Kolaborasi Jadi Kunci Optimalkan UMKM agar Berkontribusi pada Pertumbuhan Ekonomi - Koran Mandalika

Kolaborasi Jadi Kunci Optimalkan UMKM agar Berkontribusi pada Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 20 Maret 2025 - 11:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) dan CNN Indonesia telah sukses menyelenggarakan Diskusi panel bertajuk “Mengoptimalkan UMKM: Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” yang merupakan bagian dari acara The Big Idea Forum di Jakarta pada Senin (17/3/2025). Acara ini dihadiri oleh 1.000 UMKM binaan Sampoerna dan menekankan pentingnya peran UMKM dalam menggerakkan ekonomi Indonesia.

JAKARTA – PT
HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) dan CNN Indonesia telah sukses menyelenggarakan Diskusi panel bertajuk “Mengoptimalkan UMKM: Kunci
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” yang merupakan bagian dari acara The Big
Idea Forum
 di Jakarta pada Senin
(17/3/2025). Acara ini dihadiri oleh 1.000 UMKM binaan Sampoerna dan menekankan
pentingnya peran UMKM dalam menggerakkan ekonomi Indonesia.

Diskusi panel ini menghadirkan narasumber terkemuka,
yaitu Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia, Maman
Abdurrahman, Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, Presiden
Direktur Sampoerna Ivan Cahyadi, Direktur Bisnis Perusahaan Umum (Perum) BULOG,
Febby Novita, Direktur Retail and Funding Distribution PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., Andrijanto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri UMKM RI,
Maman Abdurrahman, mengapresiasi Sampoerna yang tidak hanya mendampingi tetapi
juga menciptakan pasar bagi UMKM. Merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor
7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, lanjut Maman, UMKM memiliki posisi strategis
untuk memanfaatkan pasar sebesar 40% dari total pengadaan barang pemerintah
lewat APBN.

Langkah
yang dilakukan Sampoerna melalui SRC menjadi contoh klaster UMKM segmen ritel
yang sukses. Ke depan, lanjutnya, tidak tertutup kemungkinan untuk membentuk
klaster bagi produk-produk yang dibutuhkan oleh institusi pemerintah guna
mengoptimalkan pangsa 40% belanja pemerintah. “Apa yang dilakukan
Sampoerna ini semakin memotivasi saya. Sampoerna sudah luar biasa, kami di
Kementerian UMKM harus bisa lebih luar biasa lagi,” katanya.

Baca Juga :  BSI Maslahat Raih 2 Penghargaan dari Kementerian Agama Atas Kontribusi dalam Program Kampung Zakat dan Pemberdayaan Ekonomi Umat-KUA

Pada saat yang sama, Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, menyatakan
bahwa salah satu strategi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8% adalah
dengan mendorong ekspansi pasar dalam negeri dan ekspor. Kementerian Perdagangan
(Kemendag) memiliki tiga program utama untuk mendorong pertumbuhan pasar.
Pertama, mengamankan pasar dalam negeri. Pasar domestik yang besar harus diisi
oleh industri dan UMKM lokal.

Ia mengatakan bahwa program yang dilakukan
Sampoerna melalui Sampoerna Retail Community (SRC) dan Sampoerna
Entrepreneurship Training Center (SETC) sangat tepat untuk memperkuat pasar
dalam negeri. “Program-program Sampoerna ini sangat tepat karena mampu
mengisi pasar dalam negeri,” ujarnya saat berbicara pada sesi Diskusi
Panel.

Mendag Budi melanjutkan, program kedua Kemendag
adalah meningkatkan pasar ekspor. Kemendag terus berupaya membuka pasar ekspor
baru melalui berbagai perjanjian dagang. Program ketiga adalah meningkatkan
kemampuan UMKM untuk ekspor. Untuk bisa ekspor, UMKM harus memiliki manajemen
dan kualitas produk yang baik serta menjamin kontinuitas produk.

“Kami akan membantu memasarkan produk-produk
(UMKM) tersebut untuk ekspor. Kami memiliki perwakilan perdagangan, ITPC (Indonesian
Trade Promotion Center
) di 33 negara,” paparnya.

Konsistensi Komitmen Sampoerna dan Kolaborasi dengan BUMN

Dalam sesi diskusi panel, Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi,
mengatakan bahwa Sampoerna tidak melupakan sejarah di mana perusahaan memulai
usaha dari toko kelontong di Surabaya, Jawa Timur pada 1913. UMKM  memiliki peluang yang sama seperti perjalanan
Sampoerna.

