Pendaki Asal Malaysia Alami Insiden di Gunung Rinjani, Tim Evakuasi Udara Dikerahkan - Koran Mandalika

Pendaki Asal Malaysia Alami Insiden di Gunung Rinjani, Tim Evakuasi Udara Dikerahkan

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Seorang pendaki asal Malaysia dilaporkan mengalami insiden di Gunung Rinjani, tepat di sekitar punggungan menuju puncak, Senin 25 Mei 2026. Pendaki tersebut terdaftar di Aplikasi eRinjani atas nama Chye Connsynn usia 41 tahun.

Berdasarkan keterangan tertulis Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), Porter dan guide telah melakukan evakuasi sementara dengan kondisi tidak mampu berdiri.

“Porter dan guide yang menemani korban berinisiatif menggendong korban menuju tenda di pelawangan. Kondisi korban tidak bisa berdiri,” tulisnya, Senin (25/5).

Setelah mendapat laporan, pihak TNGR melakukan koordinasi dengan tim evakuasi Asuransi Syariah Kita Bisa yaitu Edelweis Medical Health Centre (EMHC).

Kemudian, tim EMHC menghubungi guide yang bersama korban untuk melakukan assessment terkait kondisi korban.

“Secara parallel kami juga melakukan koordinasi dengan Nusa Medica untuk dilakukan assessment kondisi korban yang diduga mengalami cedera tulang ekor,” jelasnya.

Pada pukul 15.30 Wita, tim mendapatkan notifikasi pelaksanaan evakuasi udara. Namun tim kesulitan melakukan evakuasi udara lantaran kabut tebal.

“Pukul 17.09 Wita, Heli sampai di titik lokasi namun kabut tebal dan heli berputar putar untuk mencari celah di sekitar kabut,” lanjutnya.

Baca Juga :  ‎Gubernur Iqbal Siap Pimpin Pengembangan Super Grid Bali-NTB-NTT

Setalah beberapa kali percobaan, pada 17.30 Wita, tim evakuasi udara memutuskan putar balik menuju Denpasar.

Selanjutnya, pihak TNGR mendapatkan advise dari tim medis Nusa Medica pada pukul 17.39 Wita, agar korban tidak dipindahkan sementara dari lokasi.

Pada pukul 18.00 Wita, Tim EMHC dan Basarnas berangkat dari Resor Sembalun menuju lokasi (Tenda Korban di Pelawangan 2) untuk membantu perawatan korban.

Evakuasi udara akan kembali dilanjutkan pada Selasa, 26 Mei 2026. (*)

Berita Terkait

Pembukaan Pelatihan Magang ke Jepang 2026, Gubernur Iqbal Tekankan Etos Kerja Tinggi
20 Warga Masbagik Terima Bantuan Ayam Petelur, Bank NTB Syariah Perkuat Ekonomi Desa
IFW 2026, Wagub NTB Tampil Memukau dengan Busana Tenun Daerah
Gubernur Iqbal Sambut Baik KNMP, Nelayan Tak Lagi Bergantung pada Tengkulak
Ombudsman dan RSUD Praya Bersinergi, Wujudkan Pelayanan Publik yang Semakin Berkualita
Dari Keuangan ke Kelestarian, Bank NTB Syariah Hijaukan Pesisir Lombok Timur
Tak Sekadar Beri Kacamata, Bank Jatim dan Bank NTB Syariah Buka Jendela Masa Depan Pelajar
Anggaran Rp 700 Juta, TRC Infrastruktur NTB Perbaiki Ruas Jalan Kuripan-Kediri

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 02:02

Rayakan 10 Tahun Perjalanan, Inspire Artistry Hadirkan Block Party Terbesar di Jakarta

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:02

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan Kereta Api Pasca Gempa Pangandaran, Pemeriksaan Jalur Masih Berlangsung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:02

Kebiasaan Finansial yang Bisa Dimulai di Usia 20-an

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:02

FisTx Jadi Perusahaan Akuakultur Pertama di Indonesia yang Produksi dan Terapkan Teknologi Nano untuk Atasi EHP, AHPND, WSSV hingga WFD pada Udang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:02

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi Global, PT RPN Terima Kunjungan Duke Corporate Education

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:02

BINUS Hadirkan PADI Padel Kemanggisan, Perkuat Ekosistem Gaya Hidup Aktif dan Kebersamaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:02

Persaingan Kedai Kopi Meningkat, Sistem POS Bantu Tingkatkan Efisiensi Operasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:02

Wujudkan Generasi Sehat dan Produktif, SUCOFINDO Banjarmasin Gelar Sosialisasi HIV/AIDS

Berita Terbaru

Teknologi

Kebiasaan Finansial yang Bisa Dimulai di Usia 20-an

Rabu, 5 Agu 2026 - 23:02