Medsos Dibatasi, Masa Depan Dijaga: NTB Dukung Kebijakan Komdigi - Koran Mandalika

Medsos Dibatasi, Masa Depan Dijaga: NTB Dukung Kebijakan Komdigi

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mendukung langkah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, dalam membatasi penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.

Kebijakan ini diambil sebagai upaya melindungi generasi muda dari risiko dunia digital.

“Anak di bawah 16 tahun tidak boleh sembarangan menggunakan media sosial. Tujuannya agar mereka lebih fokus belajar dan terlindungi dari berbagai risiko digital,” kata Menteri Komdigi, Meutya Hafid, saat kunjungan kerja di Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu dan MTs Hidayatul Atfal, Lombok Tengah, Selasa (5/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, sekitar 70 juta anak Indonesia berada pada kelompok usia rentan di ruang digital, sehingga membutuhkan regulasi yang kuat sekaligus penguatan literasi digital.

Baca Juga :  Banggar DPR RI Bahas Kebijakan Fiskal dengan Pemprov NTB

Dalam dialog bersama pelajar, terungkap berbagai pengalaman nyata di dunia maya, mulai dari paparan konten tidak pantas, penipuan bermodus hadiah, hingga ancaman melalui pesan pribadi.

Menanggapi hal tersebut, Meutya menegaskan pentingnya kewaspadaan dan keberanian untuk melapor.

“Kalau ada yang mencurigakan, segera blokir dan laporkan. Negara hadir untuk melindungi,” tegasnya.

Meski demikian, pemerintah tetap mendorong pemanfaatan internet untuk kegiatan produktif.

“Internet untuk belajar harus dimaksimalkan. Yang kita batasi adalah penggunaan yang berisiko,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi anak di tengah pesatnya perkembangan digital.

“Ini memberi landasan kuat bagi orang tua untuk mengontrol penggunaan media sosial anak. Perlindungan anak di ruang digital tidak bisa ditunda,” kata Umi Dinda, sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Pemprov NTB Bakal Libatkan 60 UMKM pada Event Balap MotoGP 2025

Disampaikannya, kebutuhan percepatan pembangunan infrastruktur digital, mengingat masih terdapat wilayah blank spot di NTB.

“Kami berharap akses internet merata hingga pelosok desa agar seluruh masyarakat mendapatkan manfaat transformasi digital,” ujarnya.

Selanjutnya, Pimpinan MTs Hidayatul Atfal, Dr. Ismail, menekankan pentingnya peran pendidikan dalam mengawal kebijakan tersebut.

“Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetapi harus diiringi pengawasan dan penguatan karakter agar anak tidak menjadi korban,” katanya.

Kunjungan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga pendidikan dalam membangun ekosistem digital yang aman, sehat, dan berdaya guna bagi generasi muda. (*)

Berita Terkait

NTB Perkuat Langkah Tambora Jadi UNESCO Global Geopark
Kadishub NTB Buka Suara Soal PJU Mati di Bypass Mandalika
Siswa SMK di Kopang Diduga Lakukan Hal Tak Senonoh ke Siswi, LPA: Masuk Tindak Pidana
Jumlah Keaktifan Peserta JKN Lombok Tengah dan Lombok Timur Masih Rendah
QRIS Cross Border Bank NTB Syariah Jangkau Ojek Wisata Rinjani
Pemprov NTB Bidik Tiga Besar Nasional Keterbukaan Informasi Publik 2026
Gubernur Iqbal Dukung Setiap Program Baik dari PMI NTB
Ruas Jalan Lenangguar–Lunyuk Ditargetkan Rampung Akhir Mei, Gubernur Iqbal: Jangan Sampai Lewat

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:00

Antisipasi Arus Masuk ke Jabotabek Meningkat Usai Libur Panjang, Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy sebagai Asisten Digital Perjalanan

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:02

20 Tahun Menemani, napocut Masih Setia Jaga Kualitas Sebagai Pelopor Hijab Paris

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:00

Fungsi KYC dalam Menjaga Keamanan Akun Trading

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:00

Momentum Libur Panjang Dongkrak Mobilitas Wisata, Perjalanan Menuju Jawa Timur Selatan Meningkat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:00

Ada Pekerjaan Perbaikan Geometri Jalan Rel, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pengguna Jalan Hindari JPL 14 dan Gunakan Jalur Alternatif

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:00

Hisense Group Berkomitmen Menjalin Kemitraan Jangka Panjang dengan Indonesia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:00

Jangan Panik, Ini Langkah Awal Saat Mata Kucing Mulai Bermasalah

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:00

KAI Daop 2 Bandung Tindak Tegas Sopir Truk Penyebab KA Papandayan Tertemper di Petak Jalan Plered–Cikadongdong

Berita Terbaru

Teknologi

Fungsi KYC dalam Menjaga Keamanan Akun Trading

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:00