Mitigasi Banjir Bandang Jangka Panjang Di Ternate, Kementerian Pekerjaan Umum Rencanakan 20 Sabo Dam Di Lereng Gamalama - Koran Mandalika

Mitigasi Banjir Bandang Jangka Panjang Di Ternate, Kementerian Pekerjaan Umum Rencanakan 20 Sabo Dam Di Lereng Gamalama

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 20:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, 30 Agustus 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggulirkan rencana induk sebagai upaya mitigasi bencana banjir bandang jangka panjang di Kota Ternate. Sebanyak 20 unit Sabo Dam akan dibangun secara bertahap untuk mengendalikan sedimen dari 11 sungai yang berhulu di Gunung Gamalama, Maluku Utara.

Rencana ini merupakan respons langsung
terhadap bencana banjir bandang yang menerjang Kota Ternate pada 25 Agustus
2024 lalu. Peristiwa tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur
yang signifikan, tetapi juga memakan korban jiwa, sehingga mendorong perlunya
solusi permanen untuk melindungi warga.

Sebagai langkah awal dari rencana induk
tersebut, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara telah
memulai pembangunan dua unit Sabo Dam di Sungai Rua pada tahun 2025. Proyek ini
menjadi fondasi utama dalam upaya jangka panjang untuk mengurangi risiko
bencana serupa di masa depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri PU, Dody Hanggodo, saat meninjau
langsung lokasi proyek di Sungai Rua, menekankan urgensi pembangunan
infrastruktur pengendali sedimen ini. Menurutnya, kondisi lereng Gunung
Gamalama yang sudah relatif gundul ditambah dengan curah hujan yang tinggi di
Ternate menciptakan potensi ancaman yang serius.

Baca Juga :  Marcom Awards Q3 2026, Fusion Hotel Group Indonesia Perkuat Komitmen Mengukur Kinerja Marketing Unit

“Setiap kali hujan lebat, potensi longsoran
dan aliran material dari gunung cukup besar. Karena itu, kita memerlukan
beberapa Sabo Dam sebagai pengendali, penahan sedimen dan longsoran agar tidak
terbawa ke hilir,” ujar Menteri Dody. “Infrastruktur ini akan membantu mencegah
banjir bandang sekaligus melindungi permukiman dan infrastruktur lain di
bawahnya,” tambahnya.

Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku Utara,
M. Saleh Talib, menjelaskan lebih detail mengenai rencana jangka panjang
tersebut. Ia memaparkan bahwa ke-20 Sabo Dam itu akan tersebar di titik-titik
rawan di 11 sungai yang berhulu di Gunung Gamalama.

Sungai-sungai tersebut meliputi Sungai Rua,
Sungai Kastela, Sungai Taduma, Sungai Sasa, Sungai Monai, Sungai Batumerah,
Sungai Maliaro, Sungai Marikurubu, Sungai Kulaba, Sungai Tabalolo, dan Sungai
Haw Amadaha. Pemilihan lokasi Sabo Dam didasarkan pada hasil Survei Detail
Engineering Design (DED) yang dilakukan pasca-bencana 2024, yang
mengidentifikasi sungai-sungai tersebut memiliki potensi ancaman serupa dengan
Sungai Rua.

Saat ini, fokus pekerjaan ada di Sungai
Rua, di mana pembangunan Sabo Dam 1 dan Sabo Dam 2 serta pembuatan tanggul
pasangan batu pada alur sungai lama dan alur sungai baru. Progres konstruksi
Sabo Dam 1 sendiri telah mencapai 34% yang mencakup pekerjaan bangunan utama
(main dam), sayap kanan, serta tanggul pasangan batu. Proyek ini ditargetkan
rampung pada Desember 2025. Pembangunan Sabo Dam 3 direncanakan akan menyusul
pada tahun 2026.

Baca Juga :  Tren, Peluang, dan Strategi di Investasi Emas Online di Akhir Tahun 2025

Mitigasi Banjir Bandang Jangka Panjang Di Ternate Kementerien Pekerjaan Umum 

“Proyek agar dikerjakan sesuai perencanaan
teknis, efektif dan efisien. Walaupun musim hujan terkadang luar biasa, tetapi
kami yakin proyek ini akan selesai tepat waktu,” tegas Menteri Dody.

Secara teknis, Sabo Dam yang dibangun
secara berseri ini berfungsi untuk mengendalikan aliran sedimen, memperlambat
laju aliran material (debris flow), dan menahan material batu berukuran besar
dari hulu. Manfaatnya tidak hanya sebatas mitigasi bencana, tetapi juga untuk
melindungi ekosistem hilir, mencegah erosi sungai, bahkan dapat difungsikan
sebagai jembatan, sarana irigasi, dan penyedia air baku, serta berperan dalam
pengembangan daerah.

Pembangunan infrastruktur pengendali
sedimen ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menerapkan solusi
jangka panjang untuk melindungi masyarakat Ternate dari ancaman bencana
hidrometeorologi yang bersumber dari Gunung Gamalama.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

Berita Terkait

VIHEF 2027 Perkuat Posisi Vietnam sebagai Pusat Perdagangan dan Pengadaan Produk Halal yang Berkembang
Split Bill Saat Nongkrong, Cara Simpel Mengatur Pengeluaran Bareng Teman
PLN NPC Dukung Pengelolaan Lingkungan, Terapkan WTP-WWTP di PLTU Sorong dan Sofifi
BRI Insurance Raih Penghargaan Best Corporate Culture Transformation di CNBC Indonesia Awards 2026
Bank Mandiri Taspen dan ASABRI Serahkan Manfaat Pensiun Terusan kepada Keluarga Mantan Panglima TNI Widodo A.S.
DJI Matrice 5T Resmi Hadir di Indonesia untuk Survei, Inspeksi, dan Keamanan
Waskita Beton Precast Perkuat Jaminan Mutu Produk Spun Pile yang Disuplai untuk Pelabuhan IHIP melalui Uji Laboratorium
Waskita Beton Precast Suplai PC-I Girder Berkualitas untuk Pembangunan Infrastruktur di Bali

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:02

VIHEF 2027 Perkuat Posisi Vietnam sebagai Pusat Perdagangan dan Pengadaan Produk Halal yang Berkembang

Jumat, 6 November 2026 - 20:02

Split Bill Saat Nongkrong, Cara Simpel Mengatur Pengeluaran Bareng Teman

Jumat, 6 November 2026 - 19:02

PLN NPC Dukung Pengelolaan Lingkungan, Terapkan WTP-WWTP di PLTU Sorong dan Sofifi

Jumat, 6 November 2026 - 19:02

BRI Insurance Raih Penghargaan Best Corporate Culture Transformation di CNBC Indonesia Awards 2026

Jumat, 6 November 2026 - 19:02

Bank Mandiri Taspen dan ASABRI Serahkan Manfaat Pensiun Terusan kepada Keluarga Mantan Panglima TNI Widodo A.S.

Jumat, 6 November 2026 - 17:02

Waskita Beton Precast Perkuat Jaminan Mutu Produk Spun Pile yang Disuplai untuk Pelabuhan IHIP melalui Uji Laboratorium

Jumat, 6 November 2026 - 17:02

Waskita Beton Precast Suplai PC-I Girder Berkualitas untuk Pembangunan Infrastruktur di Bali

Jumat, 6 November 2026 - 17:02

Reformasi Pasar Modal Perkuat Peran Investor Relations, BRIDS dan Pertamina Group Tingkatkan Kompetensi Praktisinya

Berita Terbaru