Kedutaan Besar India Dukung Penuh Pemuda 19 Tahun yang Mengayuh Sepeda Melintasi 20 Negara Demi Menyuarakan “Selamatkan Tanah” - Koran Mandalika

Kedutaan Besar India Dukung Penuh Pemuda 19 Tahun yang Mengayuh Sepeda Melintasi 20 Negara Demi Menyuarakan “Selamatkan Tanah”

Rabu, 4 Juni 2025 - 20:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 4 Juni 2025 — Kedutaan Besar India di Jakarta beserta India Club Jakarta mendukung perjalanan Sahil, pemuda berusia 19 tahun yang tengah melakukan perjalanan luar biasa sejauh 20.000 kilometer dengan sepeda melintasi 20 negara untuk meningkatkan kesadaran global mengenai krisis degradasi tanah yang mendesak. Misi utamanya adalah menginspirasi aksi nyata, berdialog dengan para pemimpin dunia, dan mendorong kebijakan yang mendukung pemulihan dan perlindungan kesehatan tanah bagi generasi mendatang.

Image

Perjalanan Sahil dimulai pada 21 Maret 2025 dari Bundaberg, Australia, dan berlanjut melintasi kota-kota besar seperti Brisbane, Sydney, Melbourne, Canberra, Adelaide, serta berbagai wilayah lainnya. Ia akan terus mengayuh sepedanya melewati Australia, Asia, Eropa, hingga Amerika Serikat, menyampaikan pesan penyelamatan tanah melalui kunjungan ke sekolah, universitas, organisasi lingkungan, hingga pertemuan dengan para pembuat kebijakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Krisis degradasi tanah kini menjadi ancaman global yang serius bagi ketahanan pangan, stabilitas iklim, dan keanekaragaman hayati. Tanpa tindakan segera:

Baca Juga :  BSI Maslahat Gelar Boothcamp Maslahat Staff Development Program (MSDP) untuk Membentuk Karakter dan Kapasitas Amil Muda

Lebih dari 2 miliar orang akan terus mengalami kekurangan gizi akibat menurunnya kualitas tanah.

Degradasi tanah akan mempercepat perubahan iklim melalui peningkatan emisi CO₂ dan kelangkaan air.

Kehidupan satwa liar dan ekosistem akan semakin terancam.

Pada tahun 2045, produksi pangan global dapat menurun hingga 40%, membahayakan miliaran jiwa.

Solusi nyata terletak pada peningkatan kandungan organik tanah, praktik pertanian berkelanjutan, serta kebijakan publik yang berpihak pada restorasi tanah.

Sejak usia 16 tahun, Sahil telah menunjukkan komitmennya melalui gerakan Save Soil di India, di mana ia mengayuh sejauh 15.000 kilometer dalam 15 bulan, menjangkau lebih dari 250 institusi dan pemimpin nasional, menghasilkan lebih dari 300 publikasi media, dan menyuarakan pentingnya kebijakan pelestarian tanah.

Image

Kini, perjuangan tersebut dibawa ke panggung dunia. Di Indonesia, Sahil akan menempuh rute dari Bali menuju Jakarta mulai 5 Juni hingga 25 Juni 2025, menyapa masyarakat, pelajar, aktivis, dan pemangku kebijakan dengan satu pesan: Selamatkan Tanah Kita.

Baca Juga :  Harga Emas Pulih Ditengah Kebijakan Hawkish The Fed

Perjalanan mulia ini mendapat dukungan penuh dari India Club Jakarta dan Kedutaan Besar India di Jakarta, yang turut memfasilitasi dan mendukung kampanye Save Soil di tanah air. Dukungan ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas negara demi keberlangsungan bumi dan kesejahteraan bersama.

Gerakan Conscious Planet, yang melahirkan inisiatif Save Soil, telah berhasil memobilisasi jutaan orang di seluruh dunia untuk mendorong pemerintah mengambil langkah nyata dalam perlindungan tanah. Melalui upaya advokasi global, partisipasi publik, dan kolaborasi kebijakan, gerakan ini menempatkan kesehatan tanah sebagai prioritas utama pembangunan berkelanjutan.

Mari bergabung dalam perjalanan inspiratif ini dan ambil bagian dalam gerakan global menyelamatkan tanah demi masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi seluruh umat manusia.

Untuk informasi media, peluang sponsor, atau keterangan lebih lanjut:

Prachi Garg (+62 85883891756) 📧 prachiigoel@gmail.com

Sujatha Chavan (+62 8179866430) 📧 chavan.sujatha@gmail.com

🌐 Website: www.savesoil.org 📱 Media Sosial: @soilsahiljha

Berita Terkait

Survei Stockpile dan Pemantauan Lereng Tambang Otomatis dengan DJI Dock 3
Hari Ke-8 Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Catat Pelayanan Tertinggi Pada Arus Mudik
KAI Tetapkan Tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1–H2 Lebaran 2026
KAI Daop 2 Bandung Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi Hari Ini, 18 Maret 2026
Proses Order di Pasar Saham: Dari Open Order hingga Amend
Pastikan Layanan Optimal Selama Arus Mudik, JTT Siagakan Ratusan Personel On Call di Ruas Trans Jawa
KAI Daop 2 Bandung Bersama BNN Provinsi Jabar Sidak Petugas Pada Angkutan Lebaran 2026, Seluruh Petugas Dinyatakan Bebas Narkoba dan Siap Melayani Pelanggan
One Way Lokal di Tol Semarang Masih Berlaku, Lalu Lintas Terpantau Lancar dan Terkendali

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:00

Survei Stockpile dan Pemantauan Lereng Tambang Otomatis dengan DJI Dock 3

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:00

Hari Ke-8 Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Catat Pelayanan Tertinggi Pada Arus Mudik

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:00

KAI Tetapkan Tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1–H2 Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:00

KAI Daop 2 Bandung Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi Hari Ini, 18 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:00

Pastikan Layanan Optimal Selama Arus Mudik, JTT Siagakan Ratusan Personel On Call di Ruas Trans Jawa

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:00

KAI Daop 2 Bandung Bersama BNN Provinsi Jabar Sidak Petugas Pada Angkutan Lebaran 2026, Seluruh Petugas Dinyatakan Bebas Narkoba dan Siap Melayani Pelanggan

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:00

One Way Lokal di Tol Semarang Masih Berlaku, Lalu Lintas Terpantau Lancar dan Terkendali

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:00

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Raih Tiga Penghargaan pada Indonesia Fire Safety Excellence Award 2026

Berita Terbaru