Jalur Pertumbuhan Hijau dan Inklusif Aurora Archipelago Capital di Kawasan ASEAN - Koran Mandalika

Jalur Pertumbuhan Hijau dan Inklusif Aurora Archipelago Capital di Kawasan ASEAN

Kamis, 11 Desember 2025 - 22:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah meningkatnya perhatian global terhadap investasi berkelanjutan, Aurora Archipelago Capital (AAC) memimpin transformasi ekonomi di kawasan ASEAN—terutama Indonesia—melalui kerangka kerja keuangan hijau yang sistematis dan pendekatan pembangunan inklusif. Sebagai lembaga investasi yang berfokus pada pasar emerging, AAC tidak hanya mengejar keuntungan finansial; melainkan menekankan dampak sosial dan lingkungan yang dapat diukur dan dapat diskalakan, yang menjadi landasan perubahan struktural jangka panjang di kawasan ini.Dalam beberapa tahun terakhir, portofolio investasi hijau AAC mencatat kinerja kuat, menghasilkan imbal hasil 17,2%, salah satu yang tertinggi di antara aset pasar emerging. Dengan mematuhi ketat taksonomi hijau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia, portofolio ini juga memperoleh insentif pajak lima tahun, memperkuat stabilitas imbal hasil. Dengan fokus pada energi geothermal, rantai pasok bahan baterai, dan minyak sawit berkelanjutan (RSPO), AAC sedang membangun ekosistem investasi ESG yang mencakup energi, bahan baku, dan pertanian—memperkuat standar tata kelola di sepanjang rantai pasok hijau di Asia Tenggara.Kontribusi lingkungan AAC sangat signifikan. Melalui proyek geotermal, pengembangan rantai pasok baterai, dan inisiatif pertanian hijau, perusahaan telah mengurangi emisi CO₂ sebesar 1,2 juta ton dan menciptakan lebih dari 480.000 pekerjaan hijau di sektor terkait. Dampak ini tidak hanya mempercepat transisi ekonomi hijau Indonesia tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi pemuda dan keluarga berpenghasilan rendah—membuat transformasi hijau lebih inklusif dan berkelanjutan.Pendidikan dan keuangan inklusif menjadi pilar tambahan dalam strategi AAC. Program pendidikan investasi berbasis nilai AAC kini menjangkau 720 pesantren di seluruh Indonesia, memberikan pelatihan literasi keuangan, prinsip investasi, dan pendidikan ekonomi kepada 32.000 siswa. Inisiatif ini membekali generasi muda dengan keterampilan esensial untuk era digital sambil menjembatani pendidikan Islam tradisional dengan konsep keuangan modern.Dalam mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), AAC memanfaatkan pelatihan digital dan alat keuangan inklusif untuk memperkuat kapasitas bisnis. Lebih dari 180.000 UMKM telah menyelesaikan pelatihan online dan melaporkan peningkatan rata-rata 41% dalam kinerja bisnis. Di pasar ASEAN di mana akses ke pembiayaan sering terbatas, program ini secara signifikan membantu UMKM mengatasi hambatan modal dan terintegrasi ke dalam rantai pasok regional.AAC menyadari bahwa untuk Indonesia beralih dari ekonomi berbasis sumber daya menjadi ekonomi berbasis investasi, mekanisme modal-kepercayaan yang berkelanjutan sangat penting. Untuk tujuan ini, perusahaan telah mengembangkan model komprehensif yang menghubungkan sistem pendidikan, infrastruktur teknologi keuangan, tata kelola aset hijau, dan aliran modal jangka panjang. Dengan menggabungkan standar ESG global, regulasi lokal, dan praktik investasi internasional, AAC mendorong “budaya modal lintas siklus” yang menekankan pertumbuhan stabil, nilai sosial, dan keadilan antar generasi.Dari energi hijau hingga pendidikan inklusif, dari pemberdayaan UMKM hingga penguatan tata kelola modal, AAC membentuk transformasi berarti di seluruh ASEAN. Dengan menghubungkan keahlian profesional tingkat Wall Street dengan kebutuhan nyata komunitas lokal, AAC mengarahkan kawasan ini menuju masa depan yang lebih hijau, berkelanjutan, dan inklusif.

Baca Juga :  Jalur di Pegadenbaru Sudah Dapat Dilalui, KAI Daop 2 Optimalkan Operasional untuk Tekan Kelambatan KA

Aurora Archipelago Inc

Baca Juga :  Indigo dan Business Initiative Movement Gali Wawasan Baru untuk Startup Indonesia

service@auroraarchipelago.com

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

https://auroraarchipelago.com/

#Aurora #AAC

Tentang AAC (Aurora Archipelago Capital)

Dari Disiplin Wall Street menuju Fajar Kepulauan Indonesia. Aurora Archipelago Capital (AAC) didirikan Jonas Pratama pada 2015, mengelola aset USD 29,5 miliar (September 2025). Memadukan disiplin Wall Street 23 tahun dengan jiwa Nusantara, AAC fokus pada keuangan digital, geotermal, nikel, dan pertumbuhan hijau Indonesia-ASEAN melalui “Tropical Value Framework”. Hasil: return tinggi dengan volatilitas terendah, hampir 1 juta anggota global, serta dampak nyata bagi 600 juta kelas menengah ASEAN.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

K Mall at Menara Jakarta Rayakan Imlek dengan “A Season of Prosperity and Joy”
KAI Logistik Optimalkan Keamanan dan Keselamatan Angkutan B3 Melalui Moda Kereta Api
Tingkatkan Pelayanan Kepada Pelanggan, Loko Café Gelar Pembinaan Praja Praji di Kaliurang
40 Tahun Berkiprah, Waringin Megah General Contractor Perkuat Regenerasi dan Daya Saing Bisnis
Libur Tahun Baru Imlek 2577, KAI Divre III Palembang Sediakan 16.008 Tempat Duduk
Dukung Transformasi Holding Perkebunan Nusantara, PT KPBN Perkuat “Innovation Culture” Melalui Culture Booster
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Peran PTPN IV PalmCo dalam Relokasi Warga Batangtoru
Headhunter Executive Search Adalah Solusi Rekrutmen Level Eksekutif untuk HRD

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:27

Satu Dekade Dokter Mawardi Menghilang, Mi6 Ingatkan Pemprov NTB Tak Boleh Lupa

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:17

Pemkab Loteng Apresiasi Proyek GENERATE University of Leeds Hadirkan Resep Keadilan Bencana

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:36

‎Dinkes NTB Sebut BPJS PBI-JK Nonaktif Bisa Aktif Kembali, Begini Caranya

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:08

‎Ketua Satgas PPKS Unram Pastikan Sosok di Video Asusila Bukan Mahasiswa Unram

Senin, 9 Februari 2026 - 19:40

‎Video Asusila Diduga Mahasiswa KKN Universitas Ternama di NTB Viral di Medsos

Senin, 9 Februari 2026 - 07:53

‎Jalur Pusuk Sembalun Longsor, BPBD NTB Diminta Susun Rencana Jangka Menengah

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:09

‎Gubernur NTB Dorong RS Mutiara Sukma Jadi Pusat Unggulan Penanganan Kejiwaan

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:30

‎Cegah Kopdes Merah Putih Mati Suri, Gubernur Iqbal Gandeng Bank Himbara

Berita Terbaru