Baca Juga :  KAI Divre III Palembang Datangkan 60 Gerbong Datar untuk Perkuat Angkutan Batu Bara di Sumatera Selatan

Dalam perjalanan lebih dari satu abad itu, Sampoerna memegang teguh
Falsafah Tiga Tangan di mana perusahaan selalu berupaya memberikan yang
terbaik, tidak hanya bagi konsumen dewasa, tetapi juga karyawan, mitra usaha,
pemegang saham, serta masyarakat luas, termasuk pelaku UMKM. “Setelah
melakukan pembinaan UMKM, baik melalui SRC maupun SETC untuk ekspor dan
lainnya, kami belajar bahwa yang paling penting adalah optimisme. Dengan
optimisme, banyak hal bisa dicapai, dan UMKM harus memulainya dari suatu titik awal,”
katanya.

Sampoerna, melalui program SRC, memberikan inspirasi, melatih, memfasilitasi
dan menyediakan aplikasi digital sehingga bisa membantu UMKM tumbuh berkembang.
Ia berharap melalui konsistensi pendampingan, pelatihan, dan kolaborasi dengan
berbagai pihak, UMKM, khususnya toko kelontong, bisa tumbuh menjadi lebih maju.

Berkat ekosistem digital AYO by SRC yang tersebar di seluruh Indonesia,
peluang kolaborasi menjadi lebih mudah. Salah satunya adalah dengan Perum BULOG
untuk program “Rumah Pangan Kita,” yang bertujuan meningkatkan akses masyarakat
terhadap pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau dan mendukung
stabilitas harga pangan nasional.

Berbagai kerja sama ini menunjukkan kekuatan jaringan SRC sebagai mitra
strategis bagi berbagai usaha berkat jangkauannya yang luas di seluruh Indonesia dan
dukungan digitalisasi. Melalui kolaborasi yang kuat dan dukungan berbagai
pihak, Sampoerna terus berkomitmen untuk mendorong pengembangan UMKM di
Indonesia.

Berita Terkait

Merdeka Internetan! MyRepublic Fiber Tebar Promo Spesial Rp17.845 untuk Koneksi Tanpa Batas
Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Pekan Depan: Momentum Bullish Masih Terjaga, Target 4.594–4.655
Kemitraan Strategis jadi Kunci Dorong Kedaulatan Mineral
Sambut HUT ke-70, SUCOFINDO dan ABPEDNAS Resmikan Sumur Air Bersih di Kepulauan Riau
Semarak Merah Putih BRI Region 6 Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Pasar Malaka Rorotan
Semarak Merah Putih Kemerdekaan BRI Region 6 Meriahkan Pasar Malaka Rorotan, Dibuka dengan Simbolis Penumbukan Padi
Perkuat Kepedulian Sosial, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Ke Panti Asuhan Dalam Rangka Hari Ulang Tahun ke-38
Angkat Budaya Betawi, BRI BO Rawamangun Raih Juara 3 BRILiaN DekorAksi 2026 Tingkat Region 6

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:06

Merdeka Internetan! MyRepublic Fiber Tebar Promo Spesial Rp17.845 untuk Koneksi Tanpa Batas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:06

Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Pekan Depan: Momentum Bullish Masih Terjaga, Target 4.594–4.655

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:05

Kemitraan Strategis jadi Kunci Dorong Kedaulatan Mineral

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:02

Sambut HUT ke-70, SUCOFINDO dan ABPEDNAS Resmikan Sumur Air Bersih di Kepulauan Riau

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:02

Semarak Merah Putih BRI Region 6 Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Pasar Malaka Rorotan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:02

Perkuat Kepedulian Sosial, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Ke Panti Asuhan Dalam Rangka Hari Ulang Tahun ke-38

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:02

Angkat Budaya Betawi, BRI BO Rawamangun Raih Juara 3 BRILiaN DekorAksi 2026 Tingkat Region 6

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:02

BRI BO Jatinegara Raih Juara 2 BRILiaN DekorAksi 2026 Tingkat Region 6

Berita Terbaru

Teknologi

Kemitraan Strategis jadi Kunci Dorong Kedaulatan Mineral

Selasa, 25 Agu 2026 - 23:05