S.id Luncurkan Fitur Shop untuk Toko Digital Creator Indonesia - Koran Mandalika

S.id Luncurkan Fitur Shop untuk Toko Digital Creator Indonesia

Kamis, 17 Juli 2025 - 11:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

s.id meluncurkan fitur terbaru bernama S.id Shop yang memungkinkan pengguna menjual produk dan layanan digital seperti e-book, kursus online, musik, hingga konsultasi secara mudah melalui microsite yang terhubung langsung dengan dashboard toko digital.

Jakarta, 15 Juli 2025 – Di tengah pertumbuhan pesat ekonomi digital Indonesia yang mencapai $90 miliar pada 2024 menurut laporan Google-Temasek-Bain & Company, s.id meluncurkan fitur Shop yang memungkinkan pengguna membuat toko digital untuk menjual produk dan layanan digital. Fitur ini hadir untuk mendukung 12 juta creator Indonesia yang memproduksi hingga satu juta konten per bulan, menjadikan Indonesia produsen konten terbanyak di Asia Tenggara.

s.id saat ini melayani 1,75 juta pengguna aktif dengan total 15,3 juta tautan pendek dan 1,43 miliar pengunjung microsite. Platform ini digunakan tidak hanya di Indonesia, tetapi juga oleh pengguna dari 191 negara. Para pengguna s.id menggunakan platform ini untuk pendidikan, UMKM, personal branding, dan berbagai acara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

S.id Shop: Solusi Toko Digital untuk Produk Digital

s.id Shop adalah fitur baru yang memungkinkan pengguna s.id membuat toko digital untuk menjual produk dan layanan digital seperti e-book, kursus online, template, software, musik digital, video, dan layanan konsultasi. Dengan pasar e-commerce Indonesia yang diproyeksikan mencapai $94.48 miliar pada 2025 dan tumbuh 15.5% annually menurut Mordor Intelligence, s.id Shop hadir di momentum yang tepat untuk membantu creator memonetisasi karya digital mereka.

“s.id Shop adalah langkah kami untuk memberikan solusi digital yang lengkap dan memudahkan creator Indonesia dalam memonetisasi konten digital mereka,” kata Dimaz Maulana, Direktur s.id. “Dengan Indonesia memiliki ekosistem creator terbesar di Asia Tenggara, kami melihat peluang besar untuk membantu mereka mengembangkan bisnis digital secara praktis dan efektif.”

Baca Juga :  MAXY Academy Luncurkan Program Sociopreneurship, Dorong Anak Muda Bangun Bisnis yang Berdampak

Cara Kerja S.id Shop yang Sederhana

s.id Shop terintegrasi dengan microsite s.id melalui proses yang mudah. Pengguna pertama-tama membuat microsite s.id sebagai landing page toko digital mereka. Setelah itu, mereka mengatur produk digital di dashboard s.id Shop. Langkah selanjutnya adalah menambahkan produk tersebut ke microsite yang sudah dibuat. Terakhir, creator dapat berbagi microsite melalui link pendek s.id untuk menjangkau pembeli.

Fitur s.id Shop menawarkan setup yang mudah dimana pengguna dapat membuat microsite, mengatur produk digital di s.id Shop, lalu menambahkannya ke microsite untuk dijual. Dashboard terpusat memungkinkan penjual mengatur produk digital, memantau stok, dan mengelola pembayaran melalui dashboard s.id Shop yang mudah digunakan. Sistem pembayaran aman mendukung berbagai metode pembayaran digital dengan sistem keamanan yang terjamin.

Platform ini juga menyediakan laporan lengkap yang membantu penjual melihat performa toko digital, memahami perilaku pembeli, dan membuat keputusan bisnis yang lebih baik. s.id Shop fleksibel untuk semua skala bisnis, dapat digunakan oleh creator individual, freelancer, hingga perusahaan yang menjual produk digital.

Komitmen Keamanan Platform

Sebagai platform yang memungkinkan pengguna membuat konten sendiri, s.id menghadapi tantangan keamanan dengan serius. Dimaz Maulana menegaskan komitmen mereka: “Kami akan terus mengoptimalkan performa platform s.id untuk memberikan dampak yang lebih baik bagi ekosistem digital Indonesia dan internasional.”

