Musikala Mengubah Fobia Menjadi Karya Single Perdana - Koran Mandalika

Musikala Mengubah Fobia Menjadi Karya Single Perdana

Jumat, 18 Oktober 2024 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 2024 – Ketika seorang voiceover dan karyawan startup dipersatukan oleh musik. Sambutlah: MUSIKALA

MUSIKALA merupakan duo asal Jakarta yang terdiri dari Ian Saybani (vokal) dan Rendy Puja (gitar). Persahabatan mereka bermula di bangku SMA, di mana keduanya sempat membentuk band bersama. Namun, seperti banyak kisah lainnya, jalan hidup membawa mereka ke arah yang berbeda: Ian menjadi seorang voiceover artist untuk iklan TV, radio, dan animasi, sementara Rendy terjun ke dunia startup sebagai karyawan.

Namun, di usia yang lebih matang, satu hal tetap menyatukan mereka—musik. Pada tahun 2022, mereka bertemu kembali dan memutuskan untuk membentuk MUSIKALA, sebuah duo yang beranggotakan vokalis dan gitaris. Nama “MUSIKALA” sendiri merupakan gabungan dari dua kata: Musik dan Kala (waktu). Filosofi ini tercermin dalam keyakinan mereka bahwa setiap orang memiliki waktu yang tepat untuk menikmati musik, dan mereka berharap karya mereka dapat hadir di waktu yang tepat bagi para pendengar.

Single perdana mereka berjudul “FOBIA” menjadi pembuka kisah perjalanan baru ini. Lagu yang ditulis oleh Ian ini mengangkat tema universal tentang rasa takut yang berubah seiring waktu. Dulu, sebagai anak-anak, kita takut pada hal-hal yang tak berwujud, namun ketika dewasa, ketakutan kita lebih sering berkisar pada kehilangan—kehilangan waktu dan orang-orang tercinta. “FOBIA” adalah cerminan dari pengalaman hidup dan emosi yang tumbuh bersama waktu.

Baca Juga :  Kompetisi Bahasa Inggris dengan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah di Ulang Tahun The British Institute ke-41

Bagi Ian dan Rendy, MUSIKALA bukan sekadar proyek musik; ini adalah arena bermain mereka. Kembali ke dunia musik bukan hanya tentang mengejar mimpi yang tertunda, tetapi juga tentang membuktikan bahwa berkarya tidak mengenal batas usia. Mereka hadir dengan pesan sederhana: musik adalah untuk semua orang, kapan pun waktunya.

Single mereka sudah bisa didengarkan di seluruh digital musik platform atau youtube: 

Selamat menikmati karya perdana kami di waktu yang tepat.

Berita Terkait

Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara
Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko
KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA
SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:57

Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi

Kamis, 9 April 2026 - 20:55

Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 18:58

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Rabu, 8 April 2026 - 18:53

Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha

Rabu, 8 April 2026 - 08:34

NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik

Selasa, 7 April 2026 - 22:01

Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik

Senin, 6 April 2026 - 07:37

Ubah Stigma Permainan Domino, ORADO NTB Gelar Pelatihan Wasit dan Pelantikan Pengurus

Kamis, 2 April 2026 - 18:12

Kasus Gratifikasi NTB Memanas! Tiga Terdakwa Siap Lapor ke Pejabat Tinggi di Jakarta

Berita Terbaru