Realisasikan Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Ekonomi Desa, PalmCo Aktif Berdayakan 49 Ribu Anggota Koperasi - Koran Mandalika

Realisasikan Komitmen Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Ekonomi Desa, PalmCo Aktif Berdayakan 49 Ribu Anggota Koperasi

Kamis, 24 Juli 2025 - 17:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui kemitraan strategis bersama koperasi desa. Hingga pertengahan 2025, tercatat sebanyak 139 koperasi lokal dengan lebih dari 49 ribu anggota telah menjadi mitra aktif PalmCo di berbagai wilayah operasional perusahaan.

Kemitraan ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem agribisnis berkelanjutan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat desa. Kehadiran koperasi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi lokal serta menciptakan multiplier effect yang signifikan di sekitar perkebunan kelapa sawit yang dikelola.

“Keberadaan koperasi lokal yang tumbuh seiring aktivitas perusahaan merupakan cerminan nyata dari multiplier effect keberadaan perkebunan sawit yang kita kelola. Saat ini setidaknya terdapat seratusan koperasi dengan 49 ribu anggotanya yang menjadi mitra PalmCo,” ujar Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (16/07).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jatmiko menambahkan bahwa kemitraan tersebut selaras dengan Program Koperasi Merah Putih yang digagas oleh Presiden RI. Ia meyakini, koperasi desa yang telah lama bermitra dengan PalmCo akan semakin kuat dan siap menjadi pilar dalam pemerataan ekonomi berbasis agribisnis.

“Keberadaan koperasi-koperasi desa yang tumbuh bersama PalmCo adalah bukti bagaimana industri sawit dapat bermitra dan menjadi stimulus ekonomi kerakyatan. Semoga dengan Koperasi Merah Putih yang digagas Pak Presiden, PalmCo mampu memberi kontribusi lebih karena koperasinya juga sudah lebih kuat melalui penyatuan-penyatuan yang dilakukan,” tegas Jatmiko.

Baca Juga :  Indonesia Sustainability Award 2025: Mengakselerasi Inovasi Berkelanjutan untuk Masa Depan yang Tangguh

Salah satu kisah sukses kemitraan tersebut tercermin dari Koperasi Merah Putih Teratak di Desa Teratak, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, Riau. Koperasi yang dipimpin oleh Desrico Apriyus, S.E., ini berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa. Selain kegiatan simpan pinjam dan perdagangan, koperasi ini juga menjadi sentra pengrajin pandai besi binaan PalmCo yang kini menjadi pemasok utama alat panen untuk PalmCo Regional III.

“Ada karakteristik yang berbeda di Koperasi Merah Putih Desa Teratak. Selain simpan pinjam, perdagangan, kami merupakan kumpulan pandai besi yang dibina PTPN IV sehingga mampu menjadi sentra produsen alat pertanian yang sudah merambah ke luar Riau bahkan ke mancanegara,” ujar Desrico.

PalmCo tidak hanya memberikan dukungan permodalan dan pelatihan, tetapi juga langsung menyerap produk alat panen yang dihasilkan koperasi. Langkah ini memperkuat kemandirian ekonomi desa serta membuka lapangan kerja baru bagi para pengrajin lokal.

“Dukungan PTPN dalam bentuk penyaluran modal kerja, pelatihan, hingga juga langsung membeli alat panen yang kami hasilkan sungguh luar biasa. Ekonomi masyarakat tumbuh karena banyak pengrajin baru yang muncul dan desa kami sekarang sangat terkenal sebagai sentra pandai besi berkualitas,” tambahnya.

Kepala Desa Teratak, Etak Murlizar, juga menyampaikan apresiasinya atas kemitraan yang telah membawa dampak nyata bagi masyarakat. “Sekarang masyarakat bisa berbelanja kebutuhan pokok dengan mudah, bahkan mendapatkan layanan kesehatan langsung dari koperasi. Dampaknya nyata dan sangat membantu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pulau Pramuka Jadi Lokasi Kerja Sama LindungiHutan dan Smiling Coral Indonesia

Cerita sukses lainnya datang dari KUD Makarti Jaya yang beranggotakan 540 petani sawit. Koperasi ini mencatat keberhasilan dalam program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) bersama PalmCo, dengan hasil panen yang dicapai dalam waktu hanya 2,5 tahun, jauh lebih cepat dari rata-rata nasional.

Sementara itu, di Kabupaten Batanghari, Jambi, KUD Dwi Jaya menjalankan program Tanam Padi PTPN (TAMPAN) dengan menanam padi gogo di sela kebun sawit muda. Pada 27 Mei 2025, koperasi berhasil melakukan panen perdana dengan hasil lebih dari 10 ton gabah dari 5 hektare areal.

Keberhasilan serupa juga diraih Koperasi Produsen Sawit Trija di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, yang bulan lalu memulai program TAMPAN. Program ini mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Sanggau.

“Kami mengusulkan Padi Gogo seluas 8.343 Ha termasuk pola tumpang sari sawit. Kami dari Dinas Tanaman Pangan sangat mendukung kegiatan PalmCo ini dan akan memberikan bimbingan teknis oleh Penyuluhan Pertanian Lapangan (PPL) sehingga sedini mungkin dapat dilakukan perbaikan jika ada kendala di lapangan,” terang perwakilan Dinas.

Melalui kemitraan bersama koperasi desa, PalmCo memperkuat perannya sebagai motor penggerak ekonomi lokal sekaligus memperluas dampak keberlanjutan Holding Perkebunan Nusantara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Berita Terkait

Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara
Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko
KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA
SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:57

Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi

Kamis, 9 April 2026 - 20:55

Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 18:58

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Rabu, 8 April 2026 - 18:53

Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha

Rabu, 8 April 2026 - 08:34

NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik

Selasa, 7 April 2026 - 22:01

Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik

Senin, 6 April 2026 - 07:37

Ubah Stigma Permainan Domino, ORADO NTB Gelar Pelatihan Wasit dan Pelantikan Pengurus

Kamis, 2 April 2026 - 18:12

Kasus Gratifikasi NTB Memanas! Tiga Terdakwa Siap Lapor ke Pejabat Tinggi di Jakarta

Berita Terbaru