Pipa Schedule Bocor di Tekanan Tinggi? Cek 3 Hal Ini Sebelum Terlambat - Koran Mandalika

Pipa Schedule Bocor di Tekanan Tinggi? Cek 3 Hal Ini Sebelum Terlambat

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebocoran pada pipa schedule di sistem tekanan tinggi bukan masalah kecil. Dalam instalasi industri seperti air bertekanan, steam, oli, maupun chemical, kegagalan pipa bisa menyebabkan downtime produksi, kerusakan peralatan, hingga risiko keselamatan kerja.

Jika mulai muncul rembesan, penurunan tekanan, atau suara desis pada jalur perpipaan, segera lakukan pengecekan. Berikut tiga hal utama yang harus diperiksa sebelum kerusakan membesar.

1. Apakah Schedule Sudah Sesuai Tekanan Kerja?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesalahan paling sering terjadi adalah penggunaan schedule yang tidak sesuai dengan tekanan operasional.

Secara umum:

– Schedule 40 digunakan untuk tekanan menengah

– Schedule 80 untuk tekanan lebih tinggi

– Schedule 160 untuk tekanan berat dan aplikasi industri berat

Semakin tinggi angka schedule, semakin tebal dinding pipa dan semakin besar kemampuannya menahan tekanan. Banyak kasus kebocoran terjadi karena sistem beroperasi di tekanan tinggi tetapi hanya menggunakan Schedule 40. Dalam jangka waktu tertentu, pipa mengalami kelelahan material dan akhirnya bocor.

Pastikan Anda mengetahui:

– Working pressure

– Maximum pressure

Baca Juga :  Arummi Foods dan Kopi Nako Hadirkan 5 Kreasi Menu Baru yang Dikemas dalam Series Mendadak Cashew

– Temperatur fluida

Ketiga faktor ini menentukan schedule yang aman.

2. Periksa Kualitas Material dan Standar Produksi

Tidak semua pipa schedule memiliki kualitas yang sama. Untuk sistem tekanan tinggi, material harus memiliki standar yang jelas seperti ASTM atau setara.

Hal yang perlu diperhatikan:

– Ketebalan aktual sesuai tabel standar

– Tidak ada retak rambut atau cacat permukaan

– Sertifikasi material untuk proyek industri

Pipa dengan toleransi ketebalan yang terlalu tipis sangat berisiko ketika terjadi lonjakan tekanan mendadak. Menggunakan material tanpa spesifikasi jelas mungkin terlihat lebih murah di awal, tetapi berpotensi menimbulkan kerugian besar saat terjadi kegagalan sistem.

3. Cek Sistem Sambungan dan Pengelasan

Titik kebocoran sering kali bukan pada badan pipa, melainkan di area sambungan.

Bagian yang perlu diperiksa:

– Hasil pengelasan

– Fitting dan flange

– Sambungan ulir

Pengelasan yang tidak sempurna atau fitting dengan pressure rating lebih rendah dari pipanya bisa menjadi titik lemah sistem.

Pastikan:

– Pengelasan dilakukan oleh tenaga berpengalaman

– Fitting memiliki rating tekanan yang setara

Baca Juga :  Tingginya Antusias Masyarakat, KAI Perpanjang Rekrutmen Eksternal 2025 Hingga 3 September

– Dilakukan pressure test sebelum sistem dijalankan penuh

– Dampak Jika Kebocoran Dibiarkan

Kebocoran kecil pada sistem tekanan tinggi dapat berkembang menjadi kerusakan serius seperti:

– Retakan membesar

– Kerusakan pompa

– Penurunan performa produksi

– Risiko kecelakaan kerja

Biaya perbaikan darurat jauh lebih besar dibanding memastikan spesifikasi benar sejak awal.

Gunakan Supplier dengan Spesifikasi Jelas

Untuk kebutuhan pipa schedule tekanan tinggi di Semarang dan Jawa Tengah, pengadaan material sebaiknya melalui supplier yang menyediakan spesifikasi lengkap dan ukuran sesuai standar industri. Material Inovasi Industri menyediakan berbagai ukuran pipa schedule seperti Schedule 40, 80, hingga 160 dengan keterangan spesifikasi yang jelas dan siap untuk kebutuhan proyek industri maupun konstruksi. Memilih material yang tepat sejak awal adalah langkah preventif untuk menghindari downtime dan kerugian operasional.

Tentang PT Material Inovasi Industri

PT Material Inovasi industri adalah distributor besi terpercaya Semarang berlokasi di Ngaliyan, Semarang. Siap memenuhi kebutuhan material bangunan Anda dengan harga bersaing dan kualitas terbaik.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara
Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko
KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA
SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:57

Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi

Kamis, 9 April 2026 - 20:55

Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 18:58

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Rabu, 8 April 2026 - 18:53

Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha

Rabu, 8 April 2026 - 08:34

NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik

Selasa, 7 April 2026 - 22:01

Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik

Senin, 6 April 2026 - 07:37

Ubah Stigma Permainan Domino, ORADO NTB Gelar Pelatihan Wasit dan Pelantikan Pengurus

Kamis, 2 April 2026 - 18:12

Kasus Gratifikasi NTB Memanas! Tiga Terdakwa Siap Lapor ke Pejabat Tinggi di Jakarta

Berita Terbaru