NTB Upayakan Peningkatan Produksi Pertanian Padi - Koran Mandalika

NTB Upayakan Peningkatan Produksi Pertanian Padi

Selasa, 6 Mei 2025 - 14:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB Muhammad Taufieq Hidayat (Ahmad Chumaidi/Koran Mandalika)

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB Muhammad Taufieq Hidayat (Ahmad Chumaidi/Koran Mandalika)

Koran Mandalika, Mataram – Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB mengupayakan peningkatan produksi padi. Caranya ialah dengan meningkatkan jumlah lahan yang sebelumnya 280 ribu hektare menjadi 310 ribu hektare di tahun ini.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB Muhammad Taufieq Hidayat mengatakan adanya optimasi lahan (Oplah) menjadi salah satu alasan penargetan tersebut.

“Jadi ini salah satu ada oplah ini kan, terus juga peningkatan indeks pertanaman (IP) dan ada juga perluasan-perluasan area tanam,” kata Taufieq di Kantor Gubernur NTB, Selasa, (6/5).

Dia melanjutkan, musim basah yang cukup panjang di awal 2025 dapat dimanfaatkan oleh petani pada musim kemarau yang saat ini masih terbilang basah.

“Nanti kita hanya penyelamatannya saja, butuh airnya pada saat di akhir. Jadi, waktu musim tanam itu masih bisa menggunakan cadangan air yang ada sehingga ke depannya itu kita sudah siapkan pompanisasi sebagai penyelamatan sehingga IP 1 itu bisa ke IP 2 kemudian produktifitas akan coba kita tingkatkan,” lanjut Taufieq.

Taufieq membeberkan pada 2024 kelompok tani di NTB sudah mendapatkan bantuan pompa sebanyak 5.530 unit.

Baca Juga :  Ratusan Warung Tanjung Aan di Ambang Runtuh: Pedagang Bertahan di Tengah Ancaman Penggusuran ITDC

“Sebelum 2024 itu kita hanya dapat 912 unit. Tapi Alhamdulillah di 2024 kita melakukan kerja sama dengan kementerian. Kami dipercayakan dapat (5.530 unit). Sebenarnya kita dapat bantuan 8.621 unit tapi kemampuan kabupaten/kota untuk menyerap itu hanya 5.530 unit,” bebernya.

Selanjutnya, pada 2025 Kementerian Pertanian memberikan bantuan sebanyak 500 unit pompa dan baru didistribusikan sebanyak 100 unit.

“Sekarang kita ada dapat bantuan 500 unit. Kemarin kita ke Jakarta sudah dalam proses pendistribusian 100 unit pompa,” ujar Taufieq. (dik)

Berita Terkait

Viral Dugaan Penelantaran Jemaah Umrah asal NTB, Kanwil Kemenhaj Berikan Tips Aman
Satgas MBG NTB Respons Dua Warga Loteng yang Dilaporkan Usai Viralkan Menu MBG
Bizam Layani 167 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran
Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM per 1 April 2026
41 Jemaah Umrah NTB Diduga Terlantar, Kemenhaj Surati Pihak Penyelenggara
Dinas ESDM NTB Sebut LPG 3 Kg Langka Imbas Meningkatnya Kebutuhan saat Lebaran
Seribu KDKMP di NTB Miliki Legalitas Usaha, Penguatan Aktivitas Usaha jadi Fokus Pembinaan
Rakornas HIMBARSI 2026 Dipastikan Berlangsung di Lombok

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 16:00

Perkuat Peran dalam Menyukseskan Momen Idulfitri 2026, KAI Logistik Kelola Pengiriman 3.133 Ton

Rabu, 1 April 2026 - 16:00

Ini Alasan Hoops Indonesia jadi Destinasi Wajib Anak Basket

Rabu, 1 April 2026 - 15:00

MiiTel Meetings Kini Terintegrasi dengan Webex

Rabu, 1 April 2026 - 15:00

Dukung Kebutuhan Masyarakat Pasca Idulfitri, Pinang Flexi Bank Raya Tawarkan Solusi Keuangan Praktis

Rabu, 1 April 2026 - 15:00

Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Emas Meningkat 10%

Rabu, 1 April 2026 - 15:00

Strategi Price Action yang Digunakan Trader Profesional

Rabu, 1 April 2026 - 13:00

Teknologi Cetak Banner di Supplier X Banner dan Pilihan Terbaik Untuk Outdoor

Rabu, 1 April 2026 - 13:00

UMKM Go Global: Strategi Kirim Paket Ke Luar Negeri dengan Aman dan Terjangkau

Berita Terbaru

Teknologi

MiiTel Meetings Kini Terintegrasi dengan Webex

Rabu, 1 Apr 2026 - 15:00