Tim s.id terus melakukan penyaringan konten untuk melindungi pengguna dari konten berbahaya seperti judi online, pornografi, dan phishing. s.id berhasil memblokir lebih dari 209.460 akun yang bermasalah, menambahkan 581.866 domain berbahaya, dan 263.419 tautan berbahaya ke daftar blokir. Sebagian besar ancaman yang dideteksi (92%) berupa phishing. Untuk mendukung upaya keamanan ini, s.id bekerja sama dengan IDADX, NetCraft, PhishLabs, Phishtank, SURBL, VirusTotal, URLVoid, dan pihak keamanan cyber lainnya.

Pertumbuhan Platform dan Ekosistem Digital

Baca Juga :  Ethereum Siap Luncurkan Pectra Upgrade: Apa Saja Fitur Utamanya?

Jumlah pengguna s.id tumbuh 81% dari 965 ribu di tahun 2023 menjadi 1,75 juta saat ini. Pengguna microsite juga meningkat hingga 3 kali lipat. Dengan rata-rata 37 juta kunjungan harian, s.id menawarkan peluang kerja sama bisnis yang menarik bagi creator dan pelaku usaha digital.

Selain s.id Shop, pengembang juga terus mengembangkan aplikasi baru dalam ekosistem digital. Saat ini mereka juga mengembangkan Klip.id sebagai aplikasi frame bingkai online untuk gathering atau komunitas dan 321.id sebagai aplikasi trivia game yang bisa menjadi survei online. Inovasi ini sejalan dengan visi menghadirkan solusi digital terpadu untuk berbagai kebutuhan pengguna.

Kesuksesan s.id didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital melalui PANDI (Pengelola Nama Domain Indonesia), yang memberikan masukan tentang pentingnya platform digital yang sehat dan bermakna dari Indonesia.

Ketersediaan dan Akses

s.id Shop sudah tersedia untuk seluruh pengguna s.id tanpa biaya tambahan. Creator dapat langsung mulai membuat toko digital dan memonetisasi produk digital mereka melalui home.s.id atau dashboard s.id. Dengan penetrasi internet Indonesia yang mencapai 74.6% dari total populasi atau 212 juta pengguna menurut Data Reportal, potensi pasar untuk toko digital sangat besar.

Platform ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang mudah bagi creator dalam menjangkau pembeli, mengelola bisnis digital, dan mengembangkan income stream dari karya digital mereka. s.id Shop menjadi jembatan antara kreativitas creator dengan kebutuhan konsumen digital Indonesia.

Sumber Data:

Laporan e-Conomy SEA 2024 oleh Google, Temasek, dan Bain & Company

GroupM-GOAT Indonesia “State of the Creator Economy” Report

Indonesia E-commerce Market Analysis oleh Mordor Intelligence

Digital 2025: Indonesia oleh DataReportal

Untuk informasi lebih lanjut tentang S.id Shop dan cara memulai toko digital Anda, kunjungi home.s.id atau hubungi tim dukungan kami di helpdesk@s.id.

Berita Terkait

Blossom Symphony: Perayaan Imlek Penuh Harmoni di Hublife
PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi
Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026
FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar
Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan
Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light
Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:22

MyRepublic Indonesia Resmi Buka Pra-Registrasi Internet FWA: MyRepublic Air

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:07

Antara by Sleeping Lion: Hunian Mewah di Dataran Tinggi

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:49

Dukung Infrastruktur Pendidikan Tinggi, PTPP Rampungkan Gedung FISIP UPN Veteran Jawa Timur

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:37

SUCOFINDO Perkuat Tata Kelola Transportasi Publik melalui Sertifikasi ISO 37001 dan ISO/IEC 27001 untuk LRT Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:06

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan dan Pelayanan Penumpang Terjamin dengan Baik

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:38

Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Yogyakarta Tembus 239 Ribu di Januari 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 21:27

Hubungan Krisis Ekonomi, Inflasi, dan Volatilitas Pasar

Senin, 9 Februari 2026 - 17:13

Media X Space Menempati Ruang Publik Untuk Desain dan Seni Asia

Berita Terbaru