KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen Pencegahan Pelecehan Seksual dan Penerapan Sanksi Tegas Sesuai Hukum - Koran Mandalika

KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen Pencegahan Pelecehan Seksual dan Penerapan Sanksi Tegas Sesuai Hukum

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang menegaskan komitmennya dalam menciptakan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, khususnya pelecehan seksual, di lingkungan kereta api. Komitmen ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI dalam memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh pelanggan tanpa terkecuali.

Manajer Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menyampaikan bahwa KAI secara konsisten mengedepankan prinsip keselamatan, keamanan, dan kenyamanan dalam setiap aspek pelayanan perjalanan kereta api.

“KAI berkomitmen penuh untuk menghadirkan layanan transportasi yang aman dan bebas dari tindakan pelecehan seksual. Keselamatan dan rasa aman merupakan hak setiap pelanggan, dan KAI tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan maupun pelanggaran hukum di lingkungan kereta api,” tegas Zaki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zaki menjelaskan, KAI Divre IV Tanjungkarang terus melakukan langkah preventif melalui edukasi kepada masyarakat, pengawasan berlapis, serta peningkatan kewaspadaan petugas di stasiun maupun di atas rangkaian kereta api. Seluruh petugas KAI juga dibekali pemahaman untuk bertindak cepat, tegas, dan profesional apabila terjadi indikasi tindakan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan pelanggan.

Baca Juga :  Switch and Urban Republic Lead Malaysian Retail with Instant E-Invoice Submission via CIMB Terminals

Sebagai bagian dari mekanisme perlindungan, KAI menyediakan berbagai kanal pelaporan bagi pelanggan yang mengalami atau menyaksikan dugaan pelecehan seksual. Pelanggan dapat segera melaporkan kejadian kepada petugas stasiun, kondektur, petugas keamanan di dalam kereta, atau melalui Contact Center KAI 121. Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara cepat dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan agar tidak ragu untuk melapor apabila melihat atau mengalami tindakan yang mencurigakan. Petugas keamanan KAI secara rutin melakukan pemantauan dan patroli di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman,” tambah Zaki.

Selain itu, KAI juga terus menghadirkan inovasi layanan yang mendukung kenyamanan pelanggan, termasuk penumpang perempuan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui fitur Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI, yang memungkinkan pelanggan perempuan memilih tempat duduk dengan lebih nyaman sesuai preferensi.

Baca Juga :  Youth-Oriented Motivators Impacting Metro Manila

Sebagai bentuk ketegasan, KAI menegaskan bahwa setiap pelaku pelecehan seksual di lingkungan kereta api akan dikenakan sanksi tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk pemblokiran layanan (blacklist) penggunaan kereta api, di samping proses hukum oleh aparat penegak hukum.

“KAI tidak hanya berfokus pada pelayanan transportasi, tetapi juga berkomitmen menjaga ruang publik yang aman dan bermartabat. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama menciptakan lingkungan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan saling menghormati,” tutup Zaki.

Dengan komitmen tersebut, KAI Divre IV Tanjungkarang berharap seluruh pelanggan dapat merasa aman dan nyaman selama menggunakan layanan kereta api, serta bersama-sama menjaga lingkungan transportasi publik yang bebas dari kekerasan dan pelecehan seksual.

Press Release ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Studium Generale BINUS University @Semarang Hadirkan Praktisi Industri VFX untuk Mahasiswa
BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB
Melalui PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Digital bagi Sekolah di Pelosok
BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan
Apa Itu Saham Gorengan? Kenali Ciri dan Risikonya
Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik
Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00

Elevated EV Experience at EVOLUXE 2026 PIK Avenue

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00

Krakatau Steel dan Universitas Pertahanan Perkuat Sinergi Industri Strategis untuk Kemandirian Pertahanan Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00

XAU/USD Lanjutkan Tren Bearish, Target Penurunan Mengarah ke 4.379

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00

Double Degree: Cara Raih Gelar Global dari Jakarta

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:00

Customer Service Lebih Efisien dengan AI Agent dari Barantum

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:00

KAI Daop 2 Bandung Ganti 2.800 Meter Rel Untuk Tingkatkan Keselamatan dan Kenyamanan Perjalanan KA

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00

AkuSign Perkuat Ekosistem Tanda Tangan Digital untuk Dukung Keamanan Transaksi Elektronik di Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:00

Manjakan Pecinta Anime, MMAJ Jakarta 2026 Hadirkan Yoko Ishida, Ultraman, Hingga Gundam Workshop dengan Dukungan SMBC Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

Elevated EV Experience at EVOLUXE 2026 PIK Avenue

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00

Teknologi

Double Degree: Cara Raih Gelar Global dari Jakarta

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00