Koran Mandalika, Mataram- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan bahwa NTB telah berhasil memasuki tahun anggaran baru tanpa hutang kontraktual.
”Mengenai utang kontraktual, jadi ini untuk pertama kalinya dalam setidaknya tiga tahun terakhir kita memasuki tahun anggaran baru tanpa membawa utang,” kata Iqbal pada acara buka bersama di Pendopo Gubernur NTB, Sabtu (7/3).
Fokus pembangunan saat ini, lanjut Iqbal, mengarah pada pemerataan infrastruktur strategis guna mendukung sektor logistik dan pariwisata, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Di infrastruktur, kita sudah coba untuk memberikan perhatian yang sama ke Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa yang mengalami kerusakan bertahun-tahun,” lanjutnya.
Namun, Iqbal menjelaskan sebanyak 31 titik jalan provinsi mengalami kerusakan imbas banjir yang melanda beberapa wilayah di NTB.
”Setidaknya ada 31 titik sekarang jalan provinsi yang mengalami kerusakan akibat banjir sehingga kita fokus menemukan teknologi baru yang lebih murah,” jelasnya.
Tidak hanyak infrastruktur, Iqbal menuturkan dengan diaktifkan kembali program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang sempat terblokir, pembenahan BUMD mulai menampakan hasil positif.
”Manajemen baru sudah bisa menyelesaikan banyak hal, termasuk menghidupkan kembali KUR yang sempat tujuh tahun kita diblok,” tuturnya.
Selanjutnya, terkait penetapan direksi baru PT GNE, pihaknya masih menunggu laporan akhir dari Panitia Seleksi (Pansel).
”Saya belum menerima laporan akhir dari Pansel. Nanti Pansel yang akan lapor,” imbuhnya. (dik)






