Perkuat Tugas dan Fungsi, APRI NTB Rencanakan Pelatihan Bagi Pengurus Cabang - Koran Mandalika

Perkuat Tugas dan Fungsi, APRI NTB Rencanakan Pelatihan Bagi Pengurus Cabang

Kamis, 2 Oktober 2025 - 17:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) NTB, berencana untuk mengadakan pelatihan kapasitas bagi pengurus cabang APRI di NTB.

Ketua APRI NTB, Chairy Sibyan menyampaikan tujuannya adalah agar seluruh pengurus cabang lebih memahami tugas dan fungsi APRI.

“APRI ini fungsinya bukan menentukan tetapi menjembatani, memediasi itu peran APRI. Jadi saya harapkan nanti ada semacam pelatihan pendidikan kapasitas ya. Sudah kami rencanakan kepada semua DPC APRI yang ada di NTB,” katanya dalam Rapat Dewan Pengurus Wilayah APRI NTB, Kamis (2/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, salah satu tugas APRI adalah memberikan pendampingan, pemahaman, dan penguatan pemahaman tentang koperasi pertambangan.

Baca Juga :  100 Persen Kopdes Merah Putih di NTB Berbadan Hukum

“Secara umum saya bisa memberikan pandangan bahwa harus dipisah antara pemilik lahan, koperasi, dan investor. Karena kita khawatir nanti jangan-jangan koperasi ini adalah bentuk lain daripada corporate. Kita menentang corporate agar tercapai kesejahteraan rakyat,” lanjut dia.

Dia menegaskan koperasi bukan milik investor. Akan tetapi, koperasi dimiliki oleh masyarakat yang masuk dalam keanggotaan koperasi tersebut.

“Sering kita salah kaprah menganggap bahwa pengurus koperasi adalah pemilik koperasi. Pemilik koperasi adalah anggota koperasi, pengurus yang dibentuk oleh anggotanya,” tegasnya.

Dia menuturkan NTB nantinya akan membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Tata Kelola.
Dalam Perda Tata Kelola ini setiap kabupaten akan didirikan satu smelter.

Baca Juga :  DPMPTSP Gencarkan Perizinan Status RS Manambai ke Tipe B, Irnadi: Ini Menjadi Kado HUT NTB

“Silahkan pengusaha yang berkenan untuk mendirikan smelter nanti kita akan arahkan di masing-masing kabupaten. Bima satu, Dompu satu, Sumbawa satu, Lombok satu,” tuturnya.

Ia menjelaskan, para pengusaha yang sudah mendirikan smelter tetapi kesulitan dalam mencari partner, maka APRI akan memberikan bantuan dalam hal tersebut.

“Siapa berfungsi mencari partner itu? Bisa APRI bisa pengusaha. Pengusah kesusahan mencari akses, bisa hubungi APRI maka kami akan akseskan. Sehingga, akses yang diharapkan itu menjadi lebih mudah,” jelasnya. (dik)

Berita Terkait

Viral Dugaan Penelantaran Jemaah Umrah asal NTB, Kanwil Kemenhaj Berikan Tips Aman
Satgas MBG NTB Respons Dua Warga Loteng yang Dilaporkan Usai Viralkan Menu MBG
Bizam Layani 167 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran
Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM per 1 April 2026
41 Jemaah Umrah NTB Diduga Terlantar, Kemenhaj Surati Pihak Penyelenggara
Dinas ESDM NTB Sebut LPG 3 Kg Langka Imbas Meningkatnya Kebutuhan saat Lebaran
Seribu KDKMP di NTB Miliki Legalitas Usaha, Penguatan Aktivitas Usaha jadi Fokus Pembinaan
Rakornas HIMBARSI 2026 Dipastikan Berlangsung di Lombok

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 16:00

Perkuat Peran dalam Menyukseskan Momen Idulfitri 2026, KAI Logistik Kelola Pengiriman 3.133 Ton

Rabu, 1 April 2026 - 16:00

Ini Alasan Hoops Indonesia jadi Destinasi Wajib Anak Basket

Rabu, 1 April 2026 - 15:00

MiiTel Meetings Kini Terintegrasi dengan Webex

Rabu, 1 April 2026 - 15:00

Dukung Kebutuhan Masyarakat Pasca Idulfitri, Pinang Flexi Bank Raya Tawarkan Solusi Keuangan Praktis

Rabu, 1 April 2026 - 15:00

Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Emas Meningkat 10%

Rabu, 1 April 2026 - 15:00

Strategi Price Action yang Digunakan Trader Profesional

Rabu, 1 April 2026 - 13:00

Teknologi Cetak Banner di Supplier X Banner dan Pilihan Terbaik Untuk Outdoor

Rabu, 1 April 2026 - 13:00

UMKM Go Global: Strategi Kirim Paket Ke Luar Negeri dengan Aman dan Terjangkau

Berita Terbaru

Teknologi

MiiTel Meetings Kini Terintegrasi dengan Webex

Rabu, 1 Apr 2026 - 15:00