Ki Agus Azhar: Wisata Wilayah Utara Butuh Perhatian Pemerintah - Koran Mandalika

Ki Agus Azhar: Wisata Wilayah Utara Butuh Perhatian Pemerintah

Senin, 25 Agustus 2025 - 14:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah Fraksi Nasdem Ki Agus Azhar menyebut wisata wilayah utara butuh perhatian pemerintah.

Pasalnya, wisata di wilayah utara hingga sekarang belum memiliki fasilitas dan sarana pendukung yang memadai untuk menunjang kegiatan pariwisata.

Hal ini bisa mencakup berbagai aspek, seperti jalan yang buruk, jalan seput, kurangnya fasilitas penginapan, minimnya sarana transportasi, serta fasilitas umum yang tidak memadai. Selain itu, masyarakat juga belum mendapatkan pelatihan atau peningkatan SDM yang baik dari Pemda, sehingga mereka tidak bisa mengelola wisata tersebut, terutama untuk wisata alam.

Anggota DPRD Loteng, Ki Agus Azhar mengakui jika Pemda masih belum memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan wisata yang ada di wilayah utara.

“Lihat saja perkembangan wisata di wilayah utara tetap jalan di tempat hingga sekarang. Saya belum lihat ada terobosan program untuk memajukan wisata itu,” kata Ki Agus Azhar.

Terlebih lagi, infrastruktur pariwisata yang belum memadai, mencakup semua fasilitas dan layanan yang diperlukan untuk mendukung kegiatan pariwisata, termasuk aksesibilitas jalan yang sempit, akomodasi hotel, penginapan dan fasilitas umum toilet, tempat sampah, serta atraksi wisata.

Baca Juga :  Awali Tahun 2026, Wabup Nursiah Ajak Wisatawan Wujudkan Wisata Bersih dan Nyaman

“Jika sebuah daerah wisata di bagian utara belum didukung infrastruktur yang memadai, maka wisatawan akan mengalami kesulitan dalam mengakses dan menikmati tempat itu,” terangnya.

Menurutnya, kurangnya infrastruktur dapat menghambat pertumbuhan sektor pariwisata, mengurangi minat wisatawan dan bahkan merusak potensi wisata daerah tersebut.

“Pembangunan infrastruktur yang memadai sangat penting untuk meningkatkan daya tarik wisata, kenyamanan wisatawan dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Pihaknya berharap program pengembangan wisata bisa berjalan seimbang. Mengingat keindahan wisata utara juga tidak kalah indah dengan wisata yang ada di selatan. (wan)

Berita Terkait

PDAM Loteng Salurkan Bantuan untuk Santri Korban Kebakaran
Meriahkan Piala Dunia 2026, Warga Pajangan Hias Kantor Desa
Aksi Blokade Jalan Hambat Investasi, Pengusaha Konstruksi Minta Pemda dan Polisi Bertindak
DPRD Lombok Tengah: Jangan Tambah Beban Rakyat, Tarif PDAM Sebisa Mungkin Tak Naik
Akhyar Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Warga Pelambik, Soroti Pelatihan Kerja hingga Dana Hibah OKP
Lombok Tengah Mantap Sambut Kafilah MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB
Polres Loteng Gelar Pembinaan dan Sosialisasi PPNS untuk Peningkatan Profesionalisme dan Sinergitas
Perjuangan Ibu Murnah Mengurus Hidup di Tengah Keterbatasan, Pemerintah Beri Pendampingan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:00

KAI Perkuat Ekosistem Layanan di LRT Jabodebek untuk Mendukung Kebutuhan Pengguna

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:00

Bank Raya Gelar Lelang Raya Poin, Ajak Masyarakat Semakin Aktif Bertransaksi di Aplikasi Raya

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:00

Modal Usaha Jadi Bertambah, Cek Penawaran Dana Tunai BRI Finance Berikut Ini

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:56

Hadir di Pameran Otomotif Sumatera Barat, BRI Finance Tawarkan Promo Bunga KKB 0%

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00

Dubes India Temui Seskab Teddy, Bahas Persiapan Kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00

SAJIVA RESIDENCE APRESIASI DUKUNGAN PLN GUNUNG PUTRI DALAM MENDUKUNG KESIAPAN HUNIAN SUBSIDI SIAP HUNI DI CITEUREUP

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00

Investasi Hilirisasi Mineral Tembus Rp98,3 Triliun, Komoditas Grup MIND ID Jadi Magnet Utama

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:00

B2B Tech Asia Expo 2026 Siap Digelar di Jakarta: Satukan Raksasa Teknologi Global untuk Dorong Otomatisasi Efisiensi dan ROI Korporasi

Berita Terbaru