Seberapa Tinggi Dogecoin akan Melesat di 2025? Ini Analisisnya! - Koran Mandalika

Seberapa Tinggi Dogecoin akan Melesat di 2025? Ini Analisisnya!

Rabu, 20 November 2024 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dogecoin (DOGE), koin meme paling populer, saat ini diperdagangkan di bawah $1. Namun, sejumlah analis memprediksi kenaikan signifikan, termasuk target ambisius $20 pada 2025. Pola historis Dogecoin menunjukkan potensi kenaikan besar saat pasar memasuki bull run. Misalnya, lonjakan harga sebelumnya sering kali terjadi setelah dukungan besar dari komunitas dan figur penting seperti Elon Musk.

Beberapa faktor yang mendukung kenaikan ini termasuk inisiatif terkait Dogecoin seperti “Department of Government Efficiency (D.O.G.E)” dan sentimen pasar yang semakin positif, terutama jika kripto terus diadopsi lebih luas di berbagai sektor.

Faktor yang Mendukung Kenaikan Harga Dogecoin

Prediksi harga Dogecoin bergantung pada beberapa indikator teknikal dan fundamental. Salah satunya adalah korelasi historis dengan pola kenaikan sebelumnya. Sebagai contoh, rally besar Dogecoin sering kali terjadi setelah akumulasi yang stabil, diikuti oleh lonjakan besar dalam volume perdagangan.

Adopsi yang kuat dari komunitas juga menjadi salah satu alasan utama potensi kenaikan kurs DOGE. Komunitas Dogecoin yang loyal memiliki kemampuan untuk menciptakan hype, menarik lebih banyak investor ritel, dan mendukung harga koin. Selain itu, jika crypto market secara keseluruhan tetap bullish hingga 2025, DOGE dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk mencapai target harga yang lebih tinggi.

Namun, faktor teknis saja tidak cukup. Dukungan dari tokoh berpengaruh seperti Elon Musk serta integrasi DOGE dalam ekosistem pembayaran digital juga bisa menjadi katalisator utama kenaikan harga.

Tantangan Menuju $20

Meskipun $20 terdengar menarik, tantangan besar menanti Dogecoin. Untuk mencapai harga ini, kapitalisasi pasarnya harus melampaui banyak aset kripto besar lainnya, termasuk Bitcoin. Hal ini memerlukan permintaan luar biasa besar yang sulit dipenuhi di pasar saat ini. Selain itu, volatilitas tinggi yang melekat pada Dogecoin dapat membuat harganya sangat tidak stabil.

Baca Juga :  Kolaborasi Resmi dengan Meta, Socialchat.id Hadirkan Solusi Masa Depan Lewat Event “WhatsApp Revolution”

Kurangnya kasus penggunaan nyata di luar spekulasi pasar juga menjadi hambatan. Meski DOGE populer, perlu lebih banyak adopsi di sektor riil untuk mendorong harganya ke level ambisius tersebut.

Dogecoin memiliki potensi untuk terus berkembang, namun target $20 pada 2025 terlihat terlalu ambisius. Target $3 lebih realistis, terutama jika didukung oleh momentum bullish pasar dan adopsi komunitas yang terus berlanjut. Sebagai investor, penting untuk mempertimbangkan volatilitas tinggi Dogecoin sebelum mengambil keputusan investasi.

Berita Terkait

Blossom Symphony: Perayaan Imlek Penuh Harmoni di Hublife
PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi
Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026
FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar
Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan
Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light
Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:22

MyRepublic Indonesia Resmi Buka Pra-Registrasi Internet FWA: MyRepublic Air

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:07

Antara by Sleeping Lion: Hunian Mewah di Dataran Tinggi

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:49

Dukung Infrastruktur Pendidikan Tinggi, PTPP Rampungkan Gedung FISIP UPN Veteran Jawa Timur

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:37

SUCOFINDO Perkuat Tata Kelola Transportasi Publik melalui Sertifikasi ISO 37001 dan ISO/IEC 27001 untuk LRT Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:06

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan dan Pelayanan Penumpang Terjamin dengan Baik

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:38

Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Yogyakarta Tembus 239 Ribu di Januari 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 21:27

Hubungan Krisis Ekonomi, Inflasi, dan Volatilitas Pasar

Senin, 9 Februari 2026 - 17:13

Media X Space Menempati Ruang Publik Untuk Desain dan Seni Asia

Berita Terbaru