan baru juga dapat memengaruhi preferensi konsumen. Pada kondisi tertentu, sebagian masyarakat memilih kendaraan bekas sebagai alternatif yang lebih ekonomis.”

Meski memiliki karakteristik pasar yang berbeda, permintaan kendaraan baru dan bekas pada dasarnya saling melengkapi. Pergerakan di kedua segmen tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari daya beli masyarakat, kebutuhan mobilitas, hingga kondisi ekonomi secara umum.

Baca Juga :  Apresiasi Kolaborasi INOTEK, Sampoerna dan BRIN, Sandiaga Uno Minta UMKM Manfaatkan Peluang Ekonomi Digital

“BRI Finance terus memantau perkembangan pasar otomotif serta menerapkan pendekatan yang selektif dalam menyalurkan pembiayaan pada kedua segmen tersebut,” jelas Wahyudi.

Dari sisi kinerja, hingga Februari 2026 BRI Finance mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan mobil bekas sebesar 169,34% secara tahunan (year-on-year). Kontribusi segmen ini terhadap total portofolio pembiayaan perusahaan tercatat sebesar 9,79%.

Untuk mendorong pertumbuhan segmen kendaraan bekas, BRI Finance terus memperkuat kerja sama dengan berbagai dealer dan mitra penjual kendaraan. Perusahaan juga mengoptimalkan aktivitas pemasaran melalui berbagai kanal distribusi yang dimiliki.

Selain itu, BRI Finance terus meningkatkan efisiensi proses pembiayaan guna memberikan kemudahan bagi calon konsumen dalam mengakses layanan pembiayaan, khususnya menjelang periode meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat seperti momentum Lebaran.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara
Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko
KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA
SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:57

Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi

Kamis, 9 April 2026 - 20:55

Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 18:58

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Rabu, 8 April 2026 - 18:53

Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha

Rabu, 8 April 2026 - 08:34

NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik

Selasa, 7 April 2026 - 22:01

Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik

Senin, 6 April 2026 - 07:37

Ubah Stigma Permainan Domino, ORADO NTB Gelar Pelatihan Wasit dan Pelantikan Pengurus

Kamis, 2 April 2026 - 18:12

Kasus Gratifikasi NTB Memanas! Tiga Terdakwa Siap Lapor ke Pejabat Tinggi di Jakarta

Berita Terbaru