Investasi Bodong Sering Muncul, Daud Demokrat: FEC Bisa Jadi Pelajaran - Koran Mandalika

Investasi Bodong Sering Muncul, Daud Demokrat: FEC Bisa Jadi Pelajaran

Sabtu, 9 September 2023 - 13:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika – Politikus Partai Demokrat Lalu Daud Nurjadi mengajak masyarakat tidak tergiur terhadap segala jenis investasi bodong.

Daud berkaca pada kasus bisnis Future E-Commerce (FEC) shopping Indonesia yang telah banyak memakan korban di Lombok.

Menurut dia, sebelumnya juga sudah sering muncul aplikasi investasi bodong serupa. Meski sudah diblokir, tetapi beberapa waktu kemudian muncul lagi dengan tampilan berbeda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mengajak masyarakat untuk tidak tergiur investasi bodong. Kasus FEC ini bisa jadi pelajaran,” kata Daud, Sabtu (9/9).

Baca Juga :  Jelang MotoGP 2025, Pemprov NTB Gelar Tradisi "Betabeq" di Sirkuit Mandalika

Wakil Sekertaris Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) NTB itu menjelaskan pencabutan izin usaha FEC karena diduga melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin usaha yang dimiliki.

“Selain itu, FEC juga melakukan penghimpunan dana masyarakat tanpa izin,” kata bakal calon DPR RI dapil NTB 2 Pulau Lombok itu.

Pihaknya mendapat informasi bahwa banyak masyarakat yang menjadi korban. Bahkan, ada yang rugi hingga ratusan juta.

Baca Juga :  Kisruh Bisnis FEC di Lombok, Dijanjikan Untung Malah Banyak Buntung

“Ke depan, hal semacam ini tidak boleh terjadi lagi. Masyarakat harus betul-betul menjadikan ini sebagai pelajaran,” tegas pria humble itu.

Pihaknya mendorong pemerintah daerah bersama steakholder terkait untuk memberikan edukasi yang masif ke masyarakat.

“Edukasi kepada masyarakat harus didorong lebih masif lagi agar ke depan tidak ada masyarakat kita yang menjadi korban investasi bodong,” ucap Daud. (Wan)

Berita Terkait

‎Tak Ingin Bergantung pada Pusat, NTB Cari Solusi Tingkatkan Kondisi Fiskal
Satu Dekade Dokter Mawardi Menghilang, Mi6 Ingatkan Pemprov NTB Tak Boleh Lupa
‎Pengukuhan Kepala BPKP dan Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan NTB
Pemkab Loteng Apresiasi Proyek GENERATE University of Leeds Hadirkan Resep Keadilan Bencana
‎Dinkes NTB Sebut BPJS PBI-JK Nonaktif Bisa Aktif Kembali, Begini Caranya
‎Ketua Satgas PPKS Unram Pastikan Sosok di Video Asusila Bukan Mahasiswa Unram
‎Video Asusila Diduga Mahasiswa KKN Universitas Ternama di NTB Viral di Medsos
‎Jalur Pusuk Sembalun Longsor, BPBD NTB Diminta Susun Rencana Jangka Menengah

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:22

MyRepublic Indonesia Resmi Buka Pra-Registrasi Internet FWA: MyRepublic Air

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:07

Antara by Sleeping Lion: Hunian Mewah di Dataran Tinggi

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:49

Dukung Infrastruktur Pendidikan Tinggi, PTPP Rampungkan Gedung FISIP UPN Veteran Jawa Timur

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:37

SUCOFINDO Perkuat Tata Kelola Transportasi Publik melalui Sertifikasi ISO 37001 dan ISO/IEC 27001 untuk LRT Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:06

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan dan Pelayanan Penumpang Terjamin dengan Baik

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:38

Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Yogyakarta Tembus 239 Ribu di Januari 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 21:27

Hubungan Krisis Ekonomi, Inflasi, dan Volatilitas Pasar

Senin, 9 Februari 2026 - 17:13

Media X Space Menempati Ruang Publik Untuk Desain dan Seni Asia

Berita Terbaru