Jadi Simpul Strategis Transportasi dan Wisata Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan Catat Pertumbuhan 7 Persen - Koran Mandalika

Jadi Simpul Strategis Transportasi dan Wisata Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan Catat Pertumbuhan 7 Persen

Rabu, 25 Juni 2025 - 08:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada periode Januari hingga Mei 2025, Stasiun Lempuyangan mencatatkan pertumbuhan signifikan pada volume penumpang baik kereta api jarak jauh maupun lokal, dalam hal ini KRL Commuterline Yogyakarta – Palur.

Stasiun Lempuyangan menjadi stasiun strategis yang terus bertumbuh dari tahun ke tahun. Berada di pusat aktivitas warga Yogyakarta, stasiun ini menjelma menjadi simpul transportasi yang tidak hanya penting secara historis, tetapi juga fungsional dalam mendukung mobilitas masyarakat modern.

Pada periode Januari hingga Mei 2025, Stasiun Lempuyangan mencatatkan pertumbuhan signifikan pada volume penumpang baik kereta api jarak jauh maupun lokal, dalam hal ini KRL Commuterline Yogyakarta – Palur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan bahwa volume penumpang Stasiun Lempuyangan pada periode Januari-Mei 2025 mencapai 1.728.555 penumpang total untuk penumpang KA jarak jauh dan KRL commuterline, tumbuh 7% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencatat volume sebanyak 1.615.025 penumpang.

“Pertumbuhan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI yang terus meningkat, terutama di Stasiun Lempuyangan yang kini semakin lengkap fasilitasnya dan mudah dijangkau,” kata Feni.

Baca Juga :  Harga Emas Pulih Ditengah Kebijakan Hawkish The Fed

Feni merinci, untuk KA jarak jauh pada periode Januari – Mei tahun 2025 tercatat volume naik dan turun sebanyak 1.194.516 penumpang dan untuk KRL sebanyak 534.039 penumpang.

Seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang, KAI Daop 6 Yogyakarta terus melakukan berbagai peningkatan layanan di Stasiun Lempuyangan. Pembenahan fasilitas ruang tunggu, penambahan fasilitas face recognition boarding gate, drinking water station, penyediaan ruang laktasi, penambahan informasi perjalanan digital, peningkatan keamanan melalui CCTV, serta penataan area parkir, akses pejalan kaki, dan lainnya dilakukan untuk mendukung kenyamanan dan kelancaran mobilitas pelanggan.

Berbagai upaya tersebut menjadi bagian dari transformasi layanan yang berorientasi pada pelanggan, sekaligus mendukung semangat integrasi antarmoda dalam sistem transportasi perkotaan Yogyakarta.

“Peningkatan volume penumpang di Stasiun Lempuyangan merupakan sinyal positif terhadap keberhasilan perbaikan layanan serta membaiknya kesadaran masyarakat akan pentingnya transportasi massal yang aman dan berkelanjutan,” katanya.

KAI Daop 6 akan terus meningkatkan kapasitas pelayanan, memperkuat integrasi moda, serta menjaga ketepatan waktu dan kenyamanan perjalanan. Dengan peran dan posisi strategisnya saat ini, Stasiun Lempuyangan diproyeksikan akan terus menjadi salah satu simpul transportasi paling penting di Daop 6 dan sekaligus etalase utama sistem transportasi publik di Kota Yogyakarta.

Baca Juga :  MELIHAT PELUANG DARI BISNIS “KERING” : BAGAIMANA JOSSHHUA DAPATKAN MILYARAN DARI PROPERTI?

Stasiun Lempuyangan memiliki peran penting dalam mendukung pergerakan masyarakat ekonomi menengah dan bawah, dengan ciri layanan kereta api yang didominasi oleh KA kelas ekonomi dan KRL yang terjangkau.

Tak hanya itu, Stasiun Lempuyangan bahkan tercatat sebagai stasiun KA Jarak Jauh favorit nomor dua di wilayah Daop 6 Yogyakarta pada periode Januari hingga Mei 2025, melampaui Stasiun Solo Balapan di wilayah Surakarta yang mencatat volume penumpang sebanyak 1.192.665 orang.

“Hal ini membuktikan bahwa Stasiun Lempuyangan memang merupakan stasiun yang krusial keberadaannya, baik untuk mobilitas warga lokal maupun sebagai titik distribusi utama bagi arus wisata dan komuter antarkota,” terang Feni.

Feni berharap seluruh upaya KAI Daop 6 Yogyakarta untuk mengembangkan Stasiun Lempuyangan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi publik yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa dengan dukungan masyarakat dan kolaborasi antarlembaga, Stasiun Lempuyangan akan terus menjadi kebanggaan Yogyakarta sebagai simpul mobilitas modern yang tetap berpijak pada nilai-nilai historis dan kearifan lokal.

Berita Terkait

Digital Currency dan Perubahan Ekosistem Pembayaran Global
Goncangan Geopolitik, Batu Bara Tahan Banting dan Jadi Andalan Energi Primer Nasional
Mulia Box Jamin Stok Ready-to-Go di Masa Puncak Pesanan Lebaran
KAI Daop 2 Bandung Himbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun, Khusus Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Jam Keberangkatan KA
Hangatkan Suasana Ramadan, KAI Logistik Berbagi Ratusan Paket Berbuka Puasa
Jelang Puncak Lebaran, KAI Logistik Perkuat Kesiapan Operasional Layanan Pengiriman
1 Nomor WhatsApp untuk Lebih dari 4 Admin? Pakai Tools Ini Solusinya!
Ramadhan Penuh Berkah, PLN IP UBP Jatigede Menyelenggarakan Kegiatan Santunan untuk Anak Yatim & Duafa

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:59

Jaga Stabilitas Harga, Babinsa Kodim 1620/Loteng Kawal Penyerapan Gabah Bulog

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:45

BIZAM Buka Posko Angkutan Udara, Pergerakan Pesawat Diproyeksikan Meningkat

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:31

PDAM Loteng Berlakukan Penghapusan Denda

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:03

Kades Ubung: Perdes jadi Acuan Pelaksanaan PTSL

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:19

BIZAM Salurkan Paket Pendidikan Melalui InJourney Airports Cerdaskan Bangsa

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:31

Kejari Loteng Musnahkan Barang Bukti 51 Perkara, Ada Narkoba Hingga Sajam

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:56

‎Pastikan Kasus Tebus Narkoba Tak Terbukti

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:45

Rumah Kader Ludes Terbakar, DPC PDI Perjuangan Lotim Gerak Cepat

Berita Terbaru