Logo HUT RI Belum Juga Rilis, Sribu Dorong Desain Inklusif Lewat Kontes Terbuka - Koran Mandalika

Logo HUT RI Belum Juga Rilis, Sribu Dorong Desain Inklusif Lewat Kontes Terbuka

Rabu, 16 Juli 2025 - 16:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sribu ajak publik rayakan kemerdekaan lewat kontes desain dalam gerakan #BerkaryaUntukNegeri

Jakarta – Hingga pertengahan Juli, logo resmi HUT RI 2025 yang biasa dirilis oleh Kementerian Sekretariat Negara belum juga tersedia. Hal ini menimbulkan kebingungan di kalangan pelaku usaha dan institusi yang menanti acuan resmi sebelum mencetak materi promosi.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Merek Global Indonesia (APREGINDO), Handaka Santosa, menilai keterlambatan ini berdampak pada sektor konsumsi yang menyumbang lebih dari 50% pertumbuhan ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kenapa nggak kita jual merchandise dengan slogan 80 tahun kemerdekaan? Jadi topi, jadi kaos, itu jadi duit. Tapi kami nggak bisa cetak itu sebelum ada logo yang resmi,” jelas Handaka.

Baca Juga :  Telkom Bekali Talenta Digital dengan Skill AI & Sertifikasi Gratis di Acara LEAPX Edisi Pertama

Melihat kondisi tersebut, Sribu, platform freelancer di Indonesia, mengusulkan pendekatan yang bisa dijalankan lebih efektif.

Menurut Alexandro Wibowo, Chief Operating Officer Sribu, desain logo peringatan hari besar nasional seharusnya bisa menjadi inklusif.

“Logo kemerdekaan ini milik bersama. Proses pembuatannya perlu melibatkan suara masyarakat dan pelaku kreatif dari berbagai daerah,” ujar Alex.

Sribu menilai mekanisme kontes terbuka dengan public voting menjadi solusi yang mempercepat pengumpulan ide kreatif dan meningkatkan keterlibatan publik.

“Selama lebih dari 10 tahun, Sribu udah fasilitasi puluhan ribu kontes desain serupa yang melibatkan desainer dari seluruh Indonesia.” tambah Alex.

Baca Juga :  LuxCamp Selo by Horison Resmi Dibuka: Pengalaman Glamping di Tengah Alam Terbuka

Melalui platformnya, Sribu saat ini menjalankan #BerkaryaUntukNegeri, sebuah gerakan untuk menyumbangkan kontribusi positif bagi bangsa sesuai bidangnya masing-masing.

Dalam semangat ini, Kontes Desain Logo Kemerdekaan 2025 akan dibuka mulai 21 Juli 2025 dan dapat diikuti oleh siapa saja. Tak hanya desainer, publik juga bisa berpartisipasi dengan memberikan suara untuk karya yang mereka sukai. Proses voting dapat diakses di www.sribu.com.

“Kontes ini bukan untuk menggantikan logo resmi dari pemerintah, tapi menjadi ruang untuk ikut merayakan kemerdekaan melalui karya visual yang aspiratif,” ujar Alex.

Berita Terkait

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master
Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3
Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro
Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps
Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara

Berita Terbaru