Mobilitas Tinggi Picu Kelalaian, Puluhan Barang Tertinggal Setiap Hari di LRT Jabodebek - Koran Mandalika

Mobilitas Tinggi Picu Kelalaian, Puluhan Barang Tertinggal Setiap Hari di LRT Jabodebek

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI mencatat 1.086 barang tertinggal di LRT Jabodebek sepanjang April 2026, naik 6,5% dibanding Maret yang 1.020 barang. Dari total tersebut, 474 barang berhasil dikembalikan, sisanya masih proses verifikasi. Barang didominasi kartu uang elektronik, KTP, tas, dompet, hingga ponsel dan laptop. Penanganan dilakukan lewat prosedur standar, CCTV, dan koordinasi petugas. Pengguna bisa lapor ke petugas, Contact Center 121, cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

Tingginya mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan berdampak pada meningkatnya kelalaian pengguna transportasi publik. KAI mencatat, sepanjang April 2026 terdapat 1.086 barang tertinggal di dalam kereta maupun area stasiun LRT Jabodebek.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 6,5 persen dibandingkan Maret 2026 yang mencatat 1.020 barang tertinggal. Kondisi ini menunjukkan bahwa di tengah aktivitas yang padat, risiko pengguna meninggalkan barang pribadi juga semakin tinggi.

Dari total temuan pada April, sebanyak 474 barang berhasil dikembalikan kepada pemiliknya, sementara sisanya masih dalam proses penyimpanan dan verifikasi. Pada Maret, tercatat 385 barang telah diserahkan, dengan 635 barang masih diamankan oleh petugas.

Barang yang tertinggal didominasi oleh kebutuhan harian seperti kartu uang elektronik, kartu identitas, tas, dompet, bahkan ditemukan pula barang bernilai tinggi seperti ponsel dan laptop. Pada Maret, barang tertinggal terdiri dari 809 barang biasa, 113 barang berharga, serta 98 makanan dan minuman.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa data barang tertinggal menjadi pengingat penting bagi pengguna LRT Jabodebek untuk lebih waspada menjaga barang bawaan selama dalam perjalanan.

“Dalam kondisi mobilitas yang tinggi, potensi kelalaian meningkat. Rata-rata barang tertinggal diantaranya merupakan barang penting. Ini menjadi perhatian bersama, baik bagi operator maupun pengguna LRT Jabodebek,” ujarnya.

Baca Juga :  High School Fest bersama Annisya Andrianti Bagikan Tips Bangun Self-branding di BINUS @Bekasi

Ditambahkannya, seluruh barang tertinggal ditangani melalui prosedur standar yang mencakup pencatatan, pengamanan, hingga verifikasi kepemilikan. Proses ini juga didukung oleh sistem CCTV serta koordinasi antar petugas di stasiun dan dalam perjalanan kereta.

Bagi pengguna LRT Jabodebek yang mengalami barang tertinggal, dapat melaporkan melalui petugas di stasiun, kereta, Contact Center KAI 121, email cs@kai.id, maupun media sosial resmi KAI121.

KAI mengimbau pengguna LRT Jabodebek untuk lebih memperhatikan barang bawaan, terutama saat jam sibuk dan ketika berpindah moda transportasi.

“Kesadaran pengguna menjadi kunci utama. Memastikan barang bawaan sebelum turun dari kereta adalah langkah sederhana yang dapat mencegah kehilangan,” tambahnya.

Ke depan, LRT Jabodebek akan terus meningkatkan kecepatan dan akurasi layanan penanganan barang tertinggal, sekaligus memperkuat edukasi kepada pengguna agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional
CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar
CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto
Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik
Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 01:02

MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

Rabu, 16 September 2026 - 18:02

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Berita Terbaru

Teknologi

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:02