‎Pemprov NTB Sampaikan Laporan Kondisi PMI dan Jemaah Umrah di Tengah Konflik - Koran Mandalika

‎Pemprov NTB Sampaikan Laporan Kondisi PMI dan Jemaah Umrah di Tengah Konflik

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyampaikan informasi terkini di tengah ketegangan yang terjadi di Wilayah Timur Tengah.

‎Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB, Ahsanul Khalik atau akrab disapa Aka, mengatakan PMI asal NTB dipastikan dalam kondisi aman.

‎”Kita pastikan saat ini kondisi warga kita aman. Maka mari kita tenang dan berdoa semoga konflik ini cepat usai dan warga kita yang ada di daerah konflik ini dalam keadaan baik semua,” kata Aka, Rabu (4/3).

‎Aka mengungkapkan, sebanyak 155 PMI sudah masuk laporan dan sebagian besar berada di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Kuwait.

‎Selain itu, sebanyak 1425 warga NTB yang  dilaporkan tengah melaksanakan ibadah umrah.

‎Aka melanjutkan, dari 1425 jemaah umrah itu, sebagian sudah dilaporkan kembali ke tanah air.

‎”Kemudian ada 1415 warga NTB yang sedang melaksanakan umrah. Tetapi, dilaporkan pada tanggal 2 Maret kemarin, sudah kembali ke tanah air dan sisanya ini menjadi perhatian kita bersama,” lanjut Aka.

‎Untuk itu, Gubernur NTB terus melakukan komunikasi dengan KBRI dan KJRI di sejumlah wilayah terdampak konflik di Timur Tengah.

‎”Dan dipastikan warga negara Indonesia khususnya kita di NTB dalam kondisi perhatian dari KBRI masing-masing dalam kondisi aman,” ucap Aka.

‎Lebih jauh, Aka mengungkapkan sampai dengan saat ini pihaknya belum menerima laporan negatif terkait kondisi warga NTB di sana.

‎”Dan kita belum menerima laporan ada dampak terhadap fisik dari warga negara kita yang dari NTB ada di daerah konflik perang Irak melawan Amerika dan Israel sekarang ini,” ungkapnya.

‎Pemprov NTB juga melakukan koordinasi dengan kementerian terkait, seperti Kementerian Luan Negeri dan Kementerian Haji dan Umrah.

‎”Tetapi tentu kuta tidak boleh lengah. Maka pak gubernur sudah memerintahkan dinas tenaga kerja dan transmigrasi dan perangkat daerah terkait termasuk kami diskominfotik untuk melakukan komunikasi dengan berbagai pihak apakah Kementerian Luar Negeri kemudian Kementerian Haji dan Umrah, dan juga pihak-pihak penggerak jasa tenaga kerja, travel yang memperjalankan ibadah umrah untuk memastikan posisi warga kita yang dari NTB,”

‎Secara umum kata Aka,  warga NTB yang ada di Timur Tengah, masih cukup jauh dari daerah-daerah lokasi konflik.

‎Tetapi, lanjut Aka, persenjataan yang digunakan bisa saja menyasar daerah jauh sekalipun.

‎”Makanya ini tetap menjadi perhatian kita dan kemarin juga sudah sempat saya komunikasikan dengan salah satu PMI yang dari NTB. Dia memang walaupun berada agak jauh, tapi memang terasa sekali ketika rudal-rudal itu bergerak,” tutur Aka.

‎Selanjutnya, Pemprov NTB akan melakukan komunikasi dengan Kemlu RI, terkait jumlah Warga NTB yang mengemban pendidikan di wilayah tersebut.

‎”Kita juga belum menerima laporan dari mungkin ada mahasiswa kita kuliah di daerah-daerah konflik ini. Ini sedang dilakukan komunikasi juga dengan Kementerian Luar Negeri,” ucap Aka.

‎Aka mengimbau kepada warga negara Indonesia khususnya dari NTB, untuk berikan informasi kepada keluarga sesuai kondisi di sana serta tidak dilebih-lebihkan, agar tidak terjadi kepanikan.

‎”Kemudian kepada masyarakat kita yang ada keluarganya di daerah perang, bila terjadi hal-hal yang memang membutuhkan informasi yang valid, agar bisa menghubungi Diskominfotik NTB ataupun juga Disnakertrans NTB,” imbaunya. (dik)

Baca Juga :  1 Dari 5 Warga Lombok Tengah Hilang Saat Memanah Ikan

Berita Terkait

‎Respons Kemenhaj NTB di Tengah Panas Perang Israel Vs Iran: Persiapan Haji Aman
‎Cuaca Buruk, Dinkes NTB Beberkan Tips Tubuh Sehat saat Berpuasa
‎Lentera Ramadan, Program Baru Pemprov NTB Perkuat Syiar Islam
‎Timur Tengah Memanas, Gubernur NTB Lakukan Koordinasi dengan Sejumlah KBRI
‎BBPOM di Mataram Ungkap Distribusi Kosmetik dan Obat Keras Ilegal di Lotim
‎Bank NTB Syariah Jalin Kerjasama dengan UIN Mataram
‎Pemprov NTB Buka Suara Soal Video Viral WNI di Libya
‎Lima Komisioner KI NTB Resmi Dilantik

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:51

Villas for Rent in Bali: Menikmati Keindahan Alam Bali dari Sebuah Vila

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:07

Perkuat Daya Saing Pariwisata, SUCOFINDO Sertifikasi Hotel Mercure Kuta

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:09

Baja sebagai Fondasi Rehabilitasi Pascabencana, Krakatau Steel Hadirkan Solusi Cepat dan Terukur

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:04

5 Kesalahan Memilih Material Anti Karat yang Bikin Proyek Cepat Rusak

Senin, 2 Maret 2026 - 04:07

Hati-Hati Salah Packing Bisa Berujung Klaim. Ini Alasan Kenapa Lebih Aman Ditangani Ahlinya

Senin, 2 Maret 2026 - 03:21

Lupakan Keringat Manja! Believe Fitness Alam Sutera Rilis Kelas Hyrox Paling Brutal & Hype Buat Gen Z

Senin, 2 Maret 2026 - 02:29

Telkom AI Center Padang Dorong Pelaku Usaha Jadikan AI sebagai Partner Strategis dalam Pengembangan Bisnis

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:20

Penuhi Kebutuhan Tren Snack Box Event, Lokasoka Hadirkan “It by Lokasoka”: Pesan Hari Ini, Besok Diantar!

Berita Terbaru