Menko AHY Tegaskan Pengembangan Kereta Api Perkuat Konektivitas Nasional Sesuai Arahan Prabowo - Koran Mandalika

Menko AHY Tegaskan Pengembangan Kereta Api Perkuat Konektivitas Nasional Sesuai Arahan Prabowo

Senin, 17 November 2025 - 20:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Kembangkan Integrated Logistic Solution Mendukung Konektivitas Nasional

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa pengembangan sektor kereta api menjadi komponen utama dalam arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat jaringan konektivitas nasional. AHY menyampaikan bahwa transportasi berbasis rel memberikan efisiensi yang lebih tinggi dibanding moda jalan, terutama dari sisi kapasitas angkut, ketertiban operasi, dan pengurangan emisi.

“Distribusi logistik berbasis rel lebih efisien dan ramah lingkungan. Pendekatan ini merupakan bagian penting dalam membangun sistem transportasi modern yang mendukung pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah,” ujar Menko AHY.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa transformasi KAI selaras dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat konektivitas nasional dan meningkatkan daya saing logistik. Transformasi tersebut mencakup penguatan layanan angkutan penumpang dan barang, pengembangan usaha penunjang, serta pemanfaatan teknologi untuk efektivitas operasi dan peningkatan kualitas layanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bobby menegaskan bahwa KAI kini mengakselerasi inisiatif Integrated Logistic Solution sebagai fondasi untuk menghadirkan layanan logistik yang terintegrasi, efisien, dan mampu menjangkau seluruh rantai pasok nasional.

“KAI terus meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan melalui integrasi sistem, kolaborasi strategis, dan implementasi teknologi. Inisiatif Integrated Logistic Solution kami dorong sebagai langkah memperkuat peran kereta api dalam ekosistem logistik nasional dan mendukung visi pemerintah untuk memperkuat konektivitas dan daya saing bangsa,” jelas Bobby.

Baca Juga :  Tada Kembali Gelar Loyalty Summit pada 22 Mei 2025, Angkat Tema “Championing The Future of Loyalty”

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa kontribusi KAI Group terhadap mobilitas dan distribusi barang terus menunjukkan penguatan. Sepanjang Januari–Oktober 2025, total pelanggan seluruh layanan KAI Group mencapai 413.867.221 orang, meningkat 8,15 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Angka tersebut mencakup layanan kereta jarak jauh dan lokal, KAI Commuter, LRT Jabodebek, KA Bandara, layanan KAI Wisata, LRT Sumsel, Whoosh oleh KCIC, serta KA Makassar–Parepare. Menurut Anne, pertumbuhan ini mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel.

Pada sektor angkutan barang, KAI mencatat volume 57.556.900 ton pada Januari–Oktober 2025, meningkat 0,69 persen dibanding tahun sebelumnya. Komoditas terbesar adalah batu bara dengan 47,77 juta ton, diikuti semen, petikemas, BBM, hasil perkebunan, pupuk, dan barang ritel. Anne menyebut bahwa keberlanjutan distribusi berbagai komoditas tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas industri dan ketahanan energi nasional.

“Angkutan batu bara KAI memastikan pasokan energi untuk pembangkit dan industri tetap lancar. Hal ini sejalan dengan fokus pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi serta memastikan keberlanjutan pasokan bagi sektor-sektor strategis,” ujar Anne.

KAI juga memperkuat perannya dalam meningkatkan efisiensi logistik nasional melalui kapasitas angkut yang besar dan operasi yang terjadwal. Pada lintas Jawa, satu rangkaian kereta barang dapat menarik hingga 30 gerbong dengan kapasitas 42 ton per gerbong, sementara di Sumatra Selatan rangkaian angkutan batu bara dapat mencapai 61 gerbong. Anne menegaskan bahwa kapasitas besar dan keandalan operasi rel turut berkontribusi mengurangi beban jalan raya serta mendukung kelancaran distribusi logistik nasional.

Baca Juga :  Konflik Israel-Iran, Dampak Langsung ke Pasar Kripto?

Anne menambahkan bahwa KAI menargetkan pertumbuhan angkutan barang hingga 15 persen pada 2029, dengan proyeksi angkutan batu bara 111,2 juta ton dan non-batu bara 10,9 juta ton. Target tersebut diperkuat oleh perluasan integrasi logistik melalui keterhubungan langsung antara rel dengan pelabuhan, kawasan industri, dan dry port, sehingga aliran logistik dari hulu ke hilir semakin efisien.

Dari sisi layanan, KAI Group mencatat tingkat ketepatan waktu yang tinggi sepanjang Januari–September 2025, yaitu 99,53 persen untuk keberangkatan kereta penumpang, 96,26 persen untuk kedatangan kereta penumpang, 96,89 persen untuk keberangkatan kereta barang, dan 90,85 persen untuk kedatangan kereta barang. Anne menegaskan bahwa konsistensi ini menjadi pilar penting dalam menjaga keandalan layanan transportasi nasional.

“Seluruh pengembangan yang kami lakukan diarahkan untuk memperkuat peran kereta api dalam ekosistem logistik nasional. KAI berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin efisien, terukur, dan terintegrasi sesuai arahan Presiden Prabowo yang kembali ditekankan oleh Menko AHY,” tutup Anne.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional
CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar
CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto
Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik
Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 01:02

MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

Rabu, 16 September 2026 - 18:02

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Berita Terbaru

Teknologi

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